• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Inflasi Balikpapan Meningkat, Inflasi PPU Melandai pada Mei 2026

by Redaksi
4 Juni 2026 12:50
in Ekonomi
A A
BI Balikpapan Dorong UMKM Perluas Pasar Digital lewat DIGDAYA 2026

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi,

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com  – Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Balikpapan meningkat, sementara inflasi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melandai pada Mei 2026. Perubahan harga di kedua wilayah tersebut tercatat masih berada dalam level yang terjaga dan terkendali.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menyampaikan bahwa kondisi tersebut didukung oleh ketersediaan pasokan dan stok berbagai komoditas pangan strategis, serta konsistensi upaya pengendalian inflasi daerah melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kota Balikpapan dan Kabupaten PPU. Upaya tersebut juga diperkuat dengan langkah mendorong ketahanan pangan daerah di tengah kenaikan harga minyak global.

Baca Juga

Lewat Kerja Nyata, PLN UIP KLT Nyalakan Semangat Pancasila

Harga TBS Kaltara Periode Juni I Terkoreksi Jadi Rp3.300, APKASINDO Desak Pemerintah Rangkul Petani Swadaya

PLN UIP KLT Perkuat Ketahanan Masyarakat melalui Program Desa Siaga Bencana

Cegah Risiko Sejak Dini, PLN UPP KLT 3 Latih Pegawai Tanggap Darurat Kebakaran

“Peningkatan permintaan pada periode HBKN Idul Adha pada akhir Mei 2026 masih dapat dipenuhi, sehingga tidak menimbulkan gejolak harga yang tinggi,” ujarnya, melalui Deputi Direktur. Hal tersebut didukung berbagai kegiatan seperti gerakan pangan murah, pasar murah, dan operasi pasar sepanjang Mei 2026.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan meyakini inflasi di Balikpapan dan PPU akan tetap terkendali dalam sasaran inflasi nasional 2026 sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

Pada Mei 2026, Kota Balikpapan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,27 persen (mtm) yang disebabkan kenaikan harga kelompok transportasi dan energi, seiring penyesuaian harga BBM non-subsidi serta fuel surcharge penerbangan domestik di tengah meningkatnya permintaan tiket pada dua periode libur panjang. Sementara itu, Kabupaten PPU mencatat deflasi 0,06 persen (mtm) didukung terjaganya stok dan pasokan komoditas pangan strategis.

Secara tahunan, IHK Kota Balikpapan mencatat inflasi 2,75 persen (yoy), sedangkan PPU sebesar 2,33 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 3,08 persen (yoy) maupun inflasi gabungan empat kota di Kalimantan Timur sebesar 3,04 persen (yoy), serta masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2026.

Di Balikpapan, inflasi terutama bersumber dari kelompok transportasi dengan andil 0,43 persen (mtm). Komoditas penyumbang utama meliputi angkutan udara, pelumas, roti manis, beras, dan solar. Kenaikan tarif angkutan udara dipicu penyesuaian fuel surcharge oleh pemerintah pada penerbangan domestik, sementara harga solar dan pelumas turut terdorong kenaikan harga minyak dunia serta biaya distribusi.

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga seperti bahan bakar rumah tangga, kangkung, emas perhiasan, daging ayam ras, dan tomat. Penurunan dipengaruhi kelancaran distribusi, operasi pasar, meningkatnya pasokan, serta pelemahan harga emas global.

Sementara itu, deflasi di PPU terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,26 persen. Penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, ikan tongkol, cabai rawit, udang basah, dan tomat seiring meningkatnya pasokan dan hasil tangkapan nelayan serta masuknya masa panen di sejumlah daerah sentra produksi.

Adapun tekanan inflasi di PPU terutama berasal dari kelompok transportasi dengan andil 0,07 persen (mtm). Komoditas penyumbang inflasi meliputi beras, buncis, sawi hijau, solar, dan sigaret kretek mesin yang dipengaruhi terbatasnya pasokan, kenaikan biaya logistik, serta penyesuaian harga BBM non-subsidi.

Ke depan, Bank Indonesia mengingatkan masih terdapat sejumlah risiko yang dapat mendorong tekanan inflasi, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produksi pangan di Kalimantan Timur maupun daerah pemasok dari Pulau Jawa.

Untuk itu, BI bersama pemerintah daerah melalui TPID terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui berbagai program, antara lain gerakan pangan murah, pasar murah, operasi pasar hingga tingkat kecamatan, kerja sama antar daerah, serta peningkatan produksi pangan lokal melalui percepatan tanam dan pemanfaatan lahan pekarangan.

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga inflasi daerah tetap berada dalam sasaran nasional melalui penguatan program pengendalian inflasi pangan secara konsisten dan berkelanjutan.(**)

Tags: Bank Indonesia Balikpapandeflasi PPUEkonomi KaltimGerakan Pangan Murahharga beras Balikpapanharga pangan Balikpapanharga pangan PPUIduladha 2026IHK Mei 2026inflasi BalikpapanInflasi Kalimantan Timurinflasi nasional 2026Kalimantan Timur ekonomiketahanan pangan daerahkomoditas panganOperasi PasarPPU deflasiRobi Ariadi BIStabilitas HargaTarif Angkutan UdaraTPID Kalimantan Timurtransportasi balikpapan

Berita Lainnya

Daerah

Lewat Kerja Nyata, PLN UIP KLT Nyalakan Semangat Pancasila

4 Juni 2026 07:26
Harga TBS Kaltara Periode Juni I Terkoreksi Jadi Rp3.300, APKASINDO Desak Pemerintah Rangkul Petani Swadaya
Ekonomi

Harga TBS Kaltara Periode Juni I Terkoreksi Jadi Rp3.300, APKASINDO Desak Pemerintah Rangkul Petani Swadaya

3 Juni 2026 23:00
Daerah

PLN UIP KLT Perkuat Ketahanan Masyarakat melalui Program Desa Siaga Bencana

3 Juni 2026 22:25
Daerah

Cegah Risiko Sejak Dini, PLN UPP KLT 3 Latih Pegawai Tanggap Darurat Kebakaran

3 Juni 2026 22:23
PNM Tanam 29.000 Pohon Demi Jaga Lingkungan di 58 Cabang Indonesia
Daerah

PNM Tanam 29.000 Pohon Demi Jaga Lingkungan di 58 Cabang Indonesia

2 Juni 2026 22:42
Yuk Bayar Listrik Awal Bulan via PLN Mobile, Praktis dan Bebas Ribet
Daerah

Yuk Bayar Listrik Awal Bulan via PLN Mobile, Praktis dan Bebas Ribet

2 Juni 2026 16:02
Next Post
Kolaborasi untuk Demokrasi Berkualitas, Bawaslu Kota Tarakan dan FEB UBT Teken PKS

Kolaborasi untuk Demokrasi Berkualitas, Bawaslu Kota Tarakan dan FEB UBT Teken PKS

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Dampingi Petani Tanam Jagung di Desa Gunung Putih

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Jupiter Aerobatic Team Tiba di Tarakan, Siap Emban Misi Internasional ke Brunei Darussalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolres Tarakan Pimpin Sertijab Kapolsek KSKP dan Penyerahan Jabatan Kasat Resnarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haru dan Bangga, SMPN 1 Tarakan Lepas 339 Siswa Menuju Generasi Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebijakan Sentralisasi Ekspor Picu Kepanikan, Harga TBS Sawit di Kaltara Anjlok Hingga Rp1.740/Kg

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

YBM PLN UID Kaltimra Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Pastikan Program GENTING Tepat Sasaran di Samarinda

4 Juni 2026 20:54

DWP Kaltara Soroti Degradasi Attitude Gen Z, Dorong Penguatan Literasi dan Peran Orang Tua

4 Juni 2026 20:51
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP