Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 3 Des 2020 14:53 WITA ·

Taman Berkampung Segera Dibuka, Ada 50 Rombong Pedagang dan 17 Permainan


Taman Berkampung Tarakan. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Taman Berkampung Tarakan. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Dinas Pariwisata Kota Tarakan akhirnya segera membuka taman berkampung di Kelurahan Kampung Empat untuk umum setelah sebelumnya ditutup lantaran pandemi Covid-19 dan penataan kawasan wisata.

Kadis Pariwisata Tarakan Agustina Momongan menjelaskan, Taman Berkampung akan dibuka dalam minggu ini jika tidak ada halangan, sarana prasarana dikawasan tersebut juga telah disiapkan.

“Ada rombong pedagangan sebanyak 50 unit didalam Taman Berkampung, kemudian ada 17 jenis permainan didalam dan diluar,” jelasnya, Rabu (2/12/2020).

Selain itu, kawasan Taman Berkampung akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan semua transaksi di kawasan ini menggunakan sistem pembayaran non tunai atau Q-RIS.

“Pedagang dan permainan wajib menggunakan pembayaran non tunai, bahkan nanti parkirnya juga menggunakan non tunai atau E-Parkir, jadi pengunjung yang masuk harus menggunakan Q-RIS atau pembayaran non tunai,” katanya.

Sementara terkait sarana prasarana lainya, lampu penerangan sudah disiapkan, kemudian toilet dan tempat cuci tangan untuk protokol kesehatan, “Saat ini kita masih siapkan rambu-rambu dan pos pembuatan E-Parkir, jadi parkir R2 di depan Graha Pemuda R4 di depan Gedung Perpustakaan,” terangnya.

Masuk taman berkampung gratis tanpa dipungut biaya, namun khusus pemilik rombong akan dikenakan retribusi sebesar Rp 125.000 permeter persegi dan permainan Rp 100.000 per 5 X 2 menter setiap bulan.

Taman berkampung juga akan ditempatkan petugas penjagaan dan kebersihan, juru parkir serta penjaga malam. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19 pedagang tidak menyiapkan tempat dukung dan hanya boleh take away, “Kalau duduk kita arahkan menggunakan tempat duduk batu yang memang sudah ada disana,” pungkasnya. (wic/iik)

Artikel ini telah dibaca 423 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satu Bal Sabu Ditemukan di Lapas Tarakan, Diduga Dilempar Dari Luar dan Salah Sasaran

5 Desember 2021 - 15:37 WITA

Pengurus PCI Kaltara Resmi Dilantik, Siap Berjuang Tampil di PON 2024

4 Desember 2021 - 16:54 WITA

UMK Tarakan Tahun 2022 Ditetapkan Rp 3.774.378,35

4 Desember 2021 - 15:39 WITA

Hilang Kontak di Perairan Tarakan, KM Subur Indah dan 5 ABK Ditemukan Selamat Dekat Ambalat

1 Desember 2021 - 15:16 WITA

Polisi Periksa 17 Saksi, Penemuan 3 Korban di Perairan Pamusian Murni Laka Laut

1 Desember 2021 - 11:41 WITA

Puluhan Pedagang Pasar Tenguyun Ikuti Sidang Tera Ulang Timbangan

30 November 2021 - 20:31 WITA

Trending di Ekonomi