Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 2 Okt 2021 06:26 WITA ·

Pengendalian Covid-19 di Indonesia Makin Kondusif


Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr.Reisa Broto Asmoro.Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden Perbesar

Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr.Reisa Broto Asmoro.Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA – Pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perkembangan yang makin baik. Angka keterisian tempat tidur di rumah sakit secara nasional berada di bawah angka 10 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro, dalam keterangan persnya pada Jumat, 1 Oktober 2021, di Kantor Presiden, Jakarta, yang ditayangkan langsung pada kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“Pagi ini laporan dari Rumah Sakit Lapangan Indrapura di Surabaya mengabarkan bahwa tidak ada lagi pasien dirawat per 1 Oktober 2021,” ujar Reisa.

Reisa juga mengungkapkan bahwa kabar baik terus datang dari sejumlah tempat isolasi. Misalnya, Asrama Haji Donohudan yang menjadi tempat isolasi terpusat di Kabupaten Boyolali melaporkan bahwa pihaknya telah memulangkan pasien terakhir mereka.

“Sedangkan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayaron, dari 7.894 tempat tidur yang tersedia, saat ini tinggal 280 orang yang masih menjalani isolasi atau hanya 3,5 persen dari seluruh kapasitas yang terpakai,” tambahnya.

Selain itu, Reisa menuturkan bahwa persentase kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan menunjukkan angka yang cukup tinggi. Ia melaporkan, kepatuhan masyarakat memakai masker per 26 September 2021 berada di angka 92,8 persen.

“Kepatuhan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan di masa yang sama masih tercatat di angka 91,3 persen,” tuturnya.

Meski situasi kondusif, Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru tersebut mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, kepatuhan terhadap protokol kesehatan menjadi kunci untuk menghambat penambahan kasus terkonfirmasi harian.

“Terima kasih Indonesia, mari tetap pertahankan kebiasaan kita mematuhi dan mempraktikkan protokol kesehatan. Biasakan dan jadikan bagian dari perilaku berinteraksi dengan orang lain di masa pandemi ini,” tandasnya.(*)


Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mulai 29 November, 806 Peserta Akan Ikuti SKB CPNS Kaltara

29 November 2021 - 11:32 WITA

KM Subur Indah Hilang Kontak di Perairan Pantai Amal

29 November 2021 - 10:05 WITA

Panen Perdana, Bawang Merah Berhasil Dibudidayakan di Tarakan

28 November 2021 - 21:12 WITA

Polres Tarakan Amankan Satu Pelaku Pengeroyokan Pelayan THM, 5 Orang Masih Dikejar

27 November 2021 - 20:40 WITA

Polres Tarakan Gelar Vaksinasi Serentak, Dukung 2,3 Juta Dosis se-Indonesia

27 November 2021 - 19:42 WITA

Hadapi Nataru, Putus dan Tutup Ruang Bagi Covid-19

27 November 2021 - 03:57 WITA

Trending di Daerah