Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 1 Nov 2021 17:41 WITA ·

Penipuan Penerimaan Pegawai, Oknum ASN Pernah Dapat Teguran Disiplin


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

TARAKAN – Satreskrim Polres Tarakan telah mengamankan seorang oknum PNS Kantor Navigasi Tarakan berinisial RN terkait kasus penipuan penerimaan pegawai.

Terkait hal tersebut, saat dikonfirmasi media Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Navigasi Kelas II A Tarakan, Sugeng mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Polres Tarakan.

“Kemarin ada info bahwa saudara RN di tahan di Kepolisian (Polres Tarakan) terkait kasus penipuan penerimaan PNS,” terangnya, Senin (1/11/2021).

Sugeng mengungkapkan, yang bersangkutan (RN) setiap harinya bertugas di stasiun radio pantai Kantor Navigasi Tarakan.

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan sebelumnya korban RN juga sempat mendatangi Kantor untuk menanyakan info terakit penerimaan pegawai.

“Informasi dari luar ada tiga (korban) dan sudah kroscek sampai datang menanya kenapa bisa jadi begini. Ini di luar kedinasan kami tidak tahu,” katanya.

Ia menegaskan, penerimaan ASN saat ini dilakukan secara terbuka dan transparan, dimana prosesnya pasti diumumkan melalui website dan media massa,

“Awal pembukaan diumumkan melalui website, kemudian seleksi, penerimaan, sanggahan, baru ikuti tes hasilnya langsung keluar demikian juga tes kedua dan semua gratis,” ujarnya.

Terkait adanya oknum PNS yang tersangkut kasus hukum, pihaknya menegaskan akan memproses sesuai dengan peraturan aparatur sipil negara (ASN) tentang dispilin pegawai.

Sebelumnya yang bersangkutan juga pernah diberikan surat teguran pertama karena mangkir kerja dan sempat masuk kembali.

“Kita tunggu inkrah, semua data kita laporkan ke pusat, kita hanya pelaksana. Kalau gaji masih jalan tapi tunjangan yang dipotong,” sambungnya.

Sugeng menambahkan, saat ini pihaknya akan membuat surat teguran yang kedua kemudian dikirim ke pusat. (wic/Iik)

 

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hilang Kontak di Perairan Tarakan, KM Subur Indah dan 5 ABK Ditemukan Selamat Dekat Ambalat

1 Desember 2021 - 15:16 WITA

Polisi Periksa 17 Saksi, Penemuan 3 Korban di Perairan Pamusian Murni Laka Laut

1 Desember 2021 - 11:41 WITA

Puluhan Pedagang Pasar Tenguyun Ikuti Sidang Tera Ulang Timbangan

30 November 2021 - 20:31 WITA

Satu Lagi Pelaku Pengeroyokan di THM Ditangkap, Total Sudah 2 Orang

30 November 2021 - 17:02 WITA

Empat Pesawat Tempur Super Tucano Gelar Operasi Garda Paus di Perbatasan

30 November 2021 - 09:31 WITA

Tabrakan Speedboat di Pulau Tias, 1 Orang Korban Dalam Pencarian

29 November 2021 - 20:24 WITA

Trending di Daerah