NUSANTARA, Fokusborneo.com — Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Bank Tanah dan Lion Group serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara pada Jumat (14/8/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan ekosistem komersial dan hiburan serta industri aviasi di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Melalui MoU tersebut, Otorita IKN, Badan Bank Tanah, dan Lion Group menjajaki pembangunan fasilitas pelatihan penerbangan di Nusantara. Kesepakatan ini mencakup identifikasi kawasan strategis, penyediaan dan pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah, hingga penyelarasan tata ruang kawasan terpadu. Kerja sama ini ditargetkan berkembang menjadi kawasan penunjang aviasi di sekitar Bandar Udara Internasional Nusantara guna mendukung training centre penerbangan. Melalui PT Batam Aero Teknik, Lion Group direncanakan membangun pusat pelatihan dan praktik serta fasilitas pendukung Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) untuk memperkuat layanan perawatan pesawat sekaligus efisiensi rantai pasok dan logistik udara di kawasan Indonesia Timur.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut baik komitmen investasi swasta menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ini.
”Ini bukan sekadar PKS dan MoU biasa, tetapi komitmen yang benar-benar ada tindak lanjut nyatanya di lapangan. Momentum ini membuat kami semakin optimistis bahwa ekosistem Nusantara yang maju dan terintegrasi bisa segera terwujud,” ujar Basuki.
Sementara itu, Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menilai positif kolaborasi yang menyasar pengembangan SDM dan teknologi penerbangan.
“Kerja sama ini menjadi milestone penting untuk menarik pemuda-pemudi Indonesia belajar teknologi dirgantara, sekaligus menjadikan Nusantara sebagai pusat perawatan pesawat,” ungkap Daniel.
Mendukung hal tersebut, Plt. Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menyampaikan kesiapannya dalam mendukung kepastian hukum lahan investasi.
“Tim khusus kami bersiaga langsung di basecamp dekat Bandara IKN agar koordinasi dengan Otorita IKN berjalan cepat dan fleksibel untuk menstimulus percepatan ekonomi,” tegas Hakiki.
Sementara itu, melalui penandatanganan PKS pengalokasian lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP), PT Indobox Cinematic Buana akan membangun Indobox Cinema di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) WP 1A, tepatnya di dekat area Rusun ASN 3. Berdiri di atas lahan seluas 4.897 m², fasilitas hiburan ini dilengkapi area food and beverage (F&B) Cinematic Cafe, Indobox Store dan Kios UMKM. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp5 miliar dengan rencana pengerjaan fisik dimulai pada September 2026, serta menyumbang kontribusi kepada negara sebesar Rp449,16 juta.
Direktur PT Indobox Cinematic Buana, Rendy Gunawan, turut menyatakan kesiapannya menghadirkan sarana hiburan berkualitas di KIPP.
”Kami akan membangun fasilitas cinema, cinematic café, wadah UMKM, hingga Indobox Store. Kami berharap kehadiran Indobox dapat memberikan hiburan berkualitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” kata Rendy.
Agenda penandatanganan turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Tinggi Otorita IKN, direksi mitra usaha, serta perwakilan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Kementerian Perhubungan.(**)
__
Humas Otorita Ibu Kota Nusantara













Discussion about this post