TARAKAN — Ajang tahunan UT Tarakan Festival Volume 4 2K26 yang mengusung tema “Kaltara Youthphoria: Play With Passion, Prove Your Class” resmi berakhir. Penutupan rangkaian acara bergengsi ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bukit Mas pada Sabtu (7/11/2026), dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan, Abdul Azis Hasan.
Selain Sekda Tarakan, acara puncak tersebut juga dihadiri oleh Direktur UPBJJ UT Tarakan, Jeji Muhamad Najib, bersama jajaran civitas akademika, mitra layanan Sentra Layanan UT, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UT, serta tim pengamanan dan Event Organizer (EO) dari Radar Tarakan.
Direktur UPBJJ UT Tarakan, Jeji Muhamad Najib, menyampaikan apresiasi mendalam atas euforia para peserta yang luar biasa, mulai dari kalangan umum hingga pelajar tingkat SMA dan SMK se-Kalimantan Utara.
“Alhamdulillah, jumlah peserta sesungguhnya di luar dugaan kami. Persiapan kami agak mepet waktunya, sosialisasi hanya sekitar dua minggu. Akan tetapi, ternyata kegiatan ini bisa melibatkan lebih dari 700 peserta, mulai dari e-Football, Mobile Legends, sampai turnamen futsal ini di hari terakhir,” ujar Jeji Muhamad Najib.

Antusiasme peserta tercermin dari luasnya jangkauan daerah asal para partisipan. Pada cabang e-sport Mobile Legends, kompetisi diikuti oleh 54 tim yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Utara, meliputi Tarakan, Nunukan, Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, Malinau, Sebatik, Krayan, bahkan melintas batas negara hingga Kota Kinabalu.
Pada kategori Mobile Legends tersebut, tim perwakilan dari SMKN 1 Tarakan berhasil keluar sebagai Juara 1, disusul oleh tim asal Kabupaten Bulungan yang meraih posisi Juara 2.
Sementara itu, untuk turnamen futsal tingkat sekolah yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, dukungan dari sekolah-sekolah di Tarakan sangat tinggi. Banyak sekolah yang mengirimkan dua hingga tiga tim, bahkan beberapa perwakilan terpaksa masuk dalam daftar tunggu (waiting list) karena keterbatasan kuota.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya kegiatan ini sampai bisa berakhir dengan baik, lancar, dan meriah,” tambah Jeji.
Jeji menjelaskan bahwa UT Fest merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan usai semester kedua. Selain sebagai wadah sosialisasi UT kepada masyarakat luas, ajang ini juga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, membuktikan skill, serta meraih prestasi baik di bidang olahraga fisik maupun olahraga digital (e-sport).
Kesuksesan ajang ini makin lengkap dengan adanya komitmen dan apresiasi nyata dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UT. Pihak alumni siap memberikan beasiswa pendidikan untuk melanjutkan kuliah di Universitas Terbuka bagi para pemain terbaik dalam turnamen tersebut.
“Dari Ikatan Keluarga Alumni terus memberikan support. Mereka ingin memberikan beasiswa bagi para pemain terbaik. Ketika mereka masuk kuliah di UT, alumni siap memberikan beasiswa tersebut. Ini bentuk dukungan yang sangat bagus dari teman-teman alumni,” ungkapnya.
Menyinggung pelaksanaan di lapangan, pihak penyelenggara secara rutin melakukan evaluasi dari tahun ke tahun. Meski sempat terjadi dinamika emosional di antara beberapa pemain di lapangan, kesigapan tim panitia bersama tim pengamanan membuat situasi dapat diredam dengan cepat tanpa meluas. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian acara berjalan aman, kondusif, dan penuh kemeriahan. (**)











Discussion about this post