• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Kebijakan Sistem Pembayaran di Masa Pandemi Covid-19

OPINI OLEH: Dr. Ana Sriekaningsih.,S.E.,M.M, Dosen STIE Bulungan Tarakan

by Redaksi
19 Juni 2020 15:17
in Opini
A A
0
Memahami Kebijakan Quantitative Easing

Dr. Ana Sriekaningsih.,S.E.,M.M

“Kehidupan adalah 10 persen apa yang terjadi pada Anda dan 90 persen adalah bagaimana Anda meresponnya.” – Lou Holtz.

OPINI – Kemajuan teknologi informasi sangat membantu masyarakat, memberi kemudahan dalam berbagai  aktivitas dan mempengaruhi perilaku masyarakat. Seiring kemajuan teknologi, dunia perbankan dituntut menyeimbangkan pelayananannya kepada nasabah. Revolusi digital tak dapat dihindari dari kehidupan di era digital saat ini sehingga mempengaruhi dan mengubah berbagai agen ekonomi dalam bertransaksi. Pola konsumsi bergeser ke belanja dalam platform digital yang serba cepat, mobile dan aman. Platform digital ini berdemensi global sehingga memudarkan sekat-sekat tatanan dan hubungan antara industrial dengan pelaku memunculkan model bisnis baru.

Tren digital ini mempengaruhi sendi-sendi ekonomi dan merubah atau melebur fungsi-fungsi konvensional. Dunia keuangan, peranan pelaku non bank yang belum banyak terkena pengaturan mulai menyisir dan merambah kepada usaha layanan keuangan yang selama ini pemeran utamanya perbankan. Seiring dengan melonggarnya entry barrier/ hambatan masuk peran pelaku usaha non bank semakin menguat, mulai dari perusahaan rintisan, perusahaan teknologi yang berskala besar dan global/bigtech.

Baca Juga

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan

Pada era digital, hampir seluruh perangkat fisik terhubung secara digital sehingga tanpa disadari berbagai aktivitas digital meninggalkan jejak data yang semakin detail. Pesatnya arus digitalisasi ini juga melanda Indonesia secara deras dan diprediksi akan lebih menguat di masa mendatang. Akses teknologi yang semakin terjangkau akan memungkinkan meningkatnya partisipasi kelompok masyarakat yang selama ini tidak terjangkau oleh layanan perbankan. Populasi di Indonesia yang saat ini didominasi oleh generasi Y dan Z menjadi pasar yang prospektif meskipun masyarakat unbanked juga masih tinggi namun hal tersebut justru membuka peluang pasar lebih besar lagi.

Inovasi digital meningkatkan efesiensi waktu, anggaran, dan mempengaruhi serta merubah interaksi social ke arah demokratisasi ekonomi dikarenakan agen-agen ekonomi memiliki tambahan kemampuan dalam mengakses dan memanfaatkan informasi, serta sangat memungkinkan akan lahirnya model bisnis baru, sumber pertumbuhan ekonomi baru dan industry baru. Efesiensi aktivitas ekonomipun telah menjadi keuntungan bagi agen ekonomi, seperti memotong rantai distribusi barang dan jasa, mendorong sebaran informasi secara luas dan lebih merata, menambah variasi produk layanan sehingga memperluas pilihan bagi konsumen dan sekaligus memperluar pasar. Semua manfaat tersebut di atas menjadi kunci terbukanya peluang inklusi ekonomi – keuangan Indonesia.

Tren digitalisasi mengubah perilaku transaksi kearah tuntutan yang lebih menekankan pada mobilitas, kecepatan, flesibilitas serta keamanan. Minimalisasi risiko dan ekses negative, mengoptimalkan perkembangan ekonomi digital. Selain itu digitalisasi membuka lebar peluang inklusivitas dan eletronifikasi. Fintech dan e-commerce dapat membuka peluang inklusivitas penduduk unbanked dan UMKM yang terus berkembang. Sementara aktivitas transaksi fisik ( face to face ) terus mengalami penurunan dan mulai digantikan oleh digital payment. Penurunan pada transaksi media fiksi dimulai sejak diumumkannya kebijakan belajar di rumah, bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) oleh instansi pemerintah dan swasta sampai saat ini, sedangkan pyment digital terus meningkat. Media fisik seperti uang dan kartru memiliki risiko menjadi perantara penyebaran Covid-19 lebih tinggi dari pada media contactless. Organisasi kesehatan dunia WHO juga menyarankan penggunaan contactless ataupun mobile payment.

Potensi digitalisasi di masa Covid-19

Kebijakan pemerintah, memberlakukan kebijakan physical distancing dan PSBB perlu disikapi secara positif melalui inovasi tarnsaksi tanpa tatap muka dan penguatan ekosistem digital. Sehingga memunculkan alternative instrument maupun kanal pembayaran dan merchant online yang beragam sesuai segmen transaksi. Konsumen dimudahkan dalam menggunakan alternative instrument pembayaran hanya dalam satu aplikasi domplet elektronik semakin memudahkan dalam belanja online.

Tiga kelebihan dompet elektronik :

  • Lebih fleksibel : beragam akun di satu apps
  • Nilai transaksi bisa lebih besar : maksimum saldo, ATM tidak dibatasi.
  • Semua transaksi: bisa untuk transfer atau pembayaran.

Metode pembayaran digital memungkinkan orang bertransaksi tanpa bersentuhan dengan orang lain atau alat pembayaran di pedagang/merchant. Pembayaran menggunakan kode QR merupakan pembayaran digital tanpa kontak fisik antara penjual dan pembeli. QRIS menjadi solusi pembayaran digital di tengah pandemic Covid-19, QRIS satu untuk seluruh pembayaran, standarisasi QR Code yang digunakan untuk pembayaran, QRIS terintegrasi dengan mobile payment/bank eksisting. QRIS dapat digunakan tanpa bertatap muka karena merchant mudah mengirimkan kode QRIS kepada pelanggannya sehingga transaksi tetap dapat berjalan dalam situasi pandemi Covid-19.

Kesadaran social masyarakat Indonesia yang tinggi dapat terfasilitasi QRIS sehingga transfer dan donasi semakin cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Belanja sehat, aman dari rumah namun tetap perlu ditingkatkan kehati-hatian dan awareness terhadap risiko dunia digital. Selain itu hak dan kewajiban konsumen serta pelaku usaha perlu dipahami. Penyelenggara perlu menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi di era digital.

Bank Indonesia melalui Visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025, mengejawantahkan dalam 5 (lima) inisiatif akan menavigasi dan mengorkestrasi perkembangan system pembayaran di ekosistem digital.

Lima inisiatif utama adalah :

  • Standar open API
  • Sistem Pembayaran ritel.
  • Sistem Pembayaran nilai besar.
  • Data .
  • Pengaturan yang adaptif dengan inovasi.

SPI 2025 mendukung integrasi ekonomi – keuangan digital nasional sehingga menjamin fungsi bank sentral dalam proses peredaran uang, kebijakan moneter, dan stabilitas system keuangan.

Bayar apapun, kapanpun dan dimanapun tanpa tatap muka, QRIS solusi transaksi pembayaran di tengah Covid-19, siap menuju tatanan baru.

(Penulis: Dr. Ana Sriekaningsih.,S.E.,M.M, Dosen STIE Bulungan Tarakan)

 

 

Tags: borneoBulunganDigitalDr. Ana SriekaningsihEkonomiFBFokusKaltaraOpiniSTIETarakanTransaksi
Share191TweetSendShareSend

Berita Lainnya

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy
Opini

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

6 Januari 2026 15:27
Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan
Opini

Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan

2 Januari 2026 08:53
Pengawasan PDPB, Upaya Bawaslu Jaga Akurasi Data Pemilih Untuk Pemilu Mendatang
Opini

Pengawasan PDPB, Upaya Bawaslu Jaga Akurasi Data Pemilih Untuk Pemilu Mendatang

29 Desember 2025 20:02
Ibu Sehat Bahagia, Keluarga Tangguh: Dari Rahim Kesadaran Lahir Ketahanan Bangsa
Opini

Ibu Sehat Bahagia, Keluarga Tangguh: Dari Rahim Kesadaran Lahir Ketahanan Bangsa

22 Desember 2025 05:49
Next Post
Pemprov akan Kembangkan Wirausaha Baru

Pemprov akan Kembangkan Wirausaha Baru

Pembangunan PLTA Kayan Segera Dimulai

Pembangunan PLTA Kayan Segera Dimulai

Edukasi Jamaah Masjid, Babinsa Jajaran Kodim 0907/Trk Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan

Edukasi Jamaah Masjid, Babinsa Jajaran Kodim 0907/Trk Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Karyawan PT Intraca Menuntut Penyatuan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Akhirnya Ada Titik Temu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kebakaran Hanguskan 3 Rumah dan Lamin Adat di Desa Long Peso 

14 Januari 2026 21:44

HUT ke-45 Satpam Indonesia, Gubernur Kaltara Apresiasi Peran Penjaga Keamanan

14 Januari 2026 19:36
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP