• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Air Mata Kilo 2

by Redaksi
2 Juli 2023 11:46
in Opini
A A

Deddy Sitorus Anggota DPR RI. Foto : Ist

Suaranya lantang kalau berdebat. Bahkan cendrung kasar. Menusuk ke jantung lawan debatnya. Tapi saat bicara masa depan anak-anak, Ia tanpa sadar meneteskan air mata. Itu yang terjadi pada Deddy Sitorus, Anggota DPR RI di Kilo 2, Jelarai Tanjung Selor Jumat (30/6) malam.

Hari itu politisi PDI Perjuangan ini diundang berdialog dengan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) Kaltara. Puluhan orang berkumpul di halaman warga setempat. Acara ini sudah lama diagendakan. Namun karena kesibukan, Deddy Sitorus baru bisa menghadirinya. Itu pun disela-sela jadwal penyerahan sapi kurban.

Baca Juga

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

Satu persatu warga NTT berbicara. Ada yang mengeluh soal jalan lingkungan di Kilo 2. Ada juga yang menyampaikan pujian saat Deddy Sitorus berdebat di Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One. Pernyataan demi pernyataan Ia simak baik-baik di kursi bagian depan.

Usai empat tokoh itu berbicara, giliran Deddy memegang mic. Penampilannya malam itu sangat sederhana. Ia mengenakan kaus polo warna hijau dan celana hijau tua. Tidak pakai sepatu. Tapi sandal. Membuat kader banteng ini begitu santai. Bersahaja dan tak berjarak.

Di kalimat pembukanya, Deddy balik bertanya. ‘’Siapa yang sudah bertemu saya? Angkat tangan?’’ Tanya Deddy.

Tidak banyak yang mengangkat tangan. Tandanya, hanya sedikit warga NTT yang hadir di acara itu pernah bertemu langsung dengan politisi Senayan ini. Namun, banyak yang mengaku selalu menonton perdebatan dirinya di televisi.

Lantas Deddy menjelaskan mengapa Ia tidak sering bertemu warga NTT di Tanjung Selor.

‘’Dulu waktu kampanye saya pernah kesini. Tapi setelah terpilih saya fokus membantu warga kita di pedalaman. Yang dikeluhkan bapak-bapak tadi belum seberapa dibandingkan apa yang dihadapi saudara-saudara kita di pedalaman,’’ ucapnya menjelaskan.

Suaranya semakin lantang. Padahal malam itu Ia mengaku kurang fit. Tapi ketika menjawab pernyataan yang disampaikan warga sebelumnya, jiwanya bergejolak. Jarang sekali ayah tiga anak itu tiba-tiba emosional ketika berpidato. Ia kembali bertanya.

‘’Berapa jumlah warga NTT di Kaltara?’’ Tanyanya. ‘’Banyak!” Jawab warga kompak. ‘’Tapi sampai hari ini, adakah warga NTT yang menjadi pejabat? Apakah ada yang menjadi anggota DPRD?’’ Tanya Deddy berapi-api.

Suasana tiba-tiba hening. Warga saling menatap. Dada mereka seperti dihujam benda keras. Beberapa tokoh di depan tertunduk. Tiba-tiba Deddy memecah keheningan. Ia memanggil seorang anak yang sedang duduk dipangkuan ibunya. Anak berusia sekitar 5 tahun itu berjalan mendekat. Deddy lantas menunduk dan menggendongnya.

‘’Kalau kalian tidak kompak, bagaimana masa depan anak ini,’’ ujarnya sambil mencium pipi balita itu.

Tangisan pria yang dikenal keras ini pun pecah. Ia seperti tidak bisa menahan gejolak emosinya. Semua melihat, Deddy menyeka air mata yang menetes dipipinya. Mengapa Ia begitu emosional?

Sebagai politisi, Deddy mengaku begitu mengenal karakter masyarakat NTT. Tanpa tedeng aling-aling Ia mengatakan, persoalan utama warga NTT itu adalah kekompakan.

‘’Politik itu matematika bukan asumsi. Jadi semua bisa dikalkulasi. Bicaralah seluruh tokoh-tokoh. Duduk kalian bersama. Satu kan suara. Tentukan siapa warga NTT yang didukung di pemilihan legislatif nanti. Jangan sampai hanya gara-gara uang 200 ribu, kalian pilih orang lain yang tidak punya ikatan emosional,’’ ujar Deddy diikuti seruan, ‘’Betul…’’ dari warga.

Deddy mewanti-wanti. Akibat tidak solid, soal jalan lingkungan seperti di Kilo 2 saja warga tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa mengeluh. Tidak ada satu pun wakil rakyat yang bisa memperjuangkan jalan itu.

Itu baru soal jalan. Persoalan yang dihadapi warga NTT begitu kompleks. Terutama disektor perkebunan. Menurut Deddy, Ia mengetahui banyak warga NTT yang bekerja di kebun-kebun kelapa sawit mengalami perbudakan. Tinggal ditempat yang tidak layak. Para pekerja itu pasrah, yang penting mereka bisa bekerja dan makan.

‘’Itu karena apa? Karena suara kalian bisa dibeli 200 ribu saat pemilu. Yakinlah, mereka hanya datang saat kampanye. Setelah terpilih mereka tidak akan peduli. Baru sekarang kita mengeluh. Yah, nggak ada artinya,’’ papa Deddy.

Tidak terasa hampir 40 menit pria Batak ini berbicara. Diujung, Deddy kembali mengingatkan warga NTT kompak dan solid. Ia menggunakan filosofi lidi. ‘’Contoh lidi. Kalau hanya satu tidak akan ada manfaatnya. Tapi kalau banyak dan terikat kuat, lidi bisa menjadi sapu dan bermanfaat,’’ tutup Deddy. (Pai)

Penulis- Doddy Irvan

Tags: Air mata Kilo 2borneoDeddy SitoruFokusHeadline

Berita Lainnya

Opini

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

14 Februari 2026 09:35
Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Next Post

Bangun Kemitraan dengan SMX, Lapas Tarakan Bakal Gelar Pelatihan Tata Boga Bagi Narapidana

Telkom Resmi Integrasikan IndiHome ke Telkomsel Per 1 Juli 2023

Bawa Indosat Bertumbuh untuk Memberdayakan Indonesia, Vikram Sinha Meraih CEO of The Year 2023

Bawa Indosat Bertumbuh untuk Memberdayakan Indonesia, Vikram Sinha Meraih CEO of The Year 2023

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pilot Pesawat BBM yang Sempat Dikabarkan Selamat Dinyatakan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Rute Pelni Tarakan-Surabaya Dibuka Kembali, Supa’ad Hadianto Siap Kawal ke Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penerbangan Terakhir PK-PAA dan Gugurnya Sang Pengantar Energi di Belantara Krayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Pertanyakan TPP PPPK Tarakan Belum Cair, Ini Penjelasan BKPSDM 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Muhammad Nasir Kawal Aspirasi Ekonomi, Dari Harga Rumput Laut Hingga Bantuan UMKM

Muhammad Nasir Kawal Aspirasi Ekonomi, Dari Harga Rumput Laut Hingga Bantuan UMKM

21 Februari 2026 11:59
Gen Z Dominasi Reses Muhammad Nasir, Ratusan Warga Nunukan Kompak Suarakan Pendidikan

Gen Z Dominasi Reses Muhammad Nasir, Ratusan Warga Nunukan Kompak Suarakan Pendidikan

21 Februari 2026 11:42
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP