• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Aksi Perubahan Gerakan Kolaboratif Ramah Lingkungan (GKR-LINGKUNGAN)

by Redaksi
18 Oktober 2024 18:28
in Opini
A A

penanaman biopori untuk membuang sampah organik yang dihasilkan oleh OPD

Gerakan Kolaboratif Ramah Lingkungan atau dapat disingkat GKR-Lingkungan merupakan gerakan Edukasi dan Kesadaran Lingkungan yang melibatkan organisasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya lingkungan dan bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam melindunginya. Organisasi Perangkat Daerah dapat berkolaborasi dalam menyebarkan informasi dan mengadakan kegiatan bersama.

Fokus pada aksi perubahan ini adalah adanya kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah untuk mewujudkan penerapan konsep kantor ramah lingkungan atau green office yang menjadi salah satu cara untuk meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga

BI Tahan Bunga Acuan

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

“Green office” merupakan konsep yang lebih spesifik dan berfokus pada penerapan praktik ramah lingkungan di lingkungan kerja atau perkantoran. Ini mencakup berbagai inisiatif yang dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasi perkantoran
Terobosan dalam inovasi ini adalah :

1. Program Edukasi Peduli Lingkungan:
Organisasi perangkat daerah dapat berkolaborasi dalam menyebarkan informasi dan mengadakan kegiatan bersama.

Terobosan inovasi ini didasari dari permasalahan: kurangnya keterpaduan pengelolaan lingkungan hidup lintas sektoral sehingga perbaikan lingkungan hidup masih bersifat parsial, koordinasi antar sektor belum berjalan dengan baik dalam implementasi pembangunan berkelanjutan, masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat terhadap upaya pengelolaan lingkungan hidup, dan belum optimalnya implementasi rencana kelola dan perlindungan lingkungan.

Hal yang dilakukan adalah bekerjasama dan berkomitmen dengan Organisasi Perangkat Daerah lainnya untuk mengatasi permasalahan lingkungan dengan cara:

– Setiap OPD menyediakan tempat sampah terpisah;

-Menyediakan spot RTH atau penanaman pohon di area lingkungan sekitar;

-Pemisahan limbah B3 (baterai, tinta printer, dan limbah elektronik lainnya) yang dihasilkan oleh perangkat daerah.

-Tersedianya biopori pada area perkantoran untuk pengelolaan sampah organik. Biopori adalah solusi yang ramah lingkungan dan efektif. Biopori membantu mengurangi jumlah sampah yang perlu dibuang ke tempat pembuangan akhir dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

2. Kemitraan dengan Sektor Swasta: Membangun kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan swasta yang memiliki teknologi atau sumber daya untuk mendukung inisiatif lingkungan. Ini dapat mencakup penanaman pohon bersama, proyek restorasi lingkungan, atau pendanaan bersama untuk proyek-proyek hijau.

Dengan dilaksanakannya edukasi ramah lingkungan maka ASN dapat melaksanakan prinsip-prinsip berkelanjutan antara lain adanya kesadaran lingkungan yaitu dengan meningkatnya pemahaman ASN tentang isu-isu lingkungan dan dampak aktivitas kantor terhadap ekosistem dan lingkungan, pegawai dapat memahami dan mengetahui cara pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh Perangkat Daerah, peningkatan kesehatan dan dapat melakukan pengadaan yang berkelanjutan dengan memilih produk perlengkapan kantor yang ramah lingkungan.

Penulis : Khresma Tombang, ST
Kepala Sub Bgaian Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Tidung

Tags: Aksi Perubahan Gerakan Kolaboratif Ramah Lingkungan (GKR-LINGKUNGAN)Berita Tana TidungHeadlineRamah Lingkungan

Berita Lainnya

BI Tahan Bunga Acuan
Ekonomi

BI Tahan Bunga Acuan

23 Februari 2026 17:19
Opini

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

14 Februari 2026 09:35
Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Next Post

DP3 Kota Balikpapan Sosialisasi Pangan Lokal

Kemeriahan Warisan Budaya Suku Tidung dan Pesona Pesisir Kalimantan Utara dalam Iraw Tengkayu 2024

Disperkim Balikpapan Gencarkan Program Kota Kita

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP