TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) resmi melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat struktural dan fungsional di lingkungan kampus. Prosesi ini berlangsung khidmat di Lantai 4, Gedung Rektorat UBT, Senin (19/1/26).
Rektor UBT melantik sebanyak 59 pegawai, yang terdiri dari 58 pejabat struktural serta 1 pejabat fungsional.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari perubahan signifikan dalam Organisasi dan Tata Kerja (OTK) UBT yang telah disahkan kementerian pada akhir tahun 2025.
Rektor mengungkapkan perubahan nomenklatur ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pelayanan.
Rektor juga menjelaskan empat fakultas, yakni Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, FKIP, dan Fakultas Perikanan, kini memiliki tiga Wakil Dekan berdasarkan parameter jumlah mahasiswa yang besar. Sementara fakultas lainnya didukung dua Wakil Dekan guna mengakselerasi kinerja.
Selain struktur dekanat, pelantikan ini juga menyasar penguatan Unit Penunjang Akademik (UPA). Rektor menekankan pentingnya sinergi antara laboratorium fakultas dengan UPA Laboratorium sebagai induk utama.

”Saya berharap seluruh laboratorium punya induk utama. Kita punya komitmen membangun laboratorium ini agar mahasiswa terlayani dengan baik. Lab bukan sekadar simbol, tapi tempat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Rektor.
Selain itu, pembentukan UPA Kewirausahaan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan visi Entrepreneurship University. Unit ini akan bersinergi dengan Science Techno Park (STP) dalam merumuskan kebijakan pengembangan bisnis dan kemandirian mahasiswa.
Di bawah LP3M, kini dibentuk pula pusat baru yang menangani standarisasi. Hal ini bertujuan agar seluruh pelatihan SDM, baik dosen maupun tenaga kependidikan (tendik), terintegrasi dan memiliki standar nasional (BNSP).
Rektor berpesan agar penambahan struktur ini berbanding lurus dengan peningkatan kinerja, bukan sekadar menambah beban pembiayaan.
“Dekan adalah pengambil kebijakan, Wakil Dekan pelaksananya, Ketua Jurusan mengeksekusi, dan Laboratorium menjadi penopang utama. Mari berkolaborasi membangun kebersamaan agar UBT menjadi kampus yang sejahtera bagi dosennya dan berdampak nyata bagi mahasiswanya di dunia kerja,” pungkasnya.(*/mt)















Discussion about this post