TARAKAN – Anas Nurdin siap maju dipemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tarakan. Anggota DPRD Kota Tarakan dari Partai Golkar ini berharap, Musyawarah Daerah (Musda) digelar sebelum memasuki bulan puasa Ramadhan.
“Sampai saat ini kita belum tahu pasti kapan tapi mungkin dalam waktu tidak terlalu lama. Sesuai dengan informasi untuk malinau sendiri sudah melaksanakan Musda. Saya dengar infromasi Tarakan akan dilaksanakan diakhir dari pada Kabupaten yang lain di Kaltara,†kata Anas Nurdin kepada Fokusborneo.com beberapa waktu lalu.
Diharapkan Musda DPD Partai Golkar Kota Tarakan digelar sebelum memasuki bulan puasa Ramadhan. Sebab panitia Musda semuanya sudah siap, tinggal menunggu pelaksanaannya.
“Karena kita sudah pernah akan melakukan pelaksanaan Musda, akan tetapi terpending pada saat itu. Padahal SC (Steering Commite) dan OC (Organizer Commite), bahkan tempat dan segala macam sudah siap semua. Waktu itu kita mengambil tempat di Swissbel Hotel,†ujar politisi Partai Golkar.
Alasan dirinya maju di pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tarakan, ingin membesarkan dan membawa Golkar kedepan makin jaya di Kota Tarakan. Sebagai kader Golkar, harus siap ketika Partai menginginkan dirinya menjadi Ketua.
“Alhamdulilah kita sudah inten melakukan komunikasi dengan pemilih suara. Berangkat dengan niat yang sama bagaimana supaya kedepannya itu kita bisa membesarkan Golkar secara bersama-sama kita mau Golkar kedepannya jaya,†tutur anggota DPRD Kota Tarakan tiga periode.
Sebelum Musda DPD Partai Golkar Kota Tarakan ditunda, ada empat bakal calon Ketua yang mendaftar diantaranya Tigor Nainggolan, Anas Nurdin, Sofyan Udin Hianggio dan Saad Bamadi. Jangan sampai pada saat Musda nanti ada trik-trik yang tidak mengenakan, sebab sudah ada rambu-rambu dan norma yang harus ditaati bersama.
“Kedepannya saya berharap calon-calon ini mendaftar kembali tentu dengan syarat-syarat yang ditetapkan panitia. Kan prinsipnya di Golkar kader yang memenuhi syarat berhak untuk memilih dan dipilih jadi siapapun kader yang memiliki persyaratan mari bersama-sama mendaftar,†beber Anas.
Untuk bisa mendaftar menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar, minimal harus mendapat 30 persen dukungan dari pemilik suara. Dalam Musda DPD Partrai Golkar Kota Tarakan, ada 9 pemilih suara yang nantinya bakal memilih calon Ketua terdiri dari Pimpinan Kecamatan (PK) diantaranya Kecamatan Tarakan Timur, Tengah, Barat dan Utara, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tarakan demisioner, DPD Partai Golkar Kaltara, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Organisasi pendiri atau yang didirikan, serta Dewan Pertimbangan.
“Mari kita berpartai tetap mengedepankan etika. Siapa pun calonnya nanti mereka juga mempunyai persiapan,†terang Anas.(Wic)














Discussion about this post