• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Masalah Gas Elpiji 3 Kg Jadi Tuntutan Aksi PMII, Ini Tanggapan DPRD Tarakan

by Redaksi
9 Juli 2024 21:04
in Parlemen, Politik
A A
Soal Pendamping di Pilkada Tarakan, Ibnu Saud : Mariyam Figur Potensial

PMII gelar aksi di DPRD Kota Tarakan pertanyakan soal Elpiji 3 Kg. Foto : Ist

TARAKAN – Keluhan terkait harga tabung gas Elpiji 3 kg yang dijual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), dibawa dalam tuntutan aksi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tarakan ke kantor DPRD Kota  Tarakan, Senin (8/7/24).

Mahasiswa menuntut pemerintah mengkaji ulang kualitas tabung gas yang ada dan mendesak pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas), menyelesaikan permasalahan Elpiji di Tarakan.

Baca Juga

DPRD Tarakan Minta Alur Pengaduan MBG Disosialisasikan ke Orang Tua

DPRD Kaltara Dukung WFA Tiap Jumat: Jangan Malah Dipakai Tidur atau ke Kebun

Kebut Pembahasan Raperda Penghargaan Daerah, Pansus I DPRD Kaltara Bedah Pasal per Pasal

Herman Tekankan Pentingnya Dewan Penghargaan Daerah dalam Raperda Baru Kaltara

Ketua Umum PC PMII Tarakan, Linta Solihat menuturkan banyak masyarakat yang terus mengeluhkan tabung gas mudah bocor dan mudah habis saat digunakan.

“Kami minta pemerintah meneliti ulang tabung gas yang beredar di masyarakat. Selain itu dalam investigasi yang kami lakukan ditemukan adanya tabung Elpiji 3 kg yang dijual secara eceran. Harganya diatas HET yang harusnya dijual Rp16.700,” katanya.

Desakan akan pemerintah membentuk Satgas, menyeruak agar pengecer tabung gas yang tidak ada izin segera ditindak. Bahkan, ia menyebutkan toko sembako yang tidak ada izinnya pun menjual Elpiji 3 kg secara ecer, meski bukan pangkalan resmi.

Baca juga : Setujui Raperda KLA, DPRD Tarakan Berharap Bisa Berikan Perlindungan dan Kesejahteraan Anak

Dalam aksi yang dilakukan, mahasiswa diterima Wakil Ketua DPRD Tarakan, Yulius Dinandus. Ia pun segera mengambil sikap dengan memimpin secara langsung rapat dengar pendapat. Sejumlah pihak terkait dihadirkan, diantaranya Pemkot Tarakan yang diwakili Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Tarakan, Untung Prayitno.

“Kita upayakan dalam satu minggu ke depan, Pemerintah bersama Mahasiswa akan melakukan sidak lapangan. Hari ini rekan-rekan mahasiswa melakukan tindakan, beralih menjadi rapat dengar pendapat. Tadi dari pemerintah dan mahasiswa sudah konsen, sudah difasilitasi untuk kegiatan sidak,” tuturnya.

Persoalan tabung gas subsidi ini kata dia, sebenarnya persoalan lama yang belum juga selesai. Kekhawatiran DPRD Tarakan, masyarakat yang harusnya menjadi penerima subsidi malah harus membeli dengan harga tinggi.

“Masyarakat yang layak atau tidak, kualitas tabung gas dan volume tabung. Kemudian tentang harga jual di atas HET, persoalan Elpiji ini sebenarnya masalah klasik yang sudah lama,” ungkapnya.

Pihaknya mendorong ada pertemuan antara pemerintah dan Pertamina untuk melakukan sinkronisasi data. DPRD bisa memfasilitasi hal tersebut, sehingga dalam penyalurannya dapat tepat sasaran.

Baca juga : Temui OSO, Pasangan Zainal-Ingkong Menguat Didukung Hanura

Pekan ini juga, pemerintah akan bekerja sama dengan Pertamina untuk membahas soal pembenahan data. Sinkronisasi sesuai keputusan Menteri ESDM nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

“Kita merujuk pada data yang sudah mendaftar secara online di aplikasi, nanti akan disinkronkan dengan data pemerintah. Kalau data sudah sinkron dan jelas, kita yakin penyaluran juga sesuai,” tandasnya.

Plt Kepala DKUKMP Kota Tarakan, Untung Prayitno juga menegaskan pengecer tidak diakui dan penyaluran tabung gas subsidi harusnya hanya sampai di pangkalan.

Saat ini di Kota Tarakan terdapat Tiga agen, yakni PT Karina Utama, PT Warga Migas Nusantara dan PT Tarakan Unggulan mandiri. Tiga agen tersebut melayani total 196 pangkalan LPG 3 KG yang ada di Tarakan.

Baca juga : Bawaslu Tarakan Lantik 194 Pengawas TPS untuk Awasi PSU 

“Alur distribusi gas Elpiji 3 KG dari Pertamina kepada agen, kemudian agen langsung melakukan distribusi ke pangkalan. Sedangkan pengecer itu, sudah beberapa kali kami bahas di lapangan, kalau kita lihat dapat dari pangkalan, maka akan langsung dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) pangkalan yang melanggar,” imbuhnya.

Ia kembali menegaskan peruntukkan tabung gas Elpiji untuk warga miskin dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Kategori usaha tabung gas Elpiji 3 kg bagi UKM, dengan syarat pendapatan hariannya di bawah Rp 700 ribu. Jatah yang diperoleh dibatasi antara 8 sampai 9 tabung setiap bulan.

Selain itu juga diperuntukkan bagi warga miskin yang belum terpasang jaringan gas (jargas) rumah tangga. Bahkan tidak diperbolehkan bagi warga miskin yang sudah terpasang jargas rumah tangga.

“Kami sudah menyisir data itu bersama Ketua RT. Sudah berapa warga yang terikat jargas rumah tangga dan kita kroscek dengan pangkalan. Kalau ada warganya yang sudah melekat jargas rumah tangga, langsung kami hapus sebagai penerima,” tegasnya.(**)

Tags: DPRD Kota TarakanElpiji 3 kgHeadlinePemkot TarakanPertaminaPMIIYulius Dinandus

Berita Lainnya

DPRD Tarakan Minta Alur Pengaduan MBG Disosialisasikan ke Orang Tua
Parlemen

DPRD Tarakan Minta Alur Pengaduan MBG Disosialisasikan ke Orang Tua

3 Maret 2026 15:01
Tekan Kebocoran PAD, DPRD Kaltara Dorong Digitalisasi Pajak dan Optimalisasi Aset Daerah
Parlemen

DPRD Kaltara Dukung WFA Tiap Jumat: Jangan Malah Dipakai Tidur atau ke Kebun

3 Maret 2026 14:47
Pansus I DPRD Kaltara Matangkan Raperda Penghargaan Daerah demi Motivasi Prestasi
Parlemen

Kebut Pembahasan Raperda Penghargaan Daerah, Pansus I DPRD Kaltara Bedah Pasal per Pasal

3 Maret 2026 14:28
Pansus I DPRD Kaltara Matangkan Raperda Penghargaan Daerah demi Motivasi Prestasi
Parlemen

Herman Tekankan Pentingnya Dewan Penghargaan Daerah dalam Raperda Baru Kaltara

3 Maret 2026 14:12
Pansus I DPRD Kaltara Matangkan Raperda Penghargaan Daerah demi Motivasi Prestasi
Parlemen

Pansus I DPRD Kaltara Matangkan Raperda Penghargaan Daerah demi Motivasi Prestasi

3 Maret 2026 13:58
Polemik Pertalite ‘Dioplos’ Jadi Pertamax, Ini Tanggapan Hasan Basri
Nasional

Hasan Basri Desak Pemerintah Mediasi Konflik Global dan Jaga Ketahanan Energi

3 Maret 2026 13:38
Next Post

Polda Kaltara Laksanakan Rekonsiliasi Aset dan Persedian Periode Semester I T.A 2024

Polresta Balikpapan Gelar Pelatihan Kemampuan Dalmas dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Tahapan Pilkada Tahun 2024

Polsek Samboja Gencar Lakukan Patroli Jelang Pilkada Kukar 2024

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMA Negeri 5 Tarakan Resmi Beroperasi, Kebutuhan Ruang Belajar Masih Jadi Tantangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dr. Bustan: Event Berbasis Kearifan Lokal Perkuat Identitas dan Ekonomi Daerah

3 Maret 2026 15:23

Sat Lantas Polresta Bulungan Sigap Amankan TKP Pohon Tumbang di Jalan Nuri Tanjung Selor

3 Maret 2026 15:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP