• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Politik

Paparkan Konsep Tata Niaga Perikanan di Hadapan Ratusan Petambak, Begini Penjelasan YTP

by Redaksi
10 November 2024 01:06
in Politik
A A

TARAKAN – Calon Gubernur Kalimantan Utara nomor urut 3, Yansen TP menyapa ratusan masyarakat petambak di RT 68 Kelurahan Karang Anyar, Sabtu, (9/11/24)malam.

Dalam kesempatan itu, Yansen TP memaparkan konsep tata niaga perikanan tangkap dan budidaya yang terintegrasi dalam menyelesaikan masalah perikanan yang selama ini dianggap tak menguntungkan nelayan dan petambak.

Baca Juga

DPRD Tarakan Pantau Penggunaan IPAL Portabel Untuk Percepatan Program MBG Tertunda

Usai Digembleng di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kaltara Siap Kawal Asta Cita Prabowo

Perkuat Produk Hukum Daerah, DPRD Kaltara Gandeng Unhas Makassar dalam Kajian Legislasi

Polemik Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih, DPRD Tarakan Desak Transparansi dan Pelibatan Pengurus

Salah seorang tokoh petambak, Karim mengungkapkan pihaknya telah lama berjuang hingga ke Kementerian Perdagangan guna mendapatkan solusi terkait hal itu. Alhasil, 3 jawaban didapatkan pertama menyarakan adanya regulasi tata niaga perikanan yang ditetapkan pemerintah provinsi. Kedua, meminta adanya pembangunan cold storage atau fasilitas penyimpanan udang milik pemerintah provinsi. Ketiga, adanya ketegasan pengawasan oleh pemerintah provinsi dalam mengawasi perusahaan cold storage dalam menetapkan harga udang.

“Dari dua gubernur yang kami temui tentang hal-hal apa yang mereka bisa lakukan tentang harga udang di Kaltara ternyata jawabannya hari ini saya dapatkan. Hari ini kita dengar bahwa Pak Yansen berkomitmen membuat aturan tentang harga udang. Tanpa regulasi, kondisi ini akan tetap seperti sekarang,” ungkap Karim.

Menanggapi itu, Yansen TP menegaskan akan membuat sistem tata kelola perikanan yang terintegrasi. Membangun sistem tata kelola komoditas perikanan budi daya dan tangkap dengan pendampingan modal, teknis dan pemasaran. Ini adalah solusi program prioritas pasangan Dr Yansen TP – H Suratno.

Hal Ini sejalan pula dengan konsep yang diajukan petambak untuk menjaga stabilisasi harga udang. Konsep ini diyakini menjawab permasalahan yang sejak dua gubernur terdahulu yang dinilai tidak mampu merealisasikan tuntutan ini.

“Kami sudah sodorkan konsepnya kepada dua gubernur, tetapi tidak ada realisasi,” ujar Karim, salah satu tokoh petambak kepada Dr Yansen TP.

“Perikanan budidaya (tambak udang, rumput laut) dan perikanan tangkap (nelayan), adalah penopang ekonomi Kaltara. Ini harus diurusi pemerintah,” tegas Yansen TP.

Berdasarkan, rilis BPS tahun 2023, produksi perikanan budidaya Kaltara tahun 2022 mencapai 803.337 ton, atau mencapai Rp 3,2 Triliun. Angka inilah bagi Dr Yansen TP adalah potensi yang harus diurusi untuk mendongkrak ekonomi Kaltara.

“Pemerintah harus hadir. Ini penopang ekonomi Kaltara. Jadi bukan persoalan berani atau tidak. Ini harus diurusi,” tegasnya.

Sistem tata kelola hasil perikanan menjadi langkah strategis Yansen TP-H Suratno jika mendapat kepercayaan rakyat Kaltara menjadi Gubernur.

Langkah konkritnya, membuat regulasi agar stabilitas harga komoditas, udang, ikan hasil tangkap, dan budidaya rumput laut terjaga.

“Memang ada dinamika pasar. Tetapi pemerintah harus mampu mengintervensi dan mengendalikan pasar. Kita yang punya komoditi,” terangnya.

Sekedar informasi, ketika Yansen TP menjadi Bupati Malinau. Saat itu, secara nasional sedang sibuk penyaluran beras miskin.

Yansen TP melalui kebijakan Beras daerah (Rasda) justru menolak Rasda masuk Kabupaten Malinau. “Saya pernah menolak Raskin masuk Malinau. Saat itu, produksi beras lokal cukup bahkan lebih untuk menghidupi kebutuhan rakyat Malinau.

Mengapa demikian? Ketika menjadi Bupati, Yansen TP membuat regulasi mewajibkan penggunaan dan konsumsi beras lokal. Gabah hasil produksi petani yang tidak terjual di pasar, wajib dibeli pemerintah melalui perusda.

Perusda mengolahnya menjadi beras, lalu dijual kembali dengan harga murah. “Pemerintah yang mengontrol harga dan pasar,” ujarnya.

Dampaknya, hingga tahun 2023, produksi gabah di Kabupaten Malinau terus meningkat. Itulah salah satu penerapan sistem tata kelola yang dipikirkan Yansen TP bahwa pemerintah harus hadir menjaga stabilitas pada sektor-sektor ekonomi riil. Seperti stabilitas harga komoditi perikanan budidaya dan tangkap yang selama ini menjadi keluhan di Kaltara.

Hal Ini juga sebagai penjelasan, bahwa selama ini, Yansen TP tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan masalah strategis di pemerintahan Kaltara, termasuk sistem tata kelola perikanan yang menurut para petambak sudah diajukan kepada 2 gubernur Kaltara, termasuk gubernur saat ini yang mana Dr Yansen TP adalah wakilnya. (*)

Tags: Berita Pilkada KaltarapetambakPilkada 2024Tata Niaga Perikanan

Berita Lainnya

DPRD Tarakan Pantau Penggunaan IPAL Portabel Untuk Percepatan Program MBG Tertunda
Parlemen

DPRD Tarakan Pantau Penggunaan IPAL Portabel Untuk Percepatan Program MBG Tertunda

21 April 2026 10:39
Usai Digembleng di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kaltara Siap Kawal Asta Cita Prabowo
Parlemen

Usai Digembleng di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kaltara Siap Kawal Asta Cita Prabowo

21 April 2026 10:02
Perkuat Produk Hukum Daerah, DPRD Kaltara Gandeng Unhas Makassar dalam Kajian Legislasi
Parlemen

Perkuat Produk Hukum Daerah, DPRD Kaltara Gandeng Unhas Makassar dalam Kajian Legislasi

20 April 2026 20:59
Pansus LKPJ DPRD Tarakan Bedah Hasil Uji Petik, Dorong Optimalisasi PAD dan Integrasi Data
Parlemen

Polemik Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih, DPRD Tarakan Desak Transparansi dan Pelibatan Pengurus

20 April 2026 20:44
Pansus LKPJ DPRD Tarakan Bedah Hasil Uji Petik, Dorong Optimalisasi PAD dan Integrasi Data
Parlemen

Pansus LKPJ DPRD Tarakan Bedah Hasil Uji Petik, Dorong Optimalisasi PAD dan Integrasi Data

20 April 2026 17:15
Komisi II DPRD Tarakan Tekankan Masyarakat Tak Mampu Harus Tercover BPJS
Parlemen

Komisi II DPRD Tarakan Tekankan Masyarakat Tak Mampu Harus Tercover BPJS

20 April 2026 16:45
Next Post

Lepas Atlet Malinau ke Popnas, Ini Pesan Sekda

Jadi Ketua Komisi 3 DPRD Kaltara, Ini Program Jufri Budiman

Jadi Ketua Komisi 3 DPRD Kaltara, Ini Program Jufri Budiman

Pj Wali Kota Harap Turnamen Drum Band Junior Pupuk Bakat Anak di Bidang Seni dan Olahraga

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya 24 April, Supa’ad Hadianto: Ini Solusi Transportasi Ekonomis bagi Warga Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Disdikbud Tana Tidung Peringatkan Sekolah Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT ke-20, PAGOYA Tarakan Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Membangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik PHK Petugas Kebersihan Tarakan: DPRD Kecam PT Meris Tak Manusiawi, DLH Akui Dilema Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Karyawan Sering Menunggak, Komisi I DPRD Tarakan Warning Manajemen PT Siantar Tara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

DPRD Tarakan Pantau Penggunaan IPAL Portabel Untuk Percepatan Program MBG Tertunda

DPRD Tarakan Pantau Penggunaan IPAL Portabel Untuk Percepatan Program MBG Tertunda

21 April 2026 10:39
Usai Digembleng di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kaltara Siap Kawal Asta Cita Prabowo

Usai Digembleng di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kaltara Siap Kawal Asta Cita Prabowo

21 April 2026 10:02
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP