• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Hasan Basri Soroti Rencana Menteri Kehutanan Buka 20 Juta Hektar Lahan Hutan, Ini Sarannya

by Redaksi
06/01/2025
in Nasional, Parlemen, Politik
A A
Hasan Basri Soroti Rencana Menteri Kehutanan Buka 20 Juta Hektar Lahan Hutan, Ini Sarannya

Ketua PURT DPD RI Hasan Basri. Foto : Ist

JAKARTA – Pernyataan Menteri Kehutanan Republik Indonesia yang menyatakan akan membuka 20 juta hektar lahan hutan untuk kepentingan energi dan pangan baru-baru ini, ditanggapi Ketua PURT DPD RI Hasan Basri. Menurutnya, pernyataan Menteri Kehutanan serius yang mesti dicermati.

HB sapaan Hasan Basri menyebut sekian banyak sudah janji-janji dari agenda pembukaan lahan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan energi. Faktanya pemerintah pusat tidak pernah benar-benar berhasil menunaikan janjinya.

Baca Juga

Coktas, Langkah Masif Bawaslu Tarakan Kawal Data Pemilih dan Berantas Hoaks

DPRD Tarakan Kawal Penyesuaian Tarif Ojol dan Minta Aplikator Taati SK Gubernur

Karhutla Mengintai Kaltara, Jufri Budiman Minta Warga Jangan Tunggu Api Membesar

Misi Dagang Jadi Kunci, DPRD Genjot Potensi Walet dan Rumput Laut Kaltara

“Ada banyak lahan untuk lumbung pangan sudah dibuka, tapi di mana letak keberhasilan dan dampaknya bagi rakyat?,” katanya melalui keterangan press rilisnya, Senin (6/1/25).

Ia mengatakan membuka lahan hutan 20 juta hektar yang luasnya melebihi 2 kali Pulau Jawa menurut ilustrasi Kompas.com, adalah ancaman terhadap lingkungan dan masa depan bangsa ini.

“Saya mendukung lumbung pangan dari dulu di Pulau Kalimantan, dengan alasan agar bekas Proyek Lahan Gambut Jutaan hektar yang digagas Presiden kedua dulu, bisa diberdayakan. Agar kerusakan yang kadung terjadi beberapa dekade lalu, bisa diperbaiki dan mendatangkan manfaat bagi rakyat,” ujarnya.

HB menjelaskan alasan mendukung food estate atau lumbung pangan dilanjutkan dengan intensifikasi. Salah satunya dengan mengoptimalkan lahan yang dikuasai petani, sehingga meningkat produktivitasnya dan naiklah penghasilannya.

“Jadi tidak perlu rasanya membuka lahan baru lagi, apalagi sampai membabat hutan dengan alasan pangan. Berdayakan jutaan hektar lahan yang sudah ada dicanangkan dari pemerintahan sebelum-sebelumnya dan buktikan keberhasilannya, termasuk program-program yang konon katanya ada di Kalimantan. Kami minta pemerintah pertanggungjawabkan secara transparan perkembangan maupun hasilnya, agar tidak jadi gimmick semata,” tegasnya.

Anggota DPD RI dari dapil Kaltara itu mengungkapkan ia dari dulu sampaikan tentang pentingnya pemberdayaan para petani dan mengoptimalkan lahan yang telah mereka garap dan kuasai. Dorong modernisasi penyuburan tanah, pemilihan bibit, tata cara penanaman, pemberian pupuk, tata cara pemanenan, dan penjualan beras, harus dilakukan dengan baik dan benar, serta berkeadilan.

Pada prinsipnya konsep food estate yang dulu dijanjikan di Pulau Kalimantan dengan modernisasi pertanian dan kawasan terintegrasi dengan hilirisasi pertanian, mestinya diwujudkan.

“Aalih-alih membabat hutan baru, fungsikan lahan hutan yang kadung dibabat untuk agenda yang sama dan tunjukkan komitmen. Alih-alih menimbulkan ancaman lingkungan yang tak terkendali, sebaiknya Menteri Kehutanan evaluasi status kawasan hutan di Pulau Kalimantan yang banyak merugikan masyarakat. Banyak desa hingga kantor pemerintahan di Pulau Kalimantan berstatus kawasan hutan, meski faktanya tidak demikian,” bebernya.

Hasan Basri mengingatkan dalam membuat kebijakan bisa adil dan arif, agar pemerintah sungguh memberi rakyat keadilan, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kesejahteraan. Rakyat, bersama mengawal agenda-agenda pemerintah, agar tidak berubah jadi bencana sosial di kemudian hari.

“Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” pesannya.(**)

Tags: DPR RIHasan BasriHBHeadlinehutanMenteri KehutananPertanian

Berita Lainnya

Coktas, Langkah Masif Bawaslu Tarakan Kawal Data Pemilih dan Berantas Hoaks
Politik

Coktas, Langkah Masif Bawaslu Tarakan Kawal Data Pemilih dan Berantas Hoaks

9 September 2026 10:13
DPRD Tarakan Kawal Penyesuaian Tarif Ojol dan Minta Aplikator Taati SK Gubernur
Parlemen

DPRD Tarakan Kawal Penyesuaian Tarif Ojol dan Minta Aplikator Taati SK Gubernur

9 September 2026 08:58
Daerah

Karhutla Mengintai Kaltara, Jufri Budiman Minta Warga Jangan Tunggu Api Membesar

8 September 2026 20:34
Misi Dagang Jadi Kunci, DPRD Genjot Potensi Walet dan Rumput Laut Kaltara
Ekonomi

Misi Dagang Jadi Kunci, DPRD Genjot Potensi Walet dan Rumput Laut Kaltara

8 September 2026 15:18
Otorita IKN Tegakkan Aturan Pengendalian Karhutla, Satu Terduga Pelaku Masuk Penyidikan dan Satu Perusahaan Dikenai Sanksi Administratif
IKN

Otorita IKN Tegakkan Aturan Pengendalian Karhutla, Satu Terduga Pelaku Masuk Penyidikan dan Satu Perusahaan Dikenai Sanksi Administratif

8 September 2026 12:55
Tak Indahkan SK Gubernur, DPRD Tarakan Serahkan Rekomendasi Pemblokiran Aplikasi Ojol ke Dishub Kaltara
Parlemen

Tak Indahkan SK Gubernur, DPRD Tarakan Serahkan Rekomendasi Pemblokiran Aplikasi Ojol ke Dishub Kaltara

7 September 2026 06:35
Next Post

Pimpin Apel ASN, Sekda Apresiasi Kondusifitas Nataru di Malinau

Aksi Unras di Depan Kantor ATR/BPN Tarakan, Massa Tuntut Keadilan atas Permasalahan Lahan

Aksi Unras di Depan Kantor ATR/BPN Tarakan, Massa Tuntut Keadilan atas Permasalahan Lahan

Kodam VI/Mulawarman Dukung Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Kalimantan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Debit Air Baku Embung Binalatung Kritis, PDAM Tarakan Terapkan Gilir Aliran dan Bagi Air Gratis

    Debit Air Baku Embung Binalatung Kritis, PDAM Tarakan Terapkan Gilir Aliran dan Bagi Air Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Bulungan Ungkap 12 Kasus Kriminal Periode Juli – Agustus, Kapolresta Tegaskan Ancaman Penadah Barang Curian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebut Kaltara Gudangnya Sarang Burung Walet, Khofifah Dorong Pengusaha Bidik Pasar Ekspor Triliunan Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lulusan S2 Dijaring untuk Penuhi Kebutuhan Dosen IAIN Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Coktas, Langkah Masif Bawaslu Tarakan Kawal Data Pemilih dan Berantas Hoaks

Coktas, Langkah Masif Bawaslu Tarakan Kawal Data Pemilih dan Berantas Hoaks

9 September 2026 10:13
BI Perluas Bebas Biaya MDR QRIS 0% Hingga Transaksi Rp100 Ribu Mulai 1 Oktober 2026

BI Perluas Bebas Biaya MDR QRIS 0% Hingga Transaksi Rp100 Ribu Mulai 1 Oktober 2026

9 September 2026 09:12
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP