TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Kota Tarakan Hiyatul Rahman Cani berkomitmen kembali akan memperjuangkan kebutuhan alat tangkap bagi nelayan.
Sebagai legislator dari Fraksi Gerindra, Hiyatul menegaskan dirinya akan terus berjuang mengawal dan memenuhi berbagai kebutuhan nelayan demi mendongkrak hasil tangkapan mereka di laut.
Mengingat sektor perikanan pesisir pantai Tarakan masih membawahi sekitar 70 hingga 80 kelompok nelayan, kebutuhan akan sarana penangkapan ikan masih sangat tinggi.
Oleh karena itu, Hiyatul bertekad untuk terus konsisten membawa aspirasi ini ke tingkat pemerintah kota setiap tahunnya.
Ke depan, ia berharap meskipun kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penyesuaian atau penyusutan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tetap dapat menyisipkan alokasi anggaran khusus.
“Harapannya anggaran tersebut diprioritaskan untuk pengadaan bantuan lanjutan, baik berupa mesin, jaring, maupun berbagai alat tangkap modern lainnya bagi para nelayan di Kota Tarakan,” tegasnya, Senin (5/10/26).
Sebelumnya, Dinas Perikanan Kota Tarakan telah merealisasikan penyaluran bantuan mesin kapal bagi para nelayan. Bantuan sebanyak 40 unit mesin yang terdiri dari 20 unit mesin diesel dan 20 unit mesin ketinting ini merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Hiyatul Rahman Cani.
Meski realisasi dari hasil reses tersebut sempat melewati beberapa tenggang waktu pengajuan hingga masuk dalam anggaran tahun 2026, Hiyatul bersyukur pihak Dinas Perikanan menyambut baik dan menyetujui usulan kelompok nelayan di wilayah Bone Indah, Pesisir Indah, Sinar Makassar, serta wilayah pesisir lainnya.
Setiap kelompok yang beranggotakan 10 orang mendapatkan pembagian satu orang satu mesin
Menurutnya, mesin kapal merupakan komponen vital yang kedudukannya sama seperti kendaraan di darat tanpa mesin yang layak, nelayan tentu tidak bisa pergi mencari nafkah.
Ia menilai, banyak nelayan di Tarakan yang selama ini mengeluhkan kondisi mesin lama mereka yang sudah tua dan sering mengalami kerusakan atau macet di tengah jalan. Dengan adanya bantuan mesin baru ini, para nelayan diharapkan tidak lagi menghadapi kendala transportasi saat melaut.
“Kalau mesin mereka baru, nelayan pasti lebih berani pergi menangkap ikan atau udang di jarak yang lebih jauh dari Tarakan, sehingga hasil tangkapannya bisa jauh lebih banyak untuk menafkahi keluarga,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Tarakan.(**)












Discussion about this post