• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Desak Perencanaan Infrastruktur Berbasis Cost-Benefit Analysis, Supa’ad: Cegah Proyek ‘Buntung’ Anggaran

by Redaksi
24 November 2025 20:54
in Parlemen, Politik
A A
Desak Perencanaan Infrastruktur Berbasis Cost-Benefit Analysis, Supa’ad: Cegah Proyek ‘Buntung’ Anggaran

Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Supa’ad Hadianto. Foto: Humas

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menyoroti celah krusial dalam pembangunan daerah kualitas perencanaan proyek fisik.

Anggota dewan, Supaad Hadianto, secara tegas mendesak Pemerintah Provinsi untuk menjadikan analisis manfaat dan biaya (cost-benefit analysis) sebagai fondasi yang tidak bisa ditawar lagi dalam setiap agenda pembangunan infrastruktur.

Baca Juga

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin

Jamhari: Peresmian PDAM Tirta Sungoi Sesayap Wujud Komitmen Penuhi Kebutuhan Dasar

Prioritaskan Infrastruktur Pertanian, Ruman Tumbo Usulkan Rp1 Miliar untuk Jalan Tani di Seimenggaris

Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh

​Supaad menekankan pembangunan yang baik bukan hanya soal merealisasikan fisik, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran menghasilkan efektivitas dan keberlanjutan maksimal.

​”Analisis manfaat dan biaya yang tepat adalah penentu prioritas sejati. Pembangunan bukan sekadar merespons kebutuhan sesaat, melainkan harus menjamin dampak positif yang terukur dan berjangar panjang bagi masyarakat Kaltara,” tegas Supaad, Senin (24/11/25).

Kritik ini muncul lantaran Supaad mengamati banyak proyek fisik yang rentan mengalami pembengkakan biaya di tengah jalan, sebuah indikasi kuat dari minimnya kajian teknis dan finansial di tahap awal.

Proyek yang tidak matang dalam perencanaan disebut berpotensi menjadi ‘proyek buntung’ yang membebani kas daerah.

​”Ini sering kita lihat masalah muncul, biaya tambahan diperlukan, hanya karena perencanaan awal tidak ditopang analisis yang mendalam. Ini harus jadi catatan hitam untuk efisiensi anggaran daerah,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Supaad juga menyoroti aspek pemeliharaan infrastruktur yang sering dianggap sebagai kegiatan tambahan, padahal merupakan pilar utama dalam menjamin kualitas layanan publik.

Politisi NasDem itu mendesak pemerintah daerah agar memperlakukan pemeliharaan sebagai bagian integral dari siklus pembangunan, bukan hanya respons pasif terhadap kerusakan.

​Pemeliharaan yang konsisten, menurutnya, adalah strategi pencegahan biaya besar. Kerusakan dini yang dipicu oleh absennya perawatan justru akan menuntut alokasi dana yang jauh lebih besar untuk perbaikan total di kemudian hari.

​”Kami sangat menekankan penguatan pemeliharaan. Jika ini diperkuat, kualitas infrastruktur kita akan jauh lebih tahan lama, dan otomatis, pelayanan kepada masyarakat akan meningkat signifikan,” pungkasnya.

​Supaad menjamin, DPRD Kaltara akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan pembangunan daerah selalu berbasis data, analisis kebutuhan lapangan, dan prinsip efisiensi demi mewujudkan Kaltara yang maju dan sejahtera.(**)

Tags: AnggaranDPRDDprd provinsi kaltaraHeadlinePembangunanPerencanaansupaad hadianto

Berita Lainnya

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin
Parlemen

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin

28 Februari 2026 20:36
Jamhari: Peresmian PDAM Tirta Sungoi Sesayap Wujud Komitmen Penuhi Kebutuhan Dasar
Parlemen

Jamhari: Peresmian PDAM Tirta Sungoi Sesayap Wujud Komitmen Penuhi Kebutuhan Dasar

28 Februari 2026 19:09
Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh
Parlemen

Prioritaskan Infrastruktur Pertanian, Ruman Tumbo Usulkan Rp1 Miliar untuk Jalan Tani di Seimenggaris

27 Februari 2026 18:23
Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh
Parlemen

Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh

27 Februari 2026 18:19
Nasir: Perjuangan Guru di Perbatasan Adalah Pahlawan Tanpa Batas
Parlemen

DPRD Kaltara Desak Penanganan Banjir Lumbis Berubah dari Darurat ke Strategis

27 Februari 2026 18:12
Pelebaran Jalan Selumit Pantai, DPRD: Skema Pinjam Pakai Lahan BRI Jadi Solusi
Parlemen

Pelebaran Jalan Selumit Pantai, DPRD: Skema Pinjam Pakai Lahan BRI Jadi Solusi

27 Februari 2026 13:57
Next Post

Keajaiban Rafflesia di Krayan: Mekar Rutin di Tengah Aktivitas Warga

Beri Surat Teguran Saat Razia, Upaya Satlantas Polres Tarakan Tekan Pelanggaran Lalulintas

Padamnya “Pelita”: Ketika “Api” Kebodohan Lebih Didengar daripada Suara Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Padamnya “Pelita”: Ketika “Api” Kebodohan Lebih Didengar daripada Suara Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP