TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang dinilai berhasil menempatkan tema pembangunan daerah tahun 2026 agar berjalan seirama dengan kebijakan fiskal yang diusung oleh pemerintah pusat.
Ladullah, Ketua Fraksi PKS, menekankan pentingnya sinergi ini. Menurutnya, keselarasan tersebut menjadi fondasi utama agar seluruh perencanaan dan alokasi anggaran di Kaltara dapat bergerak dalam satu tarikan napas dengan prioritas strategis nasional.
”Kami melihat tema ‘Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi’ yang menjadi fokus nasional telah berhasil diimplementasikan dengan cukup matang oleh Pemprov Kaltara,” ungkap Ladullah, Senin (24/11/25).
Ia berpendapat fokus tersebut sangat tepat, mengingat karakter spesifik Kaltara sebagai wilayah yang diberkahi sumber daya alam melimpah serta memiliki posisi geografis yang strategis.
”Kaltara memiliki relevansi kuat dengan agenda nasional. Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) dan peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan menjadikan daerah ini sangat strategis,” ungkapnya.
Ia bahkan menegaskan potensi ini menempatkan Kaltara sebagai pemain kunci, “Kaltara punya peluang besar untuk menjadi bagian penting dari penguatan kedaulatan energi dan pangan di tingkat nasional,” tambahnya.
Ladullah menyebut konsistensi arah pembangunan ini sebagai wujud kontribusi nyata daerah dalam menyokong terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045.
”Jika pusat dan daerah mampu bergerak bersama-sama, bergotong royong dalam satu visi, maka target menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045 akan semakin mudah dan cepat diwujudkan,” tutupnya.(**)















Discussion about this post