TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Andrian, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) pembangunan fasilitas olahraga yang terjangkau bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan usai menyerap aspirasi warga dalam agenda reses di Kelurahan Karanganyar, khususnya dari kalangan Generasi Z (Gen Z).
Dalam pertemuan di RT 44 Karanganyar, para pemuda setempat mengusulkan agar Pemprov Kaltara membangun lapangan mini soccer. Warga berharap fasilitas tersebut dikelola pemerintah sehingga biaya sewanya lebih murah dibanding milik swasta.
Menurut Dino, para pelaku dan penggemar olahraga di wilayah tersebut sangat mendambakan adanya fasilitas lapangan Mini Soccer yang dikelola langsung Pemprov.
”Kemarin saat berdialog dengan anak-anak muda, aspirasinya cukup spesifik. Mereka berharap Pemerintah Provinsi Kaltara bisa membangun sarana lapangan mini soccer. Tujuannya agar masyarakat luas bisa menggunakan fasilitas tersebut dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Dino.
Ia menjelaskan selama ini fasilitas serupa banyak dikelola pihak swasta dengan orientasi bisnis murni, sehingga harga sewanya cukup tinggi. Masyarakat berharap pemerintah hadir dengan prinsip nirlaba atau profit terbatas, sehingga tarifnya tidak semahal milik swasta.
Politisi Hanura itu mengungkapkan di wilayah Karanga Harapan sebenarnya sudah terdapat potensi lahan dengan master plan yang tersedia. Ia pun berkomitmen untuk mengawal usulan ini meski menyadari adanya tantangan pada keterbatasan anggaran daerah.
”Kita lihat ada potensi dan master plan-nya sudah ada di Kantor Banhub (Badan Penghubung). Meskipun ruang fiskal kita terbatas, kita akan coba cari skema bagaimana pemerintah minimal bisa memulai pembangunan fasilitas ini secara bertahap,” tambahnya.
Selain menyasar anak muda, Dino juga menyempatkan diri bertemu dengan kelompok ibu-ibu di RT 22, Kelurahan Karanganyar Pantai. Di sana, ia menyerap berbagai keluhan terkait kesejahteraan keluarga dan fasilitas olahraga yang menunjang aktivitas sosial warga.
Usulan yang telah disampaikan Gen Z dan ibu-ibu, akan dibawa ke rapat paripurna untuk disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.(*/mt)















Discussion about this post