NUNUKAN, Fokusborneo.com – Kondisi infrastruktur di Kelurahan Nunukan Tengah menjadi sorotan tajam.
Saat menghadiri agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Arming, S.H., warga Jalan Rimba secara terbuka menyampaikan keluhan terkait hancurnya jembatan penghubung antara RT 09 dan RT 18, Rabu (18/3/26).
Jembatan yang sebelumnya menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut kini tak lagi bisa dilalui. Kerusakan parah dilaporkan terjadi akibat terjangan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Dampaknya, mobilitas warga di tiga rukun tetangga RT 08, 09, dan 18 terganggu total. Masyarakat terpaksa memutar arah melalui jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih jauh, sehingga memakan waktu tempuh lebih lama.
Salah satu perwakilan warga mengungkapkan situasi ini sangat membebani, terutama bagi anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap pagi. Selain menghambat waktu, kondisi jembatan yang hancur juga dinilai mengancam keselamatan jika dipaksakan untuk dilintasi.
Merespons jeritan warga, Arming menyatakan keprihatinan yang mendalam. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan pembangunan kembali infrastruktur dasar merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda-tunda.
”Aspirasi masyarakat mengenai jembatan ini sudah saya catat dan akan menjadi prioritas untuk kami perjuangkan. Saya pastikan masalah ini sampai ke meja pihak terkait agar segera ada langkah konkret,” tegas Arming.
Lebih lanjut, Arming menjelaskan kegiatan Sosperda bukan sekadar formalitas penyampaian aturan hukum, melainkan momentum penting untuk menjemput langsung persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
”Turun langsung ke lapangan seperti ini membuat kami tahu apa yang sebenarnya menjadi beban warga. Jembatan ini adalah akses vital, dan kami akan mendorong percepatan perbaikannya,” tambahnya.
Kini, warga Kelurahan Nunukan Tengah menaruh harapan besar pada janji tersebut. Mereka berharap pemerintah segera melakukan normalisasi dan membangun kembali jembatan agar roda aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar tanpa hambatan.(**)















Discussion about this post