TARAKAN, Fokusborneo.com – Komisi III DPRD Kota Tarakan melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V, Rabu (15/4/26).
Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja pusat dengan kebutuhan infrastruktur mendasar di Kota Tarakan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan Randy Ramadhana Erdian menjelaskan kunjungan ini merupakan langkah proaktif dewan untuk mengetahui sejauh mana intervensi anggaran pusat bagi pembangunan di daerah, khususnya pada tahun anggaran 2026.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap untuk tahun 2026, belum ada alokasi anggaran pembangunan fisik baru dari BWS di wilayah Tarakan. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan capaian Transfer Ke Daerah (TKD) yang berdampak pada skala prioritas kegiatan.
”Kami ingin tahu program apa saja untuk Tarakan di tahun 2026. Ternyata informasinya tahun ini belum ada anggaran untuk kegiatan pembangunan baru. Kita paham kondisi TKD kita yang berkurang,” ujar Randy.
Meski demikian, pihak BWS melaporkan saat ini telah ada beberapa embung yang telah terbangun sebagai bentuk kehadiran pemerintah pusat dalam mengatasi krisis air bersih.
Adapun rencana pembangunan Embung Sungai Maya yang sempat diwacanakan, saat ini masih terkendala masalah teknis terkait pembebasan lahan. Pihak BWS akan berupaya mengusulkan kembali pada tahun anggaran 2027.
Pihak DPRD menegaskan ada dua persoalan utama yang harus menjadi prioritas BWS di Kota Tarakan, yaitu penanganan banjir dan pemenuhan air bersih.
Penanganan banjir dinilai sangat sensitif karena memerlukan normalisasi saluran yang bersinggungan langsung dengan pemukiman warga. BWS mengakui kapasitas embung yang ada saat ini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan warga Tarakan secara ideal.
Menanggapi kendala yang ada, BWS meminta dukungan DPRD Kota Tarakan untuk membantu memfasilitasi komunikasi dengan kepala daerah serta perwakilan di Komisi V DPR RI.
”BWS meminta bantuan kita untuk berkomunikasi dengan Kepala Daerah dan juga perwakilan kita di Komisi 5 DPR RI terkait kelanjutan pembangunan Embung Sungai Maya. Ini penting agar masalah air bersih dan banjir di Tarakan mendapatkan atensi khusus di tingkat pusat,” tutupnya.(*/mt)














Discussion about this post