TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia Ibrahim, S.E., M.Pd., merealisasikan aspirasi masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui penyaluran ratusan bibit ternak ayam petelur beserta sarana pendukungnya dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Penyerahan bantuan ini menjadi langkah konkret dalam menguatkan sektor ekonomi kerakyatan dan mendukung program ketahanan pangan keluarga hingga tingkat tapak di desa-desa KTT.
“Penyaluran ratusan bibit ternak ayam petelur ini merupakan wujud nyata atas aspirasi warga yang kami kawal, agar keluarga di Tana Tidung memiliki sumber pendapatan produktif dan mandiri secara pangan,” ujar Vamelia Ibrahim di sela-sela penyerahan bantuan kepada kelompok masyarakat penerima manfaat dikutip dari Media Sosial (Medsos) Instagram (IG) pribadinya.
Melalui skema alokasi program dan pokok-pokok pikiran (Pokir) di DPRD Kaltara, bantuan bibit ternak tersebut dirancang tidak sekadar sebagai dorongan usaha rumah tangga, melainkan juga pemasok gizi protein harian masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian mikro warga serta menekan biaya pengeluaran kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami tidak ingin program ini berhenti saat bantuan diserahkan saja, tetapi harus terus dikembangkan agar mampu menopang perekonomian keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Tana Tidung,” tegasnya.
Selain penyerahan bantuan ekonomi produktif, Vamelia turut mengawal realisasi pemenuhan sarana dan prasarana di sektor pelayanan kesehatan masyarakat.
Salah satu yang direalisasikan adalah alokasi pengadaan paket alat ukur tumbuh kembang anak (antropometri) yang standar untuk posyandu-posyandu di wilayah Kabupaten Tana Tidung demi mendukung gerakan percepatan penanganan stunting.
”Ketersediaan alat antropometri yang akurat dan memadai di setiap posyandu sangat vital, karena pencegahan stunting dan pemantauan kesehatan anak harus dimulai dari data pengukuran yang presisi sejak dini,” jelas Vamelia.
Komitmen pengawalan aspirasi oleh Vamelia Ibrahim juga menjangkau penguatan sektor pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pelatihan kemandirian bagi kaum perempuan.
Pengintegrasian isu-isu sosial dan pendidikan ke dalam skala prioritas anggaran provinsi dipandang sebagai investasi jangka panjang yang krusial untuk kemajuan daerah.
“Kaum perempuan dan sektor pendidikan PAUD adalah pilar paling dasar dalam mencetak generasi penerus Kaltara yang cerdas, sehat, serta berdaya saing tinggi di masa depan,” tambah politisi PAN.
Realisasi program yang konsisten dan menyentuh langsung kebutuhan dasar ini menuai apresiasi serta sambutan hangat dari masyarakat KTT.
Kehadiran wakil rakyat secara berkala di lapangan membuktikan komunikasi antara masyarakat dan perwakilannya di parlemen provinsi berjalan efektif dan menghasilkan dampak nyata.
”Susah rakyat adalah susah saya, dan setiap keberhasilan warga dalam memperbaiki taraf hidupnya menjadi motivasi utama bagi saya untuk terus bekerja keras mengawal suara masyarakat Tana Tidung di tingkat provinsi,” pungkas Vamelia.(*/mt)












Discussion about this post