TANJUNG SELOR – Unit Gakkum Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Bulungan bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pencarian atas laporan hilangnya seorang anak perempuan berkebutuhan khusus (autis) berusia 5 tahun di kawasan Dermaga Teluk Selimau PKMT, RT 15/RW 06 Kelurahan Tanjung Selor Timur, Rabu (2/9/2026) pagi.
Korban yang dilaporkan hilang bernama Nur Saenap, putri dari pasangan Zubaer (51) dan Hadijah. Peristiwa dugaan tenggelam tersebut diperkirakan terjadi setelah korban keluar rumah tanpa sepengetahuan orang tua pada Rabu dini hari.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi menyampaikan bahwa personel Kepolisian bersama instansi terkait dan masyarakat setempat saat ini tengah intensif melakukan penyisiran di perairan sekitar dermaga.
“Menerima laporan adanya anak berkebutuhan khusus yang hilang di sekitar Dermaga Teluk Selimau, personel Satpolairud Polresta Bulungan langsung meluncur ke TKP. Berdasarkan rekaman CCTV serta penemuan barang milik korban di pinggir dermaga, pencarian difokuskan di area perairan Sungai Kayan. Kami bersama tim gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran,” ujar Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas di lapangan, peristiwa bermula ketika ayah korban, Zubaer, terbangun sekira pukul 05.00 WITA dan menyadari putri ketiganya tidak ada di dalam rumah. Usaha pencarian mandiri sempat dilakukan sebelum keluarga meminta bantuan personel Satreskrim Polresta Bulungan untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Rekaman CCTV: Pada pukul 03.43 WITA dini hari, korban terlihat keluar rumah dengan cara memanjat jendela depan, kemudian berjalan menuju simpang empat ke arah Dermaga PKMT Teluk Selimau.
Penemuan Barang Korban: Sekira pukul 08.00 WITA, seorang saksi warga setempat, Riyanto (52), melaporkan bahwa dirinya menemukan satu unit telepon genggam (handphone) milik korban tergeletak di tepi dermaga pada pukul 05.30 WITA saat hendak berangkat berlayar menuju SP 7.
Mendapatkan petunjuk kuat bahwa korban diduga terjatuh dan tenggelam di area dermaga, Satpolairud Polresta Bulungan langsung melakukan langkah-langkah darurat:
Pengumpulan Informasi: Meminta keterangan saksi-saksi dan orang tua korban di TKP.
Pencarian Awal: Melakukan pencarian menyisir area dasar perairan di sekitar dermaga PKMT bersama warga setempat menggunakan alat pengait tradisional.
Sinergi Tim Gabungan: Satpolairud Polresta Bulungan berkoordinasi dan menerjunkan operasi SAR terpadu bersama tim BASARNAS, personel TNI AL, serta warga sekitar untuk melakukan penyisiran sungai secara meluas.
Seluruh proses penanganan awal dan pencarian di lokasi kejadian berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan terkendali.















Discussion about this post