• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Mediasi Harga Lahan Buntu, DPRD Tarakan Dorong PT. PRI-Warga Buka Dialog Terbuka

by Redaksi
29/10/2025
in Parlemen, Politik
A A
Warga Tawarkan Damai Jual Lahan Rp500 Ribu per Meter, PT PRI Pilih Jalur Appraisal

DPRD Kota Tarakan bersama PT. PRI dan warga tinjau lahan dikeluhkan. Foto: Fokusborneo.com

TARAKAN, Fokusborneo.com – Persoalan sengketa lahan dan dampak lingkungan akibat aktivitas PT Phoniex Resources Internasional (PRI) di kawasan Juata Permai, Tarakan, terus mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Tarakan.

Wakil Ketua II DPRD Tarakan, Edi Patanan, menegaskan lembaganya terus memantau perkembangan di lapangan setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 28 Agustus 2025 lalu belum menghasilkan penyelesaian konkret.

Baca Juga

Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan

Dorong Transparansi, Tamara Usul Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Pakai Sistem SPMB

Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Gelontorkan Bantuan Alsintan

Menurut Edi, kunjungan lapangan yang digelar DPRD bersama unsur Forkopimda dan perwakilan instansi teknis, Rabu (29/10/25), bertujuan menindaklanjuti keluhan warga yang merasa terdampak aktivitas penimbunan dan pembuangan limbah perusahaan. Dari hasil peninjauan, pihaknya menemukan sejumlah catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti baik oleh pemerintah maupun pihak perusahaan.

“Jadi kunjungan lapangan ini untuk melihat langsung kondisi di lapangan setelah masyarakat menyampaikan keluhan lahan pertanian mereka yang terdampak aktivitas perusahaan. Dari hasil pantauan, memang ada beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tim menemukan adanya penyempitan saluran air, penutupan parit di beberapa titik, serta sisa material dan patok yang tertancap di badan sungai. Kondisi ini, kata Edi, menyebabkan aliran air tidak lancar dari hulu ke hilir dan berpotensi memperparah genangan di kawasan pertanian milik warga.

“Air ini tidak bisa mengalir lancar sampai ke laut karena ada beberapa titik yang tertutup dan menyempit. Akibatnya lahan warga tergenang, tanaman mereka banyak yang mati. Hal-hal seperti ini yang kita soroti karena berdampak langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Edi menambahkan, setelah peninjauan lapangan, DPRD bersama pihak perusahaan dan perwakilan warga melanjutkan dengan rapat gabungan untuk mencari solusi terbaik. Namun, pembahasan tersebut belum menghasilkan kesepakatan bersama karena kedua pihak masih bertahan pada pendirian masing-masing.

“Pertemuan kali ini masih buntu. Masyarakat tetap berpegang pada harga lahan yang sudah disepakati sebelumnya, yaitu Rp500 ribu per meter, sementara pihak perusahaan berpendapat bahwa penentuan harga sebaiknya melalui tim appraisal. Kami hanya berusaha memfasilitasi agar ada titik temu,” ujarnya.

Edi menegaskan DPRD tidak berpihak kepada salah satu pihak, namun berkomitmen memastikan hak-hak masyarakat terlindungi tanpa menghambat iklim investasi di daerah. Ia menilai, persoalan seperti ini seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan transparan antara perusahaan dan warga terdampak.

“Kita semua ingin suasana tetap kondusif. DPRD berharap kedua belah pihak bisa membuka ruang dialog lagi sebelum batas waktu yang ditetapkan warga berakhir pada 31 Oktober nanti. Jangan sampai persoalan ini menimbulkan gesekan di lapangan,” tegasnya.

Selain persoalan harga lahan, DPRD juga menyoroti aspek lingkungan dan tata kelola limbah perusahaan. Ia meminta pemerintah kota melalui instansi teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan pengecekan ulang terhadap sistem pengelolaan limbah PT PRI dan memastikan tidak ada kebocoran maupun pencemaran yang merugikan warga sekitar.

“Normalisasi drainase dan pengawasan terhadap aliran limbah harus segera dilakukan. Kita ingin memastikan tidak ada dampak lingkungan yang membahayakan masyarakat di sekitar area operasional,” tambah Edi.

Dalam kesempatan itu, DPRD juga memberikan beberapa catatan kepada warga untuk memperkuat posisi mereka secara administrasi. Salah satunya adalah agar warga terdampak segera melengkapi surat keterangan kepemilikan lahan dan kesepakatan bersama atas harga yang ditawarkan, sebagai dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah penyelesaian.

“Kami minta warga juga membuat daftar resmi siapa saja pemilik lahan yang terdampak dan apakah semuanya sepakat dengan harga yang ditetapkan. Ini penting supaya data yang kita pegang di DPRD bisa menjadi dasar ketika pemerintah ikut turun tangan,” jelasnya.

Edi menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan hingga batas waktu yang telah disepakati bersama. Ia berharap sebelum tanggal 31 Oktober 2025, ada kesepakatan yang bisa diterima kedua pihak agar tidak menimbulkan aksi penutupan jalan maupun potensi konflik sosial di lapangan.

“Dua hari ke depan ini krusial. Kami tetap berharap ada itikad baik dari kedua belah pihak. Pemerintah dan DPRD siap memfasilitasi kembali jika dibutuhkan pertemuan lanjutan. Intinya, semua pihak harus sama-sama menjaga agar investasi tetap berjalan, tapi hak warga juga tidak terabaikan,” tutupnya.(Mt)

Tags: DPRD Kota TarakanEdi PatananHeadlineJuata PermaiLahanPT Phoenix Resources InternationalPT PRISengketa

Berita Lainnya

Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan
Parlemen

Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan

6 Agustus 2026 16:20
Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah
Parlemen

Dorong Transparansi, Tamara Usul Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Pakai Sistem SPMB

6 Agustus 2026 14:58
Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga
Parlemen

Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga

6 Agustus 2026 14:44
Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Gelontorkan Bantuan Alsintan
Parlemen

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Gelontorkan Bantuan Alsintan

6 Agustus 2026 14:33
Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah
Parlemen

Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah

6 Agustus 2026 13:14
Supa’ad Hadianto Minta Transparansi dan Kolaborasi Pengelolaan Beasiswa Kaltara Unggul
Parlemen

Supa’ad Hadianto Minta Transparansi dan Kolaborasi Pengelolaan Beasiswa Kaltara Unggul

6 Agustus 2026 12:57
Next Post

Menjelang Nataru, Harga dan Pasokan Pangan di Balikpapan Masih Terkendali

Balikpapan Timur Segera Miliki Sekolah Negeri Baru, Pemerintah Siapkan Fasilitas Lengkap

Bripda Muhammad Sukamto Persembahkan Medali Perunggu untuk Brimob Polda Kaltara di Ajang Wushu PON Beladiri 2025

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Derry Pilih Damai, Perselisihan dengan Karyawan Bank Diselesaikan Secara Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sirkuit Balap Bertaraf Internasional Siap Dibangun Tahun Ini di Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Wali Kota Tarakan Beri Arahan Tegas ke DPMPTSP dan Disdik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 21:15

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

6 Agustus 2026 21:05
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP