TARAKAN – Sebanyak kurang lebih 21 pegawai Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) kota Tarakan terpapar Covid-19. Untuk sementara layanan kepada masyarakat dilakukan melalui online.
Dikonfirmasi, Kepala DPPP Elang Buana mengatakan bahwa sebelumnya hanya ada satu staff yang sakit, apakah pegawai lainya terpapar dari yang bersangkutan atau tidak belum diketahui.
“Sebetulnya semua disana (Kantor) pakai masker semua, apakah tertular dari pertama kita belum tahu,” katanya, Selasa (6/7/2021).
Elang mengungkapkan, staff pertama yang terpapar adalah tenaga penyuluh kemudian tenaga enumerator (petugas pemantau stok dan harga) yang memang petugas ini biasa bertemu orang seperti petani dan lainya dan dinilai rawan.
“Nah itu apakah kenanya dari mana kita tidak tau, cuma memang ketahuan yang datang dari luar kenapa gak PCR itukan jadi curiga semua orang kesitu,” ungkapnya.
Elang menambahkan, dari informasi staff kepala seksi, yang bersangkutan sebelumnya keluar daerah yakni pergi ke Meda untuk menghadiri pernikahan keluarga.
Jumlah pegawai DPPP mencapai 60 orang, saat ini sebagian sudah positif Covid-19 dan isolasi mandiri, kemudian beberapa masih menunggu hasil.
“Pegawai kurang banyak sekali, Jadi pelayanan jelas terganggu, namun masih tetap ita layani tapi dari rumah secara online lewat telepon, lewat WA,” pungkasnya. (wic/iik)














Discussion about this post