• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

“Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”

by Redaksi
14/05/2022
in Opini
A A

Roniansyah, S.K.M (Ketua Karang Taruna Kota Tarakan). Foto: Dok Pribadi

Oleh: Roniansyah, S.K.M (Ketua Karang Taruna Kota Tarakan)

Saat kita berkenalan dengan seseorang, pasti ada pertanyaan, Kamu orang mana?

Kemudian, kita menjawab, Saya orang sini.

Baca Juga

98 Tahun Sumpah Pemuda: Tak Cukup Dirayakan, Tapi Harus Diperjuangkan

Menakar Bauran Kebijakan Bank Indonesia Oktober 2026

ISEF 2026: UMKM Kaltara Melangkah dari Daerah ke Pasar Dunia

QRIS Cross Border

Tapi, ada pertanyaan lainnya, Maksud saya, kamu asalnya dari mana?

Dari pertanyaan tersebut, pasti kita menjelaskan asal usul kita. Mungkin, tempat kelahiran dan tempat yang sekarang kita tempati itu berbeda. Asal kakek, asal nenek, asal ayah, asal ibu, juga biasanya berbeda.

Terkadang, itu membuat kita bingung. Darah kita mungkin berbeda, tidak ada kekerabatan, tapi di mana bumi dipijak di situlah kita menjalani kehidupan.

Pertama, mungkin sekarang kita di daerah A, tapi sebenarnya kita tidak lahir di daerah A, tapi sudah sebagaimana mestinya kita menjalankan kehidupan ini.

Kita perlu sadari bahwa kita adalah makhluk yang dinamakan “Manusia”. Kita bukanlah “Manusia Super, bukan pula Malaikat”. Manusia sejatinya hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Kita ada karena mereka dan mereka ada karena kita.

Kita membutuhkan orang lain dan orang lain juga membutuhkan kita. Kita hidup di tengah – tengah manusia yang majemuk dan memiliki berbagai karakter dan gaya hidup, tradisi dan adat budaya serta kepercayaan masing-masing.

Kedua, kita hidup di manapun kita berada untuk menjadikan hidup kita berguna bagi orang lain, membangun tatanan sosial masyarakat, mendukung pembangunan pemerintah, membela ketidakadilan, penindasan dan ketidakberpihakan.

Kita mempunyai peran di dunia ini untuk mewujudkan “Kedamaian” bagi orang lain, bagi masyarakat dan orang banyak di mana kita ada. Kita harus menghargai orang lain, menghargai adat, tradisi, budaya dan tata cara yang berlaku sah di mana kita ada.

Ketiga, Sejatinya kita bukanlah orang-orang perusak, perusuh, bukan oknum yang membodohi, melainkan mencerdaskan. Kita adalah pembawa terang bukan kegelapan. Kita bukan pemicu ancaman tetapi ketentraman. Apapun kata orang itu tidaklah penting, namun apa yang telah kita lakukan bagi orang lain.

“Di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung”. Kita menghormati Pemerintah yang memimpin kita dengan baik, kita menghormati segala aturan maupun adat istiadat yang berlaku. Kita menghormati hak hidup orang banyak dan hak azasi manusia. Kita menghargai pendapat dan saran serta kritik orang lain yang membangun kebersamaan.

Namun, kita juga siap menentang ketidakadilan dan kesenjangan sosial serta menyuarakan kebenaran. Kita harus menunjukkan hidup yang bermartabat dan penuh kasih sayang terhadap sesama manusia dan alam semesta. Orang lain akan menilai kita dari apa yang kita lakukan, bukan hanya apa yang kita katakan saja. (*)

Tags: Opini

Berita Lainnya

98 Tahun Sumpah Pemuda: Tak Cukup Dirayakan, Tapi Harus Diperjuangkan
Opini

98 Tahun Sumpah Pemuda: Tak Cukup Dirayakan, Tapi Harus Diperjuangkan

27 Oktober 2026 19:21
Menakar Bauran Kebijakan Bank Indonesia Oktober 2026
Ekonomi

Menakar Bauran Kebijakan Bank Indonesia Oktober 2026

26 Oktober 2026 17:18
ISEF 2026: UMKM Kaltara Melangkah dari Daerah ke Pasar Dunia
Ekonomi

ISEF 2026: UMKM Kaltara Melangkah dari Daerah ke Pasar Dunia

21 Oktober 2026 00:05
QRIS Cross Border
Energi

QRIS Cross Border

13 Oktober 2026 21:08
Demokratisasi Kredit Domestik Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Ritel dan Perannya dalam Menjaga Kemandirian Finansial Nasional
Ekonomi

Demokratisasi Kredit Domestik Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Ritel dan Perannya dalam Menjaga Kemandirian Finansial Nasional

6 Oktober 2026 11:06
BI-Rate 5,75%: Menjaga Rupiah, Melindungi Pasar
Ekonomi

BI-Rate 5,75%: Menjaga Rupiah, Melindungi Pasar

30 September 2026 17:48
Next Post
Harga Telur dan Minyak Goreng Melambung, Dorong Inflasi Januari 2022 di Kaltara

BI Perkirakan Triwulan II 2022 Ekonomi Kaltara Kembali Tumbuh Tinggi

Tiket Pesawat mahal, Picu Inflasi April di Kaltara

Tiket Pesawat mahal, Picu Inflasi April di Kaltara

Satgas TMMD Kebut Renovasi Rumah Ibadah di Tana Tidung

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

    Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setiap Liter Berarti, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Jaga Ketepatan Takaran BBM di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disbudporapar Targetkan Tarakan Juara Umum Porprov II Kaltara di Malinau, Ini Daftar Cabor Diikuti 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Tuntutan AMRT ke DPRD Tarakan, Desak Solusi Nyata 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemendikdasmen Undang Bunda PAUD Tana Tidung, Bahas Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolsek Tanjung Palas Hadiri Penanaman Jagung Bersama Kelompok Tani di Salimbatu

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolsek Tanjung Palas Hadiri Penanaman Jagung Bersama Kelompok Tani di Salimbatu

3 November 2026 11:51
Wujudkan Program Prioritas Kapolri, Polda Kaltara dan Polresta Bulungan Gelar Green Policing di Hutan Bundayati

Wujudkan Program Prioritas Kapolri, Polda Kaltara dan Polresta Bulungan Gelar Green Policing di Hutan Bundayati

3 November 2026 11:46
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP