• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Persoalan Batas Jalan, Warga Bersama PT. PRI Sepakat Dilakukan Pengukuran Ulang

by Redaksi
12/07/2024
in Parlemen, Politik
A A
Persoalan Batas Jalan, Warga Bersama PT. PRI Sepakat Dilakukan Pengukuran Ulang

Komisi III DPRD Kota Tarakan fasilitasi pertemuan warga dengan PT PRI soal batas jalan. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – PT Phoenix Rescourse Internasional (PRI) bersama warga dihadirkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi Komisi III DPRD Kota Tarakan, terkait masalah batas jalan RT 01 Kelurahan Juata Permai, Kamis (11/7/24). Hadir juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

RDP ini, dilakukan menyusul dilakukannya kunjungan lapangan (kunlap) Komisi III DPRD Kota Tarakan ke lokasi yang dikeluhkan warga, Selasa (9/7/24). Lokasi yang disebut warga Jalan Kelapa itu, dikeluhkan lantaran  bersinggungan dengan PT PRI dan ditutup sepihak oleh perusahaan.

Baca Juga

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III

Manfaatkan Momentum Pusat, Nasir Optimis Perjuangan DOB Kaltara Berlanjut

Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal

Dua Ranperda Disepakati, DPRD Kaltara Minta Implementasi Tak Sekadar di Atas Kertas

“RDP tadi sudah memanggil OPD, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan warga, hasilnya kami rekomendasikan agar warga dan perusahaan melakukan permohonan pengukuran ulang masing-masing batas tanah. Supaya titik tanah dan jalan kelapa yang jadi permasalahan, bisa ditemukan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Muhammad Hanafia.

Termasuk pagar yang dipasang PT PRI juga akan dipastikan kembali, apakah melanggar atau memasuki rencana badan Jalan Kelapa atau tidak. Diketahui lahan rencana badan Jalan Kelapa yang akan dibuat warga atas inisiatif sendiri, sementara masuk dalam area perkebunan milik warga.

“Nanti finalnya (kejelasan batas tanah warga dan perusahaan) setelah dilakukan pengukuran ulang,” imbuhnya.

Baca juga : Tengahi Perselisihan Batas Jalan, DPRD Tarakan Fasilitasi Pertemuan Warga dengan PT PRI 

BPN menyepakati siap membantu warga dan perusahaan dalam hal permohonan pengukuran ulang di lapangan. Namun ada beberapa mekanisme yang harus dipenuhi, sesuai PP No. 128 tentang pengukuran ulang.

Dengan sistem digital saat ini, pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan atau yang diberikan kuasa langsung mengisi formulir untuk mengajukan permohonan pengukuran ulang.

“Memang rata-rata warga punya sertifikat, tapi untuk menjelaskan atau memberikan titik terang Jalan Kelapa yang dianggap hilang, maka harus wajib melakukan pengukuran ulang,” jelasnya.

Ia meminta semua warga yang ada di sekitar batas antara PT. PRI dengan Jalan Kelapa, bisa hadir saat pengukuran ulang nanti. Termasuk pihak terkait yang melakukan transaksi jual beli antara PT. PRI dengan pemilik sebelumnya juga diminta turut hadir. Hal ini untuk memastikan posisi jalan yang dimaksud.

“Jalan Kelapa ini sudah kami cek tidak ada dalam daftar SK Jalan Pemerintah Kota Tarakan. Ternyata itu adalah jalan yang dibuat oleh kelompok tani sendiri. Kesepakatan antara anggota kelompok tani, makanya semua harus hadir. Saya kira ini perbedaan persepsi, sehingga badan jalan yang ditunjuk itu dianggap masuk ke pagar PT. PRI. Walaupun kita belum bisa pastikan benar atau tidak,” tandasnya.

Baca juga : Anggaran Rp130 Miliar, DPRD Tarakan Menilai Pemeliharaan dan Perbaikan Jalan Harusnya Maksimal 

Dari hasil RDP ini juga, pihak perusahaan menyatakan siap membongkar pagarnya apabila ternyata benar diluar surat sertifikat yang dimiliki. Warga juga harus menerima jika memang benar jalan itu masuk dalam pagar lahan PT. PRI.

Selain itu, ada permintaan dari Komisi III DPRD Kota Tarakan yang memfasilitasi pertemuan tersebut, supaya ada kebijakan dari perusahaan apabila jalan ini memang masuk dalam lahan  PT. PRI. Pimpinan perusahaan diharapkan memberikan ruang kepada warga.

“Kalau dari klaim warga kan ada 4 x 600 meter yang masuk dalam pagar PT. PRI, maka kita minta kebijakan perusahaan apakah 1×600 meter atau 2×600 meter atau bagaimana nanti di lapangan, supaya jalan yang direncanakan tetap ada dan bisa dilewati warga sesuai kesepakatan bersama,” harapnya.

Melalui Humas Perusahaan, Eko Wahyu, kata dia siap memfasilitasi atau memperjuangkan ke pimpinan agar ada kebijakan khusus. Sama halnya dengan warga, diminta bersabar dalam menghadapi permasalahan.

Baca juga : PSU Tidak Mengakomodir Daftar Pemilih Khusus Baru 

“Jangan gegabah dalam membuat keputusan, karena lembaga DPRD kan sudah turun tangan memfasilitasi untuk mencari solusi supaya warga juga nyaman dan perusahaan kondusif. Paling penting kami lihat pemagaran yang dilakukan perusahaan bukan bersifat permanen, tapi untuk menjaga mengamankan aset dan kegiatan didalam,” tegasnya.

Pagar yang dibuat pihak perusahaan juga dalam bentuk semi permanen, sedangkan beton hanya pondasi. Dibagian atas masih besi kawat dan sewaktu-waktu bisa dibongkar.

“Kita melihat itu tidak menggangu pekerjaan (perusahaan) lah,” pungkasnya.(**)

Tags: DPRD Kota TarakanHeadlineKomisi III DPRD Kota TarakanMuhammad HanafiaPT Phoenix

Berita Lainnya

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III
Politik

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III

3 Oktober 2026 06:46
Kaltara Darurat Pangan, Muhammad Nasir Ajak Saudagar PSBM Berinvestasi
Parlemen

Manfaatkan Momentum Pusat, Nasir Optimis Perjuangan DOB Kaltara Berlanjut

2 Oktober 2026 16:48
Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal
Parlemen

Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal

2 Oktober 2026 14:29
Parlemen

Dua Ranperda Disepakati, DPRD Kaltara Minta Implementasi Tak Sekadar di Atas Kertas

1 Oktober 2026 19:56
Cudarsiah Apresiasi Penyerahan Mesin Diesel untuk Nelayan, Wujud Nyata Aspirasi Masyarakat Direalisasikan
Parlemen

Cudarsiah Apresiasi Penyerahan Mesin Diesel untuk Nelayan, Wujud Nyata Aspirasi Masyarakat Direalisasikan

1 Oktober 2026 12:48
DPRD Ketok Perda SOTK Baru, Ini OPD Tarakan Resmi Digabung Demi Efisiensi
Parlemen

DPRD Ketok Perda SOTK Baru, Ini OPD Tarakan Resmi Digabung Demi Efisiensi

30 September 2026 10:46
Next Post
194 Kotak Suara PSU Didistribusikan ke Kelurahan, Pergeseran ke TPS Besok

194 Kotak Suara PSU Didistribusikan ke Kelurahan, Pergeseran ke TPS Besok

Polda Kaltim Gelar Tactical Floor Game, Susun Skenario Pengamanan Jelang Pilkada 2024

Pembinaan Teknis dan Pembekalan 3 Pilar Kamtibmas dalam Menjaga Kondusifitas pada Penyelenggaraan Pilkada Kaltim 2024

Pembinaan Teknis dan Pembekalan 3 Pilar Kamtibmas dalam Menjaga Kondusifitas pada Penyelenggaraan Pilkada Kaltim 2024

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Danrem 092/Maharajalila Sambut Kunker Menhan di Yonif TP 880/Benuanta dan Yonif TP 922/Upun Taka

Danrem 092/Maharajalila Sambut Kunker Menhan di Yonif TP 880/Benuanta dan Yonif TP 922/Upun Taka

3 Oktober 2026 21:45

Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

3 Oktober 2026 20:13
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP