• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pemprov Dorong Pembangunan Berwawasan Hijau di Kaltara

by Redaksi
10/01/2020
in Daerah
A A
Pemprov Dorong Pembangunan Berwawasan Hijau di Kaltara

PEMBANGUNAN HIJAU : Asisten II Setprov Kaltara, H Syaiful Herman saat memimpin pertemuan awal GGP, Kamis (9/1). Poto: Humas Provinsi Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong implementasi pembangunan hijau atau Green Growth Program (GGP). Progam yang menjadi gagasan Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) RI, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya ini, akan dilakukan juga di Kaltara.

Demikian disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangnan Syaiful Herman, saat mewakili Gubernur membuka pertemuan dalam rangka membicarakan langkah awal dalam memulai GGP di Kaltara. Rapat dilangsungkan di Ruang Rapat Lantai I Kantor Gubernur, Kamis (9/1).

Baca Juga

Dorong Kepatuhan PROPER dan Regulasi, PPLI Edukasi Industri Kaltim soal Pengelolaan Limbah B3

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

Jambore Ceria 2026 Tana Tidung Resmi Ditutup, Peserta Raih Penghargaan

18.329 Peserta JKN Masih Nonaktif, BPJS Kesehatan Tarakan Minta Masyarakat Segera Reaktivasi

Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan Bapenas Perwakilan,  dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pewakilan Duta Besar Norwegia dan perwakilan dari  Global Green Growth Institute (GGGI), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara.

Syaiful mengatakan, rapat awal ini bertujuan untuk memetakan dan untuk mengidentifikasi usulan-usulan atau program pertumbuhan hijau yang ada di Kaltara. Dengan mendorong terwujudnya GGP di Kaltara. “Tujuan akhir dari rencana pembangunan hijau ini ialah menumbuhkan perekonomian yang kuat, namun tetap berwawasan lingkungan,” kata Syaiful.

Program ini, lanjut Syaiful, awalnya hanya akan dilakukan di 2 provinsi di Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Namun setelah dilakukan perluasan, pemerintah memutuskan untuk ditambahkan di 2 provinsi lain di Kalimantan. Yaitu di Kaltara dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Diungkapkan, luas hutan Kaltara berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.8106/MEN-LKH-PKTL/KUH/PLA.2/11/2018, adalah sekitar 5,65 juta hektare.  Hutan Kaltara merupakan salah satu paru-paru dunia. Sehingga akan sangat cocok jika pemerintah mengembangkan model ekonomi hijau untuk menjaga kelestarian hutan di Kaltara.

Dalam menjaga kelestarian hutan, menurut Syaiful, salah satu yang penting ialah pengawasan kepada perusahaan-perusahaan yang ada. Sebagaimana yang diketahui, pada kebakaran hutan dan lahan 2019 kemarin banyak dilakukan oleh oknum perusahaan.

“Bisa kita ambil contoh ialah kehidupan orang-orang yang tinggal di hutan. Di mana mereka masih tetap melestarikan hutan dengan tingkat pengetahuan tidak begitu tinggi,” katanya.

Untuk dikethui, dalam mendukung ekonomi berbasis lingkungan yang besar pengaruhnya atas perubahan iklim, Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie telah tergabung dalam Governor’s Climate and Forest (GCF) yang pada pertemuan tahunannya tahun 2019 lalu yang diadakan di Madrid Spayol.

Acara tahunan internasional yang diikuti oleh para Gubernur dari beberapa negara itu, untuk mendiskusikan masalah pelestarian hutan dan kaitannya terhadap perubahan iklim di dunia.  (**/Redaksi)

Tags: borneoFBFokusfokusborneoPembangunan HjauPemprov KaltaraTanjung Selor

Berita Lainnya

Daerah

Dorong Kepatuhan PROPER dan Regulasi, PPLI Edukasi Industri Kaltim soal Pengelolaan Limbah B3

2 Oktober 2026 19:04
Daerah

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

2 Oktober 2026 09:47
Daerah

Jambore Ceria 2026 Tana Tidung Resmi Ditutup, Peserta Raih Penghargaan

2 Oktober 2026 08:33
Besok, BPJS Kesehatan, Pemprov, dan DPRD Gelar Rekonsiliasi Kejelasan 30.727 JKN Terancam Nonaktif 
Daerah

18.329 Peserta JKN Masih Nonaktif, BPJS Kesehatan Tarakan Minta Masyarakat Segera Reaktivasi

2 Oktober 2026 08:19
Daerah

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 21:15
Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI
Daerah

Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI

1 Oktober 2026 20:29
Next Post
Hari Ini, Tim CIECC akan Kunjungan Lokasi PLTA Kayan

Hari Ini, Tim CIECC akan Kunjungan Lokasi PLTA Kayan

Nelayan Berharap, APMS Kembali Layani BBM Khusus Laut

Nelayan Berharap, APMS Kembali Layani BBM Khusus Laut

BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Peserta Turun Kelas Perawatan

Hingga Januari 2020, 736 Peserta BPJS Kesehatan Tarakan Turun ke Kelas 3

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan di Jalan Pulau Banda Tarakan, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sertipikat Tanah Hilang? Kantah Balikpapan Layani Proses Penerbitan Sertipikat Pengganti

2 Oktober 2026 20:29

BI Balikpapan Ungkap Pemicu Inflasi September di Balikpapan dan PPU

2 Oktober 2026 20:18
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP