• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Sering Datang Lewat Masa Panen, Hasan Basri Meminta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk

by Redaksi
8 Januari 2021 11:17
in Daerah, Politik
A A

Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri

JAKARTA – Pimpinan Komite II DPD RI Hasan Basri minta pemerintah jamin ketersediaan pupuk bagi para petani. Keberadaan pupuk sering dikeluhkan para petani karena baru ada setelah masa tanam sudah lewat.

“Saya mengusulkan pupuk subsidi dihapus. Harga pupuk yang diatur ada harga bawah dan harga atas tentu disesuaikan dengan jenis dan kwalitas. Selama ini pupuk sering datangnya terlambat, masa tanam sudah lewat baru ada pupuk,” kata Hasan Basri, Jumat (8/1/21).

Baca Juga

Cari Solusi Jembatan Pantai Amal, DPRD Tarakan Agendakan Temui Koderal Minta Kebijakan

Tingkatkan Kualitas PAUD, Disdik Tana Tidung Optimalkan Peran Gugus dan PKG

Jembatan RT 7 Pantai Amal Rusak Parah, Komisi III DPRD Tarakan Desak Pembangunan Permanen

Wali Kota Rahmad Mas’ud Pastikan BPJS Gratis Tetap Aman, Warga Balikpapan Diminta Tak Khawatir

Ketersediaan pupuk dimasa tanam pertama dan masa tanam kedua, sangat dinanti para ketani. Sebab keberhasilan bercocok tanam, terganggu terhadap ketersediaan pupuk.

“Ini perlu mendapat perhatian pemerintah pusat khususnya Kementerian Pertanian untuk menjaga ketahanan pangan. Seringkali petani dipermainkan para tengkulak yang memberikan pinjaman pupuk dengan pembayaran pasca panen dengan harga yang tinggi,” ujar Wakil Ketua Komite II DPD RI.

Diharapkan penyediaan pupuk tidak hanya difokuskan pada daerah lumbung pangan di Pulau Jawa, tetapi juga daerah lainnya seperti di Pulau Kalimantan.

“Adanya pupuk ini bisa merangsang para petani di Pulau Kalimantan dalam mengembangkan hasil olahan pertaniannya. Selama ini dalam bercocok tanam para petani khususnya di Kalimantan Utara, jarang menggunakan pupuk karena minimnya ketersediaan pupuk apalagi yang berada di daerah pedalam,” ucap HB.

Tidak hanya untuk bercocok tanam padi, ketersediaan pupuk juga harus disiapkan buat perkebunan dan perikanan seperti budi daya tambak. Permasalah lainnya, keberadaan penyuluh untuk meningkatkan sumber daya manusia yang handal untuk mewujudkan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang tangguh, produktif, efisien, dan berdaya saing.

“Upaya revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan yang didukung oleh adanya sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan, sangat perlu. Sistem penyuluhan selama ini belum didukung oleh peraturan perundang-undangan yang kuat dan lengkap. Sehingga kurang memberikan jaminan kepastian hukum serta keadilan bagi pelaku utama, pelaku usaha, dan penyuluh,” beber Senator Muda Kaltara.

Menurutnya perubahan peraturan perundang-undangan dan kebijakan penyuluhan yang demikian cepat, telah melemahkan semangat dan kinerja para penyuluh. “Sehingga dapat menggoyahkan ketahanan pangan dan menghambat pengembangan perekonomian nasional,” tutup alumni Magister Universities Borneo Tarakan.(wk)

Tags: DPD RIFbFokusborneoHasan BasriKaltaraKetua komisi 2PupukTarakan

Berita Lainnya

Cari Solusi Jembatan Pantai Amal, DPRD Tarakan Agendakan Temui Koderal Minta Kebijakan
Parlemen

Cari Solusi Jembatan Pantai Amal, DPRD Tarakan Agendakan Temui Koderal Minta Kebijakan

17 April 2026 14:50
Daerah

Tingkatkan Kualitas PAUD, Disdik Tana Tidung Optimalkan Peran Gugus dan PKG

17 April 2026 14:34
Jembatan RT 7 Pantai Amal Rusak Parah, Komisi III DPRD Tarakan Desak Pembangunan Permanen
Parlemen

Jembatan RT 7 Pantai Amal Rusak Parah, Komisi III DPRD Tarakan Desak Pembangunan Permanen

17 April 2026 14:21
Wali Kota Rahmad Mas’ud Pastikan BPJS Gratis Tetap Aman, Warga Balikpapan Diminta Tak Khawatir
Daerah

Wali Kota Rahmad Mas’ud Pastikan BPJS Gratis Tetap Aman, Warga Balikpapan Diminta Tak Khawatir

17 April 2026 13:29
Daerah

Disdikbud Tana Tidung Matangkan Implementasi Pembelajaran Mendalam Siklus 2 Lewat Rakor Daring

17 April 2026 12:58
DPRD Tarakan Dukung Rencana Ekspo May Day, Herman Hamid: Terobosan Positif dan Berdampak Ekonomi
Parlemen

DPRD Tarakan Dukung Rencana Ekspo May Day, Herman Hamid: Terobosan Positif dan Berdampak Ekonomi

17 April 2026 10:34
Next Post

Pemda KTT Bersih - Bersih di Awal Tahun 2021

Bertambah 75 orang, Total Pasien Covid-19 Sembuh di Tarakan Capai 1.414 Orang

Ditengah Pandemi Covid-19, Pembangunan di Tana Tidung Tetap Berjalan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya 24 April, Supa’ad Hadianto: Ini Solusi Transportasi Ekonomis bagi Warga Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Disdikbud Tana Tidung Peringatkan Sekolah Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik PHK Petugas Kebersihan Tarakan: DPRD Kecam PT Meris Tak Manusiawi, DLH Akui Dilema Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Karyawan Sering Menunggak, Komisi I DPRD Tarakan Warning Manajemen PT Siantar Tara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ORKI Kaltara Targetkan Pembentukan Pengurus di Seluruh Kabupaten dan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Cari Solusi Jembatan Pantai Amal, DPRD Tarakan Agendakan Temui Koderal Minta Kebijakan

Cari Solusi Jembatan Pantai Amal, DPRD Tarakan Agendakan Temui Koderal Minta Kebijakan

17 April 2026 14:50

Tingkatkan Kualitas PAUD, Disdik Tana Tidung Optimalkan Peran Gugus dan PKG

17 April 2026 14:34
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP