TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melakukan vaksinasi yang dilaksanakan di Pendopo Jafarudin. Orang pertama menerima suntik vaksin ini, terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tokoh masyarakat, Selasa (2/2/21).
Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung, tidak bisa mendapat suntikan vaksin Covid-19. Untuk Bupati H. Undunsyah usianya sudah lebih dari 59 tahun, Wabup Markus sedang sakit dan Sekda Said Agil ada penyakit tekanan. Dari Pemkab Tana Tidung, diwakili Kepala Satuan Polisi Praja Agus Bakthiar.
Bupati Tana Tidung H. Undunsyah dalam sambutan yang dibacakan Sekda Said Agil menyampaikan sasaran penerima vaksin Covid-19, tahap pertama diprioritaskan tenaga kesehatan dan tahap kedua TNI-Polri.
â€Pemkab Tana Tidung menyambut baik dengan dicanangkannya vaksinasi ini, sehingga kita bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bahwasannya vaksin yang dilaksanakan adalah vaksin yang telah memenuhi uji kesehatan dengan dikeluarkannya izin dari BPOM dan standar kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” kata Bupati.
Pemkab Tana Tidung berharap, Tim Satgas Covid-19 yang dimotori Dandim 0914/ Tana Tidung Letkol. Czi. Prio Tri Utomo bisa terus memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak ragu untuk disuntik vaksin. Pemberian vaksin tersebut, sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 selain harus tetap menerapkan prokes yakni 5 M.
“Perlu juga disampaikan dan dijelaskan kepada seluruh masyarakat, jangan terbawa oleh isu pemberitaan yang terkadang mendistorsi vaksin dengan berbagai macam pandangan. Padahal vaksin yang ada ditunggu-tunggu oleh warga masyarakat sedunia. Sekali lagi dengan vaksin diharapkan masyarakat tidak bingung, masyarakat harus yakin dengan vaksin yang ada,” terang Bupati.
H. Undunsyah menambahkan vaksinasi ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kekebalan tubuh. Meskipun begitu masyarakat Tana Tidung yang sudah menerima vaksinasi untuk tetap menerapkan prokes dengan 5 M.
“Walaupun nantinya sudah terbentuk imuniti, tetapi masyarakat tetap dihimbau melakukan prokes. Sekali lagi seluruh jajaran Tim Covid-19 Kabupaten dan Kecamatan terus memperhatikan perkembangan Covid di wilayahnya masing-masing serta memberikan edukasi serta penjelasan kepada masyarakat tentang benar adanya Covid-19,” imbau Bupati.
Sementara itu, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di KTT mencapai 174 orang 2 diantaranga meninggal dunia.
“Ini tentu sangat menyedihkan dan Tana Tidung harus siaga tidak boleh lengah. Mari kita ingatkan diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan agar tidak lalai dalam penerapan prokes salah satunya tetap menggunakan masker. Satgas Covid-19 juga dihimbau untuk terus mengingatkan kepada para pengelola usaha, baik pasar, travel dan sebagainya harus sadar menerapkan prokes secara bertanggung jawab dan konsisten,” tutup Bupati.(ai/Iik)















Discussion about this post