TANA TIDUNG – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali – Hendrik komitmen melestarikan kearifan lokal melalui berbagai program kebijakan Pemerintah Daerah.
Ibrahim Ali menjelaskan, Pemkab KTT sangat konsen untuk itu (kearifan lokal) berbagai inovasi akan dilakukan untuk melestarikan budaya dan adat istiadat lokal.
Lebih lanjut, Ia mengatakan Kabupaten Tana Tidung sangat identik dengan adat istiadat yang kental, namun semua itu belum terlihat hanya pada even – even atau kegiatan tertentu saja.
“Kita mengharapkan semua bangunan – bangunan pemerintahan ada menunjukan identitas kedaerahan, kita belum melihat ornamen kedaerahan,” jelasnya, Rabu (3/3/2021).
Selain bangunan, inovasi lain untuk melestarikan budaya yaitu bahasa daerah akan dimasukan dalam kurikulum pendidikan di KTT. Secara teknis Bupati sudah memerintahkan kepada Dinas Pendidikan untuk memasukanya dalam kurikulum.
“Nanti kami atur dalam Perbup. Kemudian seluruh ASN wajib menggunakan pakaian Batik khas KTT pada setiap hari Jumat,” sambungnya.
Untuk baju motif Batik KTT, Pemkab akan membuat sayembara khusus desain motif batik KTT dan kemudian nantinya akan di patenkan.
Batik ini wajib dipakai oleh seluruh ASN mulai Bupati – Wakil Bupati, DPRD sampai staff ketika ada kegiatan lokal, nasional, maupun internasional.
Bicara kearifan lokal dan budaya daerah, tidak hanya satu OPD saja tapi lintas OPD terkait, sehingga tidak ada lagi ego-ego sektoral semua akan terlibat sesuai tugas fungsi masing-masing. (fb01/Iik)















Discussion about this post