• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Viral Guru Honor di Pecat, PJ Walikota Tarakan Undang 28 Guru dan Cari Solusi

by Redaksi
11/05/2024
in Daerah, Pemkot Tarakan, Pendidikan
A A

Pj Wali Kota Tarakan, Bustan mengumpulkan 28 guru honorer tersebut untuk membahas solusi bersama, Sabtu (11/5/2024). Turut dihadirkan juga organisasi perangkat daerah yang membidangi maupun Universitas Borneo Tarakan (UBT).

TARAKAN, – Keluhan guru honorer yang diberhentikan akhir April lalu viral di media sosial (medsos). Oknum guru honorer tersebut merasa tidak dibutuhkan lantaran sudah ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 yang sudah mulai mengajar di Bulan Mei.

Pj Wali Kota Tarakan, Bustan mengumpulkan 28 guru honorer tersebut untuk membahas solusi bersama, Sabtu (11/5/2024). Turut dihadirkan juga organisasi perangkat daerah yang membidangi maupun Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Baca Juga

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren

Bicara di Komite 4 PBB, Teguh Santosa Paparkan Kemajuan Pembangunan di Sahara Maroko

Vamelia Ibrahim: PGRI Harus Jadi Wadah Aspirasi dan Perlindungan Guru

Salah satu honorer, Faisal mengatakan mengajar di kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan mendapat informasi pemberhentiannya 30 April lalu.

“Kami kalah dengan yang sudah tersertifikasi dan lulus PPPK, sementara saya mengajar di kelas VI SD yang akan ujian waktu itu. Lalu bagaimana kami menjelaskan kepada anak didik dan orang dirumah. Kami berharap solusi yang diberikan Pj. Wali Kota bisa membantu dan tidak memberhentikan sepihak secara mendadak,” ujarnya.

Pj. Wali Kota Tarakan, Bustan mengatakan pihaknyan sudah berupaya menindaklanjuti keluhan para guru honorer ini dengan memanggil seluruh instansi terkait, termasuk UBT. Ada dua solusi yang ditawarkan kepada guru kontrak yang masih terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Saya dapat informasi dari media sosial. Saya telaah dulu, tidak langsung respon. Supaya update, karena ini berkaitan tanggung jawab saya sebagai kepala daerah. Sudah saya hubungi juga Kemendikbud untuk memberikan klarifikasi solusi permasalahan ini,” ujarnya.

Ia pun sudah mengintruksikan solusi yang diberikan agar honorer tidak diberhentikan, namun tidak melanggar regulasi. Sehingga permasalahan diruntut secara komprehensif dan jelas.

“Kami tidak berhenti berpikir, supaya solusinya nanti tidak akan melanggar,” tegasnya.

Hanya saja ada solusi, tetapi terbentur dengan aturan. Walaupun pemerintah kota misalnya mempersiapkan anggaran untuk para honorer ini, tetapi jumlah kebutuhan guru kelas sudah terpenuhi dari PPPK. Solusi lainnya, menunggu guru yang pensiun untuk bisa diisi honorer pada April dan Juni nanti.

Selain itu ada aturan juga dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara yang mewajibkan seluruh non ASN dilakukan penataan dan dilarang merekrut non ASN batas akhir Desember 2024.

“Saya minta dicarikan solusi terbaik agar 28 guru ini tidak berhenti dan dicabut dari dapodiknya. Regulasinya kan memang begitu, kalau nanti tidak tahu. Semoga permasalahan ini tidak hanya di Tarakan tetapi juga seluruh Indonesia,” tuturnya.

Solusi lainnya terkait prajabatan Pendidikan Profesi Guru (PPG), namun belum bisa terlaksana juga karena tidak ada kuota untuk Kaltara. Selain itu, pendanaan PPG hanya bisa melalui anggaran Pemerintah Pusat, sehingga terintegrasi dengan data di pusat dan daerah.

“Kuota PPG tadi kita sudah minta UBT menyelesaikan masalah komunikasi terkait data. Nanti bersama Pemkot mengusulkan data yang diperbaharui, kita dorong untuk digelombang 2 nanti, 28 guru ini bisa terakomodir,” pungkasnya.

Hal ini dibenarkan Kabid Ketenagaan dan Sarpras Dinas Pendidikan Tarakan, Jabir. Kata dia, mekanisme PPPK diatur dalam Peraturan Kemenpan RB Nomor 649 Tahun 2023.

Pihaknya juga tidak mengeluarkan secara administrasi 28 guru honorer ini agar bisa ikut seleksi PPPK Tahun 2024. Pada seleksi PPPK, kuota pendaftar diatur dalam jalur khusus dan jalur umum yang datanya secara online dari Kemendikbud.

Penentuan data sudah dikunci SSCN, saat update data untuk mendaftar ujian seleksi PPPK. Sehingga daerah tidak bisa melakukan penyesuaian data secara manual.

Solusi dengan memanfaatkan tenaga honorer mengisi posisi guru ASN yang pensiun, paling dimungkinkan untuk bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Kalau untuk guru yang pensiun di Mei ini ada 6 orang, Juni 5 orang dan Juli 5 orang. Kita akan datakan tinggal menunggu sisanya atau mengisi untuk guru kelas di penerimaan siswa baru, jika ada rombel baru,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan FKIP UBT, Suyadi mengungkapkan PPG dibiayai Kemendikbud dalam upaya perbaiki kualitas guru.

“Tahun ini Kaltara tidak dapatkan kuota, alasannya data dapodik dari Badan Kepegawaian Pusat. Dengan perbaikan data dapodik, bisa kemungkinan ada kuota untuk kaltara. Mudahan penerimaan PPG yang setiap 4 bulan, pada gelombang kedua nanti ada jatah untuk Tarakan,” harapnya.(**)

Tags: dapodikguru honorerHeadlinePemkot TarakanPPG

Berita Lainnya

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya
Daerah

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

10 Oktober 2026 20:14
Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren
Daerah

Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren

10 Oktober 2026 19:19
Daerah

Bicara di Komite 4 PBB, Teguh Santosa Paparkan Kemajuan Pembangunan di Sahara Maroko

10 Oktober 2026 17:15
Vamelia Ibrahim: PGRI Harus Jadi Wadah Aspirasi dan Perlindungan Guru
Daerah

Vamelia Ibrahim: PGRI Harus Jadi Wadah Aspirasi dan Perlindungan Guru

10 Oktober 2026 07:58
DWP Kaltara Gelar Seminar Gaya Hidup Sehat dan Perawatan Kulit
Daerah

DWP Kaltara Gelar Seminar Gaya Hidup Sehat dan Perawatan Kulit

9 Oktober 2026 20:10
Daerah

Wagub Ingkong Kenang Jasa Mantan Pemimpin Bulungan

9 Oktober 2026 14:17
Next Post
Kelabuhi Petugas Bandara, Pelaku Simpan Sabu dengan Dilingkarkan di Paha Kaki

4 Kilogram Sabu Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Tarakan

Kelabuhi Petugas Bandara, Pelaku Simpan Sabu dengan Dilingkarkan di Paha Kaki

PLN-Ditjen Gatrik Sinergi Kendalikan Perubahan Iklim pada Subsektor Pembangkit Listrik

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danrem 092/Maharajalila Sambut Kunker Menhan di Yonif TP 880/Benuanta dan Yonif TP 922/Upun Taka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Kembali Beroperasi, Unit 1 Dipersiapkan Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

10 Oktober 2026 20:14
Aparat Gabungan Gelar Operasi Sarang Narkoba di Tarakan, 7 Orang Diamankan di Tiga Lokasi

Aparat Gabungan Gelar Operasi Sarang Narkoba di Tarakan, 7 Orang Diamankan di Tiga Lokasi

10 Oktober 2026 19:50
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP