• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Fasilitas ITF Bantu DLH Balikpapan Kelola Sampah Organik Berkelanjutan

by Redaksi
15/04/2025
in Daerah
A A

BALIKPAPAN, – Pengelolaan sampah melalui Intermediate Treatment Facility (ITF) merupakan langkah penting dalam pengurangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sekaligus mendukung program Kota Balikpapan menuju kota ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Dodi Yulianto menuturkan melalui fasilitas ITF ini, dilakukan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan

Baca Juga

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI

Rahmawati Zainal Bawa Wastra Kaltara ke Panggung Nasional di Kriyanusa 2026

Rakor Kemiskinan Kaltara, Wagub Tekankan Program Tepat Sasaran

Ia menyebutkan, fasilitas ini fokus pada pengolahan sampah organik. Khususnya yang berasal dari pasar tradisional dan wilayah Kelurahan Sepinggan.

“Sampah yang dikelola ITF ini mayoritas sampah yang berasal dari pasar, didominasi limbah organik seperti sayuran dan sisa bahan pangan lainnya. Dipilah dulu lebih detail untuk memastikan kualitas bahan organik yang baik,” ujarnya, Selasa (15/4/2025).

Setelah melalui proses pemilahan, sampah diolah menjadi kompos yang akan dibagikan secara gratis. Tidak hanya kepada masyarakat yang membutuhkan kepentingan sosial, maupun untuk menunjang kegiatan pertamanan kota.

“Saat ini, ITF memiliki kapasitas pengolahan hingga 10 ton sampah per hari. Tapi, volume yang diolah secara efektif masih berkisar antara 2 hingga 3 ton per hari,” ungkapnya.

Dodi menyebutkan terbatasnya area untuk penjemuran kompos menjadi salah satu kendala utama dalam pengolahan kompos.

“Lahan penjemuran yang minim menyebabkan jumlah kompos yang bisa kami hasilkan juga terbatas,” tuturnya.

Pengelolaan sampah setelah dilakukan pemilahan juga bisa menggunakan sistem Material Recovery Facility (MRF). Seperti yang diterapkan DLH Balikpapan di Kelurahan Gunung Bahagia.

Sistem yang berjalan efektif sejak mulai beroperasi pada tahun 2016, menjadi contoh praktik pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat yang patut diapresiasi.

“Pengambilan sampah dilakukan langsung dari sumbernya, yakni di titik-titik ET (Environmental Terminal), yang terbagi dalam empat zona,” ujar Rasman, Supervisor MRF Gunung Bahagia.

Di fasilitas ini, sampah dari seluruh RT di Kelurahan Gunung Bahagia yang terdiri dari 58 RT tersebut dikumpulkan dan dipilah.

Selanjutnya dilakukan proses pemilahan menggunakan mesin konveyor. Sampah organik dan non-organik dipisahkan, dengan bantuan ibu-ibu pekerja yang telah ditempatkan pada masing-masing titik pemilahan.

“Sampah non-organik seperti botol plastik, gelas, dan logam dipilah dan dikumpulkan untuk didaur ulang. Setiap harinya, dari proses pemilahan ini kita mendapatkan sekitar 200 hingga 250 kilogram sampah non-organik,” jelasnya.

Sedangkan sampah residu yang tidak dapat didaur ulang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sementara hasil pemilahan dikumpulkan dan dijual ke pengepul setiap bulannya.

Dari penjualan tersebut, MRF bisa menghasilkan sekitar 5 ton sampah daur ulang dan memperoleh pemasukan sekitar Rp8 juta hingga Rp9 juta per bulan. Seluruhnya kemudian disetor ke kas daerah.

“Kalau total sampah yang masuk bisa mencapai sekitar 8 ton per hari dari seluruh wilayah kelurahan. Tapi, ada sekitar 5 ton sampah yang bisa didaur ulang dan mendapatkan pemasukan,” tandasnya. (*)

Tags: Berita Balikpapanborneodinas lingkungan hidupDLH BalikpapanHeadlineIntermediate Treatment Facility (ITF)Trending

Berita Lainnya

Daerah

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 21:15
Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI
Daerah

Temui Kapolda Kaltara, KSBSI Bahas Isu Pengupahan 2027 hingga PHI

1 Oktober 2026 20:29
Daerah

Rahmawati Zainal Bawa Wastra Kaltara ke Panggung Nasional di Kriyanusa 2026

1 Oktober 2026 20:05
Daerah

Rakor Kemiskinan Kaltara, Wagub Tekankan Program Tepat Sasaran

1 Oktober 2026 18:05
Antrean SPBU Bulungan Mulai Terurai, Pertamina Perketat Pengawasan
Daerah

Antrean SPBU Bulungan Mulai Terurai, Pertamina Perketat Pengawasan

1 Oktober 2026 17:43
Daerah

Pemutihan Pajak Kendaraan Kaltara Berlaku Oktober, Denda Dihapus 100 Persen

1 Oktober 2026 17:34
Next Post

Pastikan Tidak Ada Penghapusan Insentif Guru, Syarwani Komitmen Perhatikan Dunia Pendidikan

Pemkab Tetap Anggarkan Insentif Guru, DPRD Bulungan Beri Dukungan

Pemkab Tana Tidung Dorong Minat dan Kreativitas siswa di Ajang OSN, O2SN dan FLS3N

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kantah Balikpapan Perkuat Pelaksanaan PERINTIS 10 Hari

Kantah Balikpapan Perkuat Pelaksanaan PERINTIS 10 Hari

1 Oktober 2026 21:52

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 21:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP