• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Gawat! ‘Kota 1000 Kafe’ Terancam Sampah Plastik, DLH Tarakan Beri Peringatan

by Redaksi
21/10/2025
in Daerah
A A
Gawat! ‘Kota 1000 Kafe’ Terancam Sampah Plastik, DLH Tarakan Beri Peringatan

Salah satu pengunjung kafe sedang minum kopi dalam kemasan gelas plastik. Foto: Fokusborneo.com

TARAKAN, Fokusborneo.com – Julukan “Kota 1000 Kafe” untuk Tarakan membawa konsekuensi lingkungan yang patut diwaspadai.

Ribuan tempat usaha penyedia minuman, mulai dari kafe modern, kedai menengah, hingga gerobak, dinilai sebagian besar masih mengandalkan kemasan plastik sekali pakai, bahkan untuk pelanggan yang menikmati minuman di tempat.

Baca Juga

Genjot Proyek Strategis 2026, Pemkab Bulungan Antisipasi Tantangan Fluktuasi Harga

Lepas Kafilah ke Malinau, Syarwani Targetkan Bulungan Pertahankan Juara Umum MTQ Kaltara

Gubernur Promosikan Peluang Investasi kepada Delegasi Timur Tengah

Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Dukung Penguatan Tata Kelola Bandara Internasional

Kondisi ini menjadi perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan.

​Kepala DLH Tarakan, Andry Rawung, menyatakan upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah plastik dari masyarakat telah memakan waktu dan memberikan dampak besar pada lingkungan.

Ia mengakui maraknya usaha minuman, seperti kafe dan sejenisnya, berpotensi besar menyumbang pada peningkatan produksi sampah di kota ini.

​”Kami masih memantau, sejauh mana kontribusi sajian minuman dari kafe, boot gerobak, dan kedai menyumbang sampah plastik. Kami mengimbau agar pelaku usaha tidak menyajikan wadah plastik saat minuman dikonsumsi di tempat,” jelas Andry Rawung, Selasa (21/10/25).

​Rawung menambahkan, untuk layanan take away atau bawa pulang, penggunaan kemasan memang lebih sulit dihindari. Namun, ia menekankan agar saat minum di tempat, kafe sebaiknya beralih ke wadah yang dapat digunakan berulang (gelas), untuk mengurangi sampah sekali pakai.

“Kalau take away kita mengerti agak sulit, walau kini ada opsi kemasan dari kertas tebal atau foam. Tetapi paling tidak, saat minum di tempat sebaiknya menggunakan gelas,” tambahnya.

​Menurut Rawung, daya tarik kepraktisan menjadi alasan mengapa banyak kafe memilih menggunakan kemasan plastik.

“Saya paham mungkin orang senang yang praktis. Beli cup dengan harga murah, lalu tidak perlu mencuci wadah lagi. Tidak sedikit kafe menyajikan menggunakan cup meski dipesan untuk diminum di tempat, terutama untuk minuman dingin seperti es kopi, matcha, dan sejenisnya,” ujarnya.

​Ia juga mengingatkan sampah plastik memerlukan waktu sangat lama untuk terurai, dan tidak semua jenisnya dapat didaur ulang.

Meskipun secara proporsional sampah plastik masih menempati urutan kedua setelah sampah organik di Tarakan (dengan produksi sampah organik berkisar 47-55%), Rawung menegaskan bahwa tidak adanya penguraian membuat plastik mendominasi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) jika tidak didaur ulang.

​”Ketika 2-3 bulan sampah organiknya ini terurai, sementara sampah plastik tidak. Jika tidak didaur ulang, maka sampah plastik ini yang akan mendominasi di TPA, meskipun secara persentase produksinya lebih kecil,” tegasnya.

​Pemerintah Tarakan tidak akan mengendurkan upaya penekanan terhadap sampah plastik. Upaya ini tidak hanya fokus pada pengurangan penggunaan, tetapi juga didukung dengan peningkatan aktivitas daur ulang dan sosialisasi pentingnya penggunaan wadah yang bisa dipakai berulang-ulang.

“Penanganan sampah secara menyeluruh tidak bisa terlepas dari pengurangan dan penanganan,” pungkasnya.(**)

Tags: Andry Rawungdinas lingkungan hidupDLHHeadlineKafeKota 1000 Kafesampah plastikTarakan

Berita Lainnya

Daerah

Genjot Proyek Strategis 2026, Pemkab Bulungan Antisipasi Tantangan Fluktuasi Harga

26 Juni 2026 18:37
Pelukan Hangat TNI, 5 Eks Anggota OPM Kodap XXVIII Ikrar Kembali ke NKRI
Daerah

Lepas Kafilah ke Malinau, Syarwani Targetkan Bulungan Pertahankan Juara Umum MTQ Kaltara

26 Juni 2026 15:12
Daerah

Gubernur Promosikan Peluang Investasi kepada Delegasi Timur Tengah

26 Juni 2026 12:22
Daerah

Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Dukung Penguatan Tata Kelola Bandara Internasional

25 Juni 2026 19:45
Daerah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi

25 Juni 2026 19:09
Daerah

Dekranasda Kaltara Siapkan UMKM Lokal Sambut Peluang Ekonomi dari Sekolah Garuda

25 Juni 2026 18:42
Next Post
DLH Tarakan Segera Keluarkan SE Larang Kafe Gunakan Gelas Plastik untuk Minum di Tempat

DLH Tarakan Segera Keluarkan SE Larang Kafe Gunakan Gelas Plastik untuk Minum di Tempat

Rotasi Jabatan, Wali Kota: ASN Harus Jadi Pelayan, Bukan Dilayani

Atlet Kempo Polresta Bulungan Persembahkan Medali Perak untuk Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • SPMB SMAN 1 Tarakan Disorot, Kepsek Buka-Bukaan Soal Aturan Main Jalur Prestasi

    SPMB SMAN 1 Tarakan Disorot, Kepsek Buka-Bukaan Soal Aturan Main Jalur Prestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawal Penerbangan Perintis Kaltara, Bandara Juwata Tarakan Terima Aspirasi Aliansi Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Beri Penghargaan untuk Personel Ditsamapta Berprestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepis Isu Kebocoran Hasil Seleksi, Disdikbud Kaltara: Jurnal Harian SPMB Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memasuki Semester Kedua, Pemprov Kaltara Diminta Percepat Capaian Target Kinerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pelukan Hangat TNI, 5 Eks Anggota OPM Kodap XXVIII Ikrar Kembali ke NKRI

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Wujudkan Ruang Publik Berkualitas dalam Konsep Kota Hutan Berkelanjutan

26 Juni 2026 20:09

Genjot Proyek Strategis 2026, Pemkab Bulungan Antisipasi Tantangan Fluktuasi Harga

26 Juni 2026 18:37
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP