TARAKAN, Fokusborneo.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Karang Harapan menggelar pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berpusat di Halaman Masjid PAC LDII Karang Harapan ini dilaksanakan setelah sholat Idul Adha, Rabu (27/6/26).
Pada tahun ini, warga PAC LDII Karang Harapan menyembelih total 20 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Ketua PAC LDII Karang Harapan, Henri Al Hatta, mengungkapka proses pemotongan hewan kurban tersebut dibagi ke dalam dua titik lokasi untuk kelancaran jalannya kegiatan.
“Tahun ini kurban dari warga kami berjumlah 20 ekor sapi. Kami bagi di dua titik, di titik pertama di sini ada 12 ekor dan di depan ada 8 ekor. Selain itu, kami juga memberikan subsidi kurban untuk rekan-rekan warga LDII yang berada di Juata Laut,” ujar Henri.
Henri menambahkan, Iduladha tahun ini mengusung tema “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi”. Bagi PAC LDII Karang Harapan, momentum kurban bukan sekadar ritual ibadah tahunan semata, melainkan instrumen nyata untuk meruntuhkan tembok kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Dari hasil pemotongan tersebut, panitia menyalurkan total 800 paket daging kurban. Sebanyak 600 paket dibagikan menyeluruh untuk warga Kelurahan Karang Harapan, dan 200 paket lainnya didistribusikan khusus kepada para tetangga di sekitar lingkungan masjid.
Ada pemandangan unik dan khas yang selalu dipertahankan warga PAC LDII Karang Harapan setiap merayakan Idul Adha.

Setelah proses pemotongan hewan kurban selesai, warga langsung menggelar tradisi makan bersama dengan menu khas bernama Nasu Cemba.
Nasu Cemba merupakan masakan daging berkuah khas Sulawesi yang diolah langsung kaum ibu di lingkungan tersebut.
Mengingat mayoritas warga di PAC LDII Karang Harapan berasal dari Sulawesi, tradisi kuliner ini terus dijaga kelestariannya sejak dulu.
“Nasu Cemba ini sudah menjadi tradisi dari saya kecil sampai sekarang, terus kami gaungkan dan laksanakan. Ini adalah salah satu bentuk kebersamaan warga. Sebelum acara, kami juga melakukan musyawarah dan rapat agar semua berjalan dengan baik,” jelas Henri.
Kegiatan kurban dan tradisi makan bersama ini turut dihadiri dan dipantau langsung Lurah Karang Harapan, Eva Julita Panjaitan.
Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan kerukunan yang ditunjukkan warga LDII.
”Ini tradisi yang luar biasa, karena sangat terasa kebersamaan masyarakat di sini. Habis pemotongan, kita langsung makan bersama. Saya berharap tradisi seperti ini bisa terus dipertahankan dan dijalankan ke depannya demi menjaga kebersamaan kita semua,” ungkap Eva Julita.
Di akhir kegiatan, Henri Al Hatta selaku pengurus PAC LDII Karang Harapan menyampaikan ucapan terima kasih dan jazakumullahu khaira kepada seluruh jajaran kelurahan serta warga masyarakat yang telah berpartisipasi aktif mendukung kelancaran agenda kurban tahun ini.(*/mt)















Discussion about this post