TARAKAN – Dewan Pengurus KORPRI Kota Tarakan menyerahkan piagam penghargaan kepada 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Agustus, 1 September, dan 1 Oktober 2026. Penyerahan piagam dilaksanakan di Ruang Imbaya Kantor Wali Kota Tarakan, Rabu (17/9/2026).
Ketua Bidang Pembinaan Disiplin, Jiwa Korps, dan Wawasan Kebangsaan KORPRI Kota Tarakan, Yonsep, dalam laporan pelaksanaannya menyampaikan bahwa penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi setinggi-tingginya dari organisasi KORPRI serta Pemkot Tarakan atas pengabdian panjang para ASN.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada anggota KORPRI Kota Tarakan yang telah dan akan memasuki masa purnabakti TMT Agustus hingga Oktober 2024. Total ada 20 ASN penerima penghargaan yang berasal dari berbagai unit kerja dan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Tarakan,” ujar Yonsep.
Yonsep merincikan, penerima penghargaan terdiri dari 5 orang TMT 1 Agustus, 9 orang TMT 1 September, dan 6 orang TMT 1 Oktober. Di antaranya terdapat sejumlah pejabat eselon dan tenaga fungsional, seperti Asisten Administrasi Umum Sekda Ir. Elang Buana, M.Si. (TMT Agustus) serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Ir. Edi Susanto, M.Si. (TMT September).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tarakan sekaligus Ketua DP KORPRI Kota Tarakan, Abd. Azis Hasan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas loyalitas serta rekam jejak pengabdian para ASN yang memasuki masa purnabakti tanpa celah pelanggaran organisasi.
“Atas nama Pemerintah Kota Tarakan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Selama bertahun-tahun, Bapak dan Ibu telah menjadi bagian penting dalam roda pembangunan dan pelayanan publik di Kota Tarakan,” tutur Abd. Azis Hasan.
Sekda menekankan bahwa purnabakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan babak baru untuk terus menebar manfaat di tengah keluarga dan masyarakat. Pengalaman serta nilai-nilai integritas yang telah ditanamkan selama bertugas diharapkan terus diwariskan kepada generasi ASN penerus.
“Menjadi ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan mengabdi dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan ketulusan hati. Pensiun adalah momen untuk bersyukur dan tetap berkarya dalam kondisi sehat walafiat,” tambahnya.
Acara penyerahan penghargaan ini turut dihadiri para asisten, kepala perangkat daerah, Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tarakan, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. (**)















Discussion about this post