• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Deddy Sitorus: Ekonomi Kaltara Harus Dibangun Melalui Ekosistem yang Kuat

by Redaksi
07/08/2026
in Ekonomi
A A
Deddy Sitorus Ajak Pelajar Tarakan Menghayati Nilai Pancasila

Anggota MPR RI Deddy Yevri Sitorus. Foto: ist

TARAKAN – Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menilai persoalan ekonomi di Kalimantan Utara tidak bisa diselesaikan hanya melalui program-program yang bersifat jangka pendek. Menurutnya, pemerintah daerah harus mulai membangun ekosistem ekonomi yang kuat dengan menjadikan infrastruktur, kesehatan, serta sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas utama penggunaan anggaran.

Deddy mengatakan, berbagai persepsi publik terhadap kinerja pemerintah tidak semata-mata dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang mulai dirasakan pada 2026. Ia menilai, persoalan mendasar justru terletak pada tata kelola pemerintahan dan ketepatan pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Baca Juga

Bapenda Kaltara Bidik Potensi PAD dari Pemanfaatan Aset Jalan

Ekonomi Bulungan Melaju 10,62 Persen, Tertinggi di Kaltara

Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan Dorong Semangat Belajar Siswa PPU melalui 200 Paket Bantuan Pendidikan

Ikhtiar Spiritual dan Cinta Rasul: BRI Branch Office Samarinda Gajah Mada Gelar Sholat Istisqa dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

“Persoalannya adalah bagaimana kesadaran kepala daerah menggunakan anggaran sebesar-besarnya untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas. Daerah harus mampu menentukan apa yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Deddy, prioritas pembangunan di Kalimantan Utara semestinya diarahkan pada penyediaan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan sektor-sektor yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pertanian dan perikanan.

Ia mencontohkan, buruknya kondisi infrastruktur berdampak langsung terhadap meningkatnya biaya produksi petani dan nelayan. Jalan yang rusak, sulitnya memperoleh pupuk maupun bahan bakar minyak (BBM), hingga tingginya biaya logistik membuat daya saing produk daerah semakin menurun.

“Kalau jalan petani rusak, biaya produksi naik. Pupuk mahal, harga jual hasil panen turun. Nelayan juga kesulitan mendapatkan BBM. Semua itu akhirnya bermuara pada melemahnya ekonomi masyarakat,” katanya.

Deddy menilai pembangunan ekonomi tidak cukup dilakukan melalui program-program yang bersifat parsial. Pemerintah daerah, kata dia, harus membangun ekosistem yang mampu melindungi dan memperkuat sektor-sektor unggulan daerah.

Ia menyoroti komoditas rumput laut, hasil tambak, dan kelapa sawit yang dinilai belum mendapatkan intervensi kebijakan secara optimal. Menurutnya, pemerintah perlu hadir dalam menjaga stabilitas harga, memperbaiki rantai pasok, hingga memastikan masyarakat memperoleh bibit berkualitas.

“Mayoritas masyarakat Kalimantan Utara hidup dari sektor pertanian dan perikanan. Kalau dua sektor ini melemah, otomatis daya beli masyarakat turun dan akhirnya berdampak pada para pedagang. Ini satu mata rantai ekonomi yang saling berkaitan,” jelasnya.

Deddy juga menilai Kalimantan Utara masih belum memperoleh porsi pembangunan yang adil dari pemerintah pusat. Berbagai program nasional, menurutnya, masih relatif terbatas dibandingkan kebutuhan pembangunan di wilayah perbatasan tersebut.

Selain mendorong pembangunan sektor produktif, Deddy menegaskan pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara efektif dan tepat sasaran. Ia meminta pemerintah daerah lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk belanja publik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda. Di wilayah perkotaan seperti Tarakan, pengembangan industri rumah tangga, perdagangan, dan pengolahan hasil perikanan perlu menjadi perhatian utama. Sementara di daerah lain, pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam kesempatan itu, Deddy juga mengkritisi pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum optimal. Ia menilai Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, belum maksimal mendorong pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil serta penguatan BUMD sebagai sumber pendapatan daerah.

Menurutnya, ke depan pemerintah daerah tidak bisa terus bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat. Daerah harus mampu membangun BUMD yang sehat dan produktif sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tidak bisa selamanya mengandalkan transfer pusat. Daerah harus memiliki unit-unit usaha yang mampu memberikan tambahan pendapatan. Kalau ekonomi masyarakat tumbuh, mereka juga tidak akan keberatan membayar pajak. Tapi kalau ekonominya lesu dan masyarakat masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, kemudian dibebani pajak yang tinggi, tentu itu akan menjadi persoalan,” tegas Deddy. (*)

Berita Lainnya

Komisi II DPRD Kaltara Dorong Optimalisasi Aset dan Pajak Daerah demi Genjot PAD
Ekonomi

Bapenda Kaltara Bidik Potensi PAD dari Pemanfaatan Aset Jalan

12 September 2026 12:13
Daerah

Ekonomi Bulungan Melaju 10,62 Persen, Tertinggi di Kaltara

11 September 2026 20:13
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan Dorong Semangat Belajar Siswa PPU melalui 200 Paket Bantuan Pendidikan

11 September 2026 15:53
Daerah

Ikhtiar Spiritual dan Cinta Rasul: BRI Branch Office Samarinda Gajah Mada Gelar Sholat Istisqa dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

11 September 2026 14:46
Menjaga Akurasi Data, Mengakselerasi Ekonomi Kaltara
Ekonomi

Menjaga Akurasi Data, Mengakselerasi Ekonomi Kaltara

11 September 2026 12:03
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Mitigasi Karhutla untuk Lindungi Kawasan Konservasi Orangutan di Samboja

10 September 2026 11:35
Next Post
Run Night Slipi 2026: 600 Peserta Siap Lari Malam Rayakan HUT RI di Tarakan

Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Jajaki Peluang Kolaborasi dan Investasi

Dua Aliansi Datangi Polres Tarakan, Laporkan Dugaan Penghinaan Pancasila

Atasi Masalah Banjir dan Efisiensi APBD, Ketua DPRD Tarakan Apresiasi Aksi Bersih DPC Demokrat

Atasi Masalah Banjir dan Efisiensi APBD, Ketua DPRD Tarakan Apresiasi Aksi Bersih DPC Demokrat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Sebut Kaltara Gudangnya Sarang Burung Walet, Khofifah Dorong Pengusaha Bidik Pasar Ekspor Triliunan Rupiah

    Sebut Kaltara Gudangnya Sarang Burung Walet, Khofifah Dorong Pengusaha Bidik Pasar Ekspor Triliunan Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lulusan S2 Dijaring untuk Penuhi Kebutuhan Dosen IAIN Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Bulungan Ungkap 12 Kasus Kriminal Periode Juli – Agustus, Kapolresta Tegaskan Ancaman Penadah Barang Curian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debit Air Baku Embung Binalatung Kritis, PDAM Tarakan Terapkan Gilir Aliran dan Bagi Air Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sikat Pelaku Curanmor, Tim URC Resmob Polda Kaltara Bekuk Dua Pria di Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Warga Pujasera Jalan Jenderal Sudirman Dihebohkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Gerobak Dagangan

Warga Pujasera Jalan Jenderal Sudirman Dihebohkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Gerobak Dagangan

14 September 2026 13:16
Efisiensi Anggaran, DPRD Tarakan Minta Pelayanan Publik di Disdukcapil Tidak Terganggu 

Efisiensi Anggaran, DPRD Tarakan Minta Pelayanan Publik di Disdukcapil Tidak Terganggu 

14 September 2026 13:05
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP