TARAKAN, Fokusborneo.com – Di tengah komitmennya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem pembayaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pilar kepedulian sosial kemasyarakatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi sosial donor darah yang dipusatkan di Benuanta Hall Lantai 2 KPwBI Kaltara, Kamis (22/10/26).
Kegiatan rutin tahunan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja pencegahan kesehatan (preventive health program) yang tidak hanya berfokus pada kesehatan internal pegawai, tetapi juga wujud kontribusi nyata Bank Indonesia dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat luas, khususnya di Kota Tarakan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Agus Taufik, menjelaskan kegiatan ini melibatkan partisipasi lintas sektor mulai dari internal pegawai Bank Indonesia, perbankan, instansi eksternal, awak media, hingga mitra strategis lainnya.
”Kegiatan hari ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Kalimantan Utara, yaitu kegiatan donor darah dengan peserta baik dari internal Bank Indonesia maupun dari eksternal, termasuk teman-teman wartawan, teman-teman perbankan yang ada di Tarakan khususnya, dan masyarakat atau kelompok lain yang selama ini menjadi mitra dalam kegiatan donor darah,” ujar Agus Taufik.
Sebagai bagian dari perwujudan mandat Bank Indonesia yang senantiasa hadir bagi masyarakat, aksi kemanusiaan ini menargetkan pengumpulan 100 kantong darah pada pelaksanaan tahap kedua di tahun ini.
Dari sekitar 150 peserta yang diundang, proses seleksi kesehatan yang ketat tetap diberlakukan guna memastikan kualitas pendonor, seperti pengecekan tekanan darah dan kondisi medis lainnya.
”Kalau hari ini mudah-mudahan dapat 100 kantong karena kita mengundang hari ini kalau nggak salah 150 peserta, namun biasanya ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak terpenuhi ya, alasan kesehatan, biasanya berkaitan dengan tekanan darah dan sebagainya. Sehingga paling tidak kami mudah-mudahan dapat tercapai 100 kantong darah pada hari ini,” jelas Agus Taufik.
Agus Taufik menambahkan, pelaksanaan program sosial ini merupakan agenda berkelanjutan yang sebelumnya juga dihelat di Tanjung Selor bersinergi dengan ajang Karya Kreatif Benuanta (KKB).
Melalui sinergi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan RSUD dr. Jusuf SK Kota Tarakan, Bank Indonesia berupaya memastikan ketersediaan cadangan darah bagi pasien rumah sakit yang membutuhkan penanganan medis segera.
”Karena kan dari PMI atau RSUD kadang-kadang ada kebutuhan darah untuk pasien yang ada di rumah sakit di sekitar Tarakan khususnya, yang perlu segera dipenuhi. Sehingga mudah-mudahan ini memberikan kontribusi menambah cadangan darah dari kegiatan hari ini untuk pasien-pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.
Melalui inisiatif ini, KPwBI Kaltara membuktikan bahwa peranan Bank Indonesia melampaui batas-batas tugas kebanksentralan semata, melainkan turut aktif membangun solidaritas sosial dan ketahanan kesehatan masyarakat di Bumi Benuanta.(*/mt)















Discussion about this post