Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 24 Jul 2020 09:47 WITA ·

Walikota Tarakan: Selain Zona Hijau Masuk Sekolah Harus Ada Ijin Orang Tua


Khairul, Walikota Tarakan. foto: fokusborneo.com Perbesar

Khairul, Walikota Tarakan. foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau sebelumnya disebut new normal life di Kota Tarakan akan dimulai 1 Agustus 2020. Hal tersebut diungkapkan Walikota Tarakan Khairul saat sosialisasi strategi new normal life di Gedung Serbaguna Balai Kota, Kamis (24/7/2020).

Salah satu strategi yang akan diterapkan yakni dibidang Pendidikan, dimana kegiatan belajar tatap muka akan kembali dibuka dengan beberapa persyaratan dan kriteria.

Walikota Tarakan Khairul mengatakan, secara nasional ada dua kriteria yang akan dijadikan kriteria belajar tatap muka kembali dimulai yakni zona hijau dan ijin orang tua.

“Masuk sekolah ini kan pilihanya ada dua, dari kementerian pendidikan nasional, yang pertama kriteria harus hijau, itu yang kita tunggu yang kedua harus ada ijin orang tua,” jelasnya.

Orang nomor satu di Tarakan ini menyebutkan, walaupun sudah zona hijau tapi tidak ada ijin orang tua tetap tidak bisa, jadi harus keduanya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan jika dalam seminggu ini Tarakan sudah mendapatkan klasifikasi zona hijau dari pusat dan orang tua/wali murid sudah mengijinkan akan dimulai belajar tatap muka disekolah.

“Saya kira format itu sudah mulai kita susun, sudah disusun juga oleh Dinas Pendidikan, bagimana tata cara nanti pelaksanaan penerapan pendidikan selama pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Khairul menambahakan, didalam pedoman Pendidikan yang akan disusun sudah secara lengkap dijabarkan teknis pelaksanaan kegiatan belajar selama pandemi Covid-19 baik itu zona hijau, zona kuning, zona merah, atau zona hitam.

“Nanti bisa berubah, zona hijau masuk sekolah, nanti zona kuning balik lagi daring sebagian luring,” imbuhnya.

Semua kegiatan belajar mengajar saat pandemi dan kondisi berubah sewaktu – waktu langsung mengikuti pedoman yang sudah ada, tidak lagi pemeritah kota Tarakan mengeluarkan surat edaran. (wic/iik)

Artikel ini telah dibaca 940 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas Lapas Tarakan Musnahkan Handphone Hasil Razia Gabungan

24 Mei 2022 - 11:40 WITA

Hati – Hati Bisa Meledak! Bom Sisa Perang Dunia Ke II Tak Ada Tanggal Kadaluwarsanya

24 Mei 2022 - 11:24 WITA

Bom Seberat Setengah Ton Dievakuasi Tim Jibom Satbrimob Polda Kaltara

23 Mei 2022 - 21:40 WITA

Warga Tarakan Temukan Bom Ukuran Jumbo Peninggalan Perang Dunia Ke II

23 Mei 2022 - 18:23 WITA

40 Lulusan Terbaik SMA Muhi Ikuti Wisuda Tahfidz Akbar

23 Mei 2022 - 18:13 WITA

Forum RT Karang Anyar Bersatu Tak Ingin Bergabung Dengan FKKRT

22 Mei 2022 - 17:18 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!