Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Opini · 1 Jun 2022 11:43 WITA ·

Pancasila Jadi Acuan Seluruh Aspek Kehidupan


Buhari Nawir Sekretaris HIPMI Kota Tarakan. Perbesar

Buhari Nawir Sekretaris HIPMI Kota Tarakan.

Era revolusi industry 4.0 dan pandemi Covid-19, menjadi tantangan yang kompleks untuk bangsa Indonesia. Sehingga berimplikasi terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Saat ini bangsa Indonesia tidak hanya membutuhkan semangat yang besar, namun juga memerlukan karakter kebangsaan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila tidak hanya digunakan sebagai ideologi dan dasar negara, namun juga sebagai konsep peradaban bangsa Indonesia dalam menghadapi perubahan zaman.

Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila merupakan acuan pada seluruh aspek kehidupan baik fisik maupun non fisik.

Setiap butir yang terkandung dalam Pancasila yaitu (Ketuhanan, Kemanusian, Nasionalisme, Demokrasi, dan keadilan sosial) merupakan perwujudan nilai-nilai kehidupan yang perlu kita jaga dalam berbangsa.

Pendidikan karakter berkaitan dengan masa depan generasi bangsa. Generasi bangsa adalah tunas dan harapan, generasi bangsa yang berkualitas diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menegakan peradaban.

Peran generasi muda sebagai focal point dalam pembangunan bangsa, memberikan megah warna, karena mereka memiliki fisik dan mental yang kuat, inovatif dan kreatifitas yang tinggi.

Di tahun 2030 Indonesia akan menyambut bonus demografi dimana usia produktif (15-64 tahun) 64% lebih mendominasi dibanding usia non produktif.

Harapan besar dari bangsa ini dengan adanya bonus demografi maka agen pembaharuan dan pembangunan yaitu generasi muda akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap kemajuan bangsa.

Namun optimisme ini tetap akan memberikan kekhawtiran jika para generasi tidak dipersiapkan dengan baik untuk menyongsong peradaban, karena setiap masa akan mengalami perubahan sosial dan cultural.

Hal ini lah menjadi tantangan yang besar terhadap setiap gejolak perubahan di setiap waktu.

Diharapkan generasi penerus bangsa tidak hanya sehat secara fisik dan mental, namun juga harus memiliki kemampuan dalam menganalisis potensi diri terhadap perubahan zaman. Selamat Hari Kesaktian Pancasila.(**)

Penulis : Buhari Nawir

Sekretaris HIPMI Kota Tarakan.

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

“Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”

14 Mei 2022 - 14:19 WITA

Kultum : Ramadhanku Telah Pergi

7 Mei 2022 - 22:56 WITA

Kultum : Ramadhan Terakhir

30 April 2022 - 05:23 WITA

Kultum : Menjadi Pemenang di Hari Kemenangan

29 April 2022 - 19:11 WITA

Dishub Kontra Rajawali jadi Laga Penutup

27 April 2022 - 13:59 WITA

SKEMA (Sketsa Ramadhan)

27 April 2022 - 04:14 WITA

Trending di Opini
error: Alert: Content is protected !!