Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Pendidikan · 15 Okt 2021 07:46 WITA ·

PPKM Turun Level, Wali Kota Sebut Tarakan Bisa Langsung PTM


Wali Kota Tarakan dr. Khairul. Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Wali Kota Tarakan dr. Khairul. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Berbagai upaya dilakukan pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk menurunkan level PPKM di Kota Tarakan. Kota Tarakan masih berstatus PPKM Level 4, gencar melakukan vaksinasi Covid-19 massal di beberapa titik agar bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Wali Kota Tarakan dr. Khairul mengatakan pemkot Tarakan yang menerima 64 ribu dosis vaksin, gencar melakukan vaksinasi Covid-19 massal. Kejar capaian vaksinasi untuk menurunkan level PPKM, pemkot menargetkan  7.000 dosis vaksin per hari disuntik kepada masyarakat.

“Vaksinnya ini gabungan ada dua Sinovac dan Pfizer dengan sasaran umum dan pelajar. Karena pelajar ini segara kita vaksinasi jadi ketika turun level bisa PTM,” kata dr. Khairul saat diwawancarai Fokusborneo.com usai meninjau vaksinasi Covid-19 massal di SMKN 2 Kota Tarakan, Rabu (13/10/21).

Dikatakan dr. Khairul, vaksinasi kepada pelajar ini, agar saat dibuka PTM lebih aman dan mencegah terpapar Covid-19. Tidak hanya gencar vaksinasi, pemkot Tarakan juga melakukan swab kepada para guru sehingga saat PPKM turun level bisa langsung PTM.

“Jadi bukan hanya guru di vaksin, tapi juga muridnya jadi lebih aman dan tenang keragu-raguannya akan lebih kurang lagi,” jelas dr. Khairul.

Dijelaskan dr. Khairul, PTM ini juga permintaan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim. Supaya PTM segera dilakukan, karena sudah mulai mengkawatirkan dari aspek kualitas pendidikan.

“Kalau yang dulu sudah kita assessment 100 sekolah ngajukan PTM khusus untuk level PAUD, TK, SD dan SMP. Kalau SMA kan kewenangan Provinsi ya tapi karena anak-anak SMA tinggal di Tarakan termasuk mahasiswa walapun dia tidak dikewenangan kita tapi tetap kita imunisasi juga,” ujar dr. Khairul.

Ditambahkan dr. Khairul, ijin pelaksanaan PTM, kembali ke kewenangan masing-masing. Untuk PAUD, TK, SD dan SMP, menjadi kewenangan pemkot Tarakan.

“Seperti kalau SMA kembalinya ke Gubernur, PAUD, TK, SD dan SMP kembali ke kami termasuk juga untuk sekolah luar biasa kembali ke Gubernur dan perguruan tinggi langsung ke Menteri ya. Tapi kalau Menteri sudah oke kan kalau PTM yang penting levelnya turun dari level 4 dan tetap SKB 4 Menteri dijalankan,” tutup dr. Khairul.(Mt)

Artikel ini telah dibaca 241 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mulai 29 November, 806 Peserta Akan Ikuti SKB CPNS Kaltara

29 November 2021 - 11:32 WITA

Gencarkan Pembangunan Kaltara, Gubernur Jalin Kerja Sama dengan Unpad dan PT ENM

25 November 2021 - 10:36 WITA

Rapat KPAI dan Pemkot Tarakan: Kenaikan Kelas Wewenang Sekolah

24 November 2021 - 19:37 WITA

Proses Belajar di SDN 051 Tarakan Normal Tak Ada Intoleransi dan Intimidasi

24 November 2021 - 07:43 WITA

Siswa SDN 051 Tak Naik Kelas, Disdik Tarakan Tegaskan Bukan Soal Intoleransi

23 November 2021 - 19:50 WITA

Terima Aduan Siswa Tak Naik Kelas, KPAI Kunjungi SDN 051 Tarakan

23 November 2021 - 19:10 WITA

Trending di Daerah