Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 8 Des 2020 09:19 WITA ·

Pemuda LDII Kota Tarakan Ingatkan Jangan Terbujuk Politik Uang


Ketua Pemuda LDII Kota Tarakan Hendri Bin Hatta. Foto : Istimewa Perbesar

Ketua Pemuda LDII Kota Tarakan Hendri Bin Hatta. Foto : Istimewa

TARAKAN – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 tinggal sehari lagi. Pada Rabu (9/12/20), masyarakat di 270 Kabupaten/Kota dan Provinsi akan menggunakan hak politiknya untuk memilih kepala daerah.

Ketua Pemuda LDII Kota Tarakan Henri Bin Hatta mengatakan sehari menjelang pencoblosan, masing-masing pasangan calon (paslon) dan tim sukses (timses) harus banyak berdoa agar semuanya berjalan damai, lancar, dan terhindar dari Covid-19.

“Juga kepada para penyelenggara pemilu agar memastikan semua alat coblosan, panitianya siap untuk melaksanakan karena waktunya tinggal satu hari. Waspadai juga berita-berita hoax yang provokatif yang bisa memicu masalah di pilkada,” ujar Henri keterangannya, Selasa (8/12/2020).

Hendri Bin Hatta yang biasa disapa Akbar Henri menambahkan, H-1 menjelang pencoblosan, kerap kali terjadi praktik-praktik kecurangan berupa politik uang (money politic). Pihaknya berpesan agar masyarakat, timses dan para paslon untuk tidak menggunakan cara-cara kotor dalam proses pemilihan pemimpin.

“Ini sudah diindikasikan beberapa menggunakan money politic, kami berharap semuanya, kepada penyelenggara, yang melakukan money politic agar tidak diberikan toleransi karena itu merusak demokrasi. Saya harap semuanya memilih dengan hati nuraninya sebab kalau dengan pola transaksi money politic akan menghasilkan pemimpin, meskipun secara prosedur terpilih, tapi akan cacat secara etika,” tuturnya.

Pemuda LDDI Kota Tarakan berpesan di tengah kondisi Covid-19, agar para penyelenggara pemilu melakukan tugasnya dengan adil dan jujur. Jangan sampai pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) sebagai klaster baru penyebaran Covid-19.

“Semuanya sudah ada petunjuknya di KPU bahwa pemilihan di era pandemi ini harus mematuhi protokol kesehatan. Mencuci tangan, jaga jarak, pakai masker. Kalau protokol kesehatan dipatuhi, saya yakin tidak akan menimbulkan klaster baru dari pilkada,” tegasnya.(mt)

Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kembali Fasilitasi Vaksinasi Dosis Kedua, Deddy Sitorus Ingatkan Warga Tetap Jaga Prokes

29 November 2021 - 14:09 WITA

Aklamasi, Tasa Gung Terpilih Jadi Ketua DPC Hanura Bulungan

29 November 2021 - 13:24 WITA

Desa Binusan Diusulkan Jadi Desa Wisata, Deddy Sitorus Akan Temui Menparekraf

26 November 2021 - 19:39 WITA

Dorong Pengembangan Pariwisata, DPRD KTT Studi Banding Ke Malinau

23 November 2021 - 21:23 WITA

AHY Ketum Demokrat Yang Sah Diakui Negara

23 November 2021 - 19:04 WITA

Hasan Basri : Serikat Buruh Jangan Berpolitik Praktis

22 November 2021 - 19:24 WITA

Trending di Nasional