• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Politik

8 Caleg Terpilih Dapil 1 Tarakan Tengah Menolak PSU, Putusan MK Dinilai Sesat

by Redaksi
07/06/2024
in Politik
A A

5 Caleg terpilih dapil.1 Tarakan Tengah datangi KPU sampaikan penolakan PSU. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN  – 8 Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPRD Kota Tarakan Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Tarakan Tengah, menolak dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Penolakan tersebut, disampaikan 5 caleg terpilih terdiri dari Herman Hamid (Demokrat), Randy (PKB), Sabariah (PKS), Herlin (PDIP) dan Riska (Golkar) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan, Jumat (7/6/24).

Baca Juga

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III

Manfaatkan Momentum Pusat, Nasir Optimis Perjuangan DOB Kaltara Berlanjut

Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal

Cudarsiah Apresiasi Penyerahan Mesin Diesel untuk Nelayan, Wujud Nyata Aspirasi Masyarakat Direalisasikan

“Hasil koordinasi 8 caleg terpilih, pada hari ini sempat hadir 5 orang karena 3 orang lagi di luar daerah ke KPU menyampaikan ketidakadilan keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) terhadap kami 8 orang ini. Artinya orang lain yang berbuat, ko kami yang dihukum jadi ada ketidakadilan hukum di putusan MK ini,” kata Herman Hamid caleg DPRD Kota Tarakan terpilih dari Demokrat.

Kedatangannya ke KPU bersama caleg terpilih lainnya, kata dia untuk mempertanyakan bagaimana sikap dari KPU atas putusan MK tersebut. Pihaknya juga akan membuat surat penolakan disertai dengan 8 ketua partai dengan ditandatangani 8 caleg terpilih.

“Dalam satu atau dua hari akan kami kirimkan surat penolakan itu. Karena kami masih berpikiran positif, bisa jadi MK tidak lupa, luput kalau ada 8 orang yang terciderai dengan keputusan mempertahankan satu orang,” tandasnya.

Dengan asumsi MK, dalam pertimbangannya memperjuangkan 2 ribu suara Erick. Sementara ada 30 ribu lebih suara yang sudah memilih 8 orang caleg terpilih.

Meski sebenarnya pihaknya juga paham keputusan MK merupakan final dan mengikat, benar secara normatif namun malah jadi diluar normatif.

“Ini sesat bagi kami. Tidak berkeadilan kalau dengan dasar hukum. Kan MK itu harusnya membuat keputusan yang berkeadilan. Ini malah menyesatkan dan membinasakan orang yang tidak bersalah,” pungkasnya

Tuntutan para caleg terpilih ini, mempersilahkan PSU dilaksanakan tapi tanpa melibatkan 8 orang yang sudah terpilih. Misalnya teknisnya diatur untuk menentukan satu kursi lagi.

Persoalan Erick ini pun sebenarnya urusan internal dan satu kursi ini yang seharusnya diputuskan MK dari sengketa yang dimohonkan. Tanpa harus menciderai caleg yang sudah terpilih.

“Kami serahkan ke KPU yang lebih paham, bagaimana teknisnya. Tapi langkah selanjutnya juga akan kami bahas bersama. Intinya jangan korbankan kami,” tegasnya.

Dari pertemuan dengan KPU ini, Herman mengatakan keinginan yang disampaikan sebenarnya sama dengan dari KPU tidak menginginkan dilakukan PSU. Bahkan putusan MK ini pun diluar ekspektasi.

“Dan ini baru pertama kali terjadi di Indonesia. Yang bermasalah satu, tapi yang kena 8 orang. Kami sudah berkoordinasi juga dengan partai masing-masing, sepakat menolak keputusan MK,” tandasnya.(**)

Tags: bawaslu tarakanCaleg TartengCaleg Terpilih Dapil 1 Tarakan Tengah Menolak PSUHeadlineKPU TarakanMKPemilu 2024Putusan MK Dinilai Sesat

Berita Lainnya

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III
Politik

Bawaslu Tarakan Temukan Puluhan Data TMS di Pleno PDPB Triwulan III

3 Oktober 2026 06:46
Kaltara Darurat Pangan, Muhammad Nasir Ajak Saudagar PSBM Berinvestasi
Parlemen

Manfaatkan Momentum Pusat, Nasir Optimis Perjuangan DOB Kaltara Berlanjut

2 Oktober 2026 16:48
Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal
Parlemen

Berkat Perjuangan Hiyatul, Nelayan Tarakan Mendapat Bantuan 40 Mesin Kapal

2 Oktober 2026 14:29
Cudarsiah Apresiasi Penyerahan Mesin Diesel untuk Nelayan, Wujud Nyata Aspirasi Masyarakat Direalisasikan
Parlemen

Cudarsiah Apresiasi Penyerahan Mesin Diesel untuk Nelayan, Wujud Nyata Aspirasi Masyarakat Direalisasikan

1 Oktober 2026 12:48
DPRD Ketok Perda SOTK Baru, Ini OPD Tarakan Resmi Digabung Demi Efisiensi
Parlemen

DPRD Ketok Perda SOTK Baru, Ini OPD Tarakan Resmi Digabung Demi Efisiensi

30 September 2026 10:46
Resmi Diketok, Ini Rincian APBD Perubahan Tarakan 2026
Parlemen

Resmi Diketok, Ini Rincian APBD Perubahan Tarakan 2026

29 September 2026 13:01
Next Post

Penjabat Wali Kota Tarakan Naikan Gaji 13 ASN dan PPPK Sebesar 25 Persen

Tanggal PSU Belum Ditetapkan, KPU Tarakan Masih Tunggu Instruksi KPU RI

Uluran Tangan Cheito Karno Ashe, Ringankan Biaya Berobat Charisa

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Danrem 092/Maharajalila Sambut Kunker Menhan di Yonif TP 880/Benuanta dan Yonif TP 922/Upun Taka

Danrem 092/Maharajalila Sambut Kunker Menhan di Yonif TP 880/Benuanta dan Yonif TP 922/Upun Taka

3 Oktober 2026 21:45

Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

3 Oktober 2026 20:13
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP