TARAKAN, Fokusborneo.com – Setelah menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama mahasiswa pada pagi hari, Anggota MPR RI Deddy Yevri Sitorus melanjutkan kegiatan diskusi bersama pelajar Kota Tarakan.
Diskusi yang berlangsung di Rumah Aspirasi DS, Selasa (9/12/25), tersebut membahas secara khusus tentang Pancasila.
Dalam pemaparannya, Deddy Sitorus menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, namun harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila itu bukan sekadar dihafalkan. Tapi sebagai ideologi kita menjalani kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Deddy mengaku senang melihat keseriusan para pelajar dalam mengikuti sosialisasi ini.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya kesadaran generasi muda untuk meresapi makna lima sila yang terkandung dalam Pancasila.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi Z di era globalisasi saat ini.
“Di era sekarang ini tantangan terberat dihadapi Gen Z. Mereka harus bertarung menghadapi gempuran global. Sosialisasi inilah sebagai benteng untuk para pelajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deddy menegaskan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia akan tetap kokoh apabila generasi muda sejak dini ditanamkan pemahaman mendalam tentang filosofi Pancasila.
“Negara ini akan tetap berdiri tegak, jika anak-anak muda sejak dini diajarkan makna Pancasila. Tidak hanya sekadar dihafalkan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, seluruh anggota MPR RI diwajibkan untuk mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan yang dilakukan Deddy Sitorus di Kota Tarakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas tersebut sesuai dengan daerah pemilihannya.(**)















Discussion about this post