TARAKAN, Fokusborneo.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan sikap tegas terhadap pemberitaan yang dirilis oleh Majalah Tempo baru-baru ini.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kaltara, Supa’ad Hadianto, SE, dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat DPW NasDem, Jalan Kusuma Bangsa, Kota Tarakan, Rabu (15/4/26).
DPW Partai NasDem Provinsi Kaltara menilai pemberitaan Tempo pada periode 12-14 April 2026, baik dalam bentuk cover majalah, judul berita, maupun konten podcast, merupakan upaya pelecehan sistematis terhadap marwah partai dan Ketua Umum Partai NasDem.
Dalam rilis resmi bertajuk “Pernyataan Sikap Partai NasDem Se-Kalimantan Utara”, Supa’ad Hadianto memaparkan tiga catatan krusial terkait pemberitaan tersebut.
Pertama, ia menyebut tempo dianggap melakukan upaya merendahkan Ketua Umum dan institusi Partai NasDem secara terstruktur.
Kedua, penggunaan judul cover “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” dinilai sebagai framing jahat yang mengesankan Partai NasDem sebagai lembaga komersial/bisnis. Hal ini disebut bertentangan dengan esensi dan kaidah politik partai.
Ketiga, Isi laporan utama Tempo dituding sengaja membentuk opini publik bahwa Partai NasDem telah dipertukarkan demi kepentingan pragmatis tertentu.
”Jelas Tempo menampilkan jurnalisme yang bersifat insinuatif dan tidak bertanggung jawab, serta jauh dari akidah etika jurnalisme yang baik,” tegas Supa’ad di hadapan awak media.
Atas dasar tersebut, segenap kader Partai NasDem di Kaltara menyatakan mengutuk keras narasi yang dibangun dan melayangkan dua tuntutan utama yaitu Majalah Tempo diminta segera menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem serta seluruh kader di Indonesia.
Berikutnya, menuntut Tempo untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang demi menjaga integritas pers.
Supa’ad menutup penyampaiannya dengan menekankan tuntutan ini merupakan bentuk tanggung jawab kader dalam menjaga kehidupan pers nasional agar tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalitas.
”Kami ingin pers tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat, bukan justru menjadi alat untuk menjatuhkan martabat institusi politik dengan informasi yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(*/mt)
Pernyataan Sikap Partai NasDem Se-Kalimantan Utara:















Discussion about this post