TANJUNG SELOR – Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., yang diwakili oleh Ps. Kasat Polairud IPTU Magdalena Lawai, S.Sos., menghadiri acara Soft Launching Pelabuhan Kayan II Siap QRIS pada Jumat (17/04/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan digitalisasi transaksi di sektor transportasi perairan.
Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi, menyampaikan bahwa kehadiran Sat Polairud dalam agenda ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah, tetapi juga untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya, Bupati Bulungan,.Wakil Ketua DPRD Kab. Bulungan, Pimpinan berbagai instansi perbankan (Bank Kaltimtara, BSI, BNI, BRI, Danamon), Perwakilan Bapenda dan Dishub Kaltara, Para pemilik armada Speedboat (Andalas, Kalimantan, AAA Sekatak, Limex Grup)
Dalam sambutannya, Bupati Bulungan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara menekankan pentingnya adopsi sistem QRIS di Pelabuhan Kayan II untuk memudahkan masyarakat serta meningkatkan transparansi retribusi daerah.
Selain menghadiri seremoni, personel Sat Polairud Polresta Bulungan juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan di area dermaga dan ruang tunggu pelabuhan.
”Kami memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari registrasi hingga seremoni launching, berjalan dengan kondusif. Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa nyaman baik bagi tamu undangan maupun calon penumpang yang berada di pelabuhan,” ujar Aipda Hadi mewakili Kapolresta Bulungan.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.30 WITA ini ditutup dengan sesi foto bersama dan simulasi penggunaan QRIS. Secara keseluruhan, situasi Kamtibmas di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan tertib.
Langkah ini selaras dengan motto Polresta Bulungan: “Mudahkanlah Apa yang Seharusnya Mudah”, di mana transformasi digital melalui QRIS diharapkan mampu memangkas birokrasi dan mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat Bulungan. (**)














Discussion about this post