TARAKAN, Fokusborneo.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Nasir, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk segera mengambil langkah konkret terkait keamanan struktural Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK di Tarakan.
Tuntutan ini muncul menyusul serangkaian gempa bumi yang mengguncang wilayah Bumi Paguntaka dalam beberapa hari terakhir.
Politisi senior dari Partai Golkar ini menegaskan bahwa bencana alam yang terjadi belakangan ini wajib menjadi perhatian serius, terutama pada bangunan fasilitas vital seperti rumah sakit rujukan provinsi tersebut.
”Fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit rujukan provinsi, tidak boleh luput dari audit struktural yang komprehensif dan pengecekan keamanan bangunan,” ujar Nasir, Kamis (13/11/25).
Menurutnya, keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat yang bergantung pada layanan RSUD dr. H. Jusuf SK adalah hal yang tak bisa ditawar.
”Prioritas kita adalah menghilangkan segala potensi risiko yang bisa membahayakan masyarakat. Pemerintah harus secepatnya memastikan bahwa struktur bangunan RS tetap kukuh dan layak untuk terus beroperasi,” tegasnya.
Nasir secara spesifik meminta agar instansi teknis segera melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi struktur bangunan pasca-gempa.
Ia menggarisbawahi pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana untuk fasilitas publik yang sangat vital ini.
”Kita tidak bisa hanya menunggu adanya laporan kerusakan. Pemerintah harus tampil proaktif dengan melakukan pengecekan detail agar layanan kesehatan publik tidak terganggu, dan yang paling utama, keselamatan semua pihak dapat terjamin,” jelasnya.
Nasir menyatakan DPRD Kaltara siap memberikan dukungan penuh dan pengawasan. “Kami di DPRD berkomitmen mengawal dan memastikan setiap penanganan, jika ditemukan potensi bahaya atau kerusakan, dilakukan dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.(**)















Discussion about this post