TARAKAN – Komisi 3 DPRD Kota Tarakan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) cepat perbaiki Jalan Kenanga Kelurahan Karang Anyar. Sebab, jalan tersebut dikeluhkan warga karena berlubang dan sering kebanjiran ketika turun hujan deras.
Jalan Kenanga tepatnya di depan penggilingan bakso yang menjadi akses keluar masuk warga RT 17, 18, dan 19 Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, sudah puluhan tahun belum ada perbaikan.
“Seperti ini lah kondisi jalan yang setiap hari kami (Warga) lewati, berlubang kalau hujan deras banjir sampai 1 meter karena banyak sampah dari atas menyumbat di jembatan. Kami berharap jalan diperbaiki soalnya jalan sudah lama gak ada perbaikan,” kata Rizal warga RT 17 Karang Anyar.

Keluhan warga tersebut, direspon DPRD Kota Tarakan. Melalui Sekretaris dan Anggota Komisi 3 DPRD Kota Tarakan Dapot Sinaga dan Sriwati, langsung meninjau kondisi Jalan Kenanga.
“Jalan ini tempatnya orang lalu lalang masyarakat Karang Anyar khususnya Kampung Bugis, makanya perlu ada perhatian dari pemerintah. Menurut laporan Lurah dan warga sudah lama tidak pernah ada perbaikan,” ujar Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Tarakan Dapot Sinaga.
Dapot menjelaskan menurut informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), karena keterbatasan anggaran perbaikan Jalan Kenanga diusulkan di APBD murni 2023. Di tahun 2022, tidak ada anggaran untuk perbaikan.

“Harapan kami meskipun anggaran terbatas, jangan dibiarkan begitu saja jalan itu tetap harus ada upaya perbaikan. Soalnya jalannya sangat parah dan membahayakan pengendara karena bisa jatuh dan tabrakan,” pungkas politisi Hanura.
Dapot menambahkan selain warga, juga ada anak sekolah yang sering melintasi Jalan Kenanga. Ketika banjir, jalan tersebut tidak bisa dilewati sebab ketinggian air mencapai 1 meter.
“Penduduk Karang Anyar kan paling banyak, kalau tidak cepat ditangani bisa membahayakan karena sering orang jatuh menghindari lubang. Ini perlu perhatian pemerintah dan harapan kami 2023 bisa direalisasikan perbaikan,” tambah Dapot.

Dapot minta DPUTR mengusulkan anggaran perbaikan Jalan Kenanga di APBD murni 2023. Sebagai wakil rakyat di DPRD, ia siap mengawal anggaran tersebut.
“Silahkan saja PU mengusulkan berapa sih kebutuhannya, nanti kami (DPRD) punya fungsi sebagai penganggaran siap mengawal itu. Supaya secepatnya diperbaiki,” tutup pria juga menjabat Ketua Pengkot PBVSI Tarakan.(Mt)














Discussion about this post