NUNUKAN, Fokusborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan.
Hal itu terungkap saat dirinya menggelar reses masa persidangan di Desa Liang Bunyu, RT 02, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Sabtu (16/5/26).
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, usulan dari sektor perikanan dan budidaya rumput laut mendominasi penyampaian warga. Masyarakat di tapal batas ini menaruh harapan besar agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap roda perekonomian mereka.
Berbagai usulan konkret disuarakan, mulai dari permohonan bantuan alat tangkap bagi nelayan tradisional, dukungan sarana dan prasarana budidaya rumput laut, hingga perbaikan infrastruktur yang mulai rusak.
Salah satu fasilitas vital yang disorot warga adalah kondisi jembatan penunjang aktivitas budidaya rumput laut yang posisinya kini mulai rapuh. Warga berharap ada perbaikan kilat agar aktivitas melaut mereka tidak terhambat dan tetap aman.
Tak hanya itu, usulan bantuan untuk rumah ibadah serta peningkatan jalan tani juga ikut disorongkan dalam pertemuan tersebut.
Menanggapi rentetan aspirasi konstituennya, Rismanto menegaskan tekadnya untuk mengawal seluruh masukan tersebut agar bisa diakomodir oleh pemerintah daerah melalui program kerja nyata.
“Aspirasi dari Sebatik Barat ini sangat krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Mayoritas warga di sini adalah nelayan dan petani rumput laut, jadi intervensi bantuan dari pemerintah memang harus tepat sasaran demi mendongkrak ekonomi perbatasan,” tegas Politisi NasDem.
Lebih lanjut, Rismanto menambahkan penguatan di sektor pesisir bukan sekadar pemenuhan bantuan, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Kaltara yang berada di beranda terdepan NKRI.(**)















Discussion about this post