Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 28 Jun 2021 16:35 WITA ·

Pembangunan PLTA Sungai Kayan Terus Berlanjut


Direktur PT.Kayan Hydro Energy saat melakukan audiensi dengan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang.Foto: Dkisp Kaltara Perbesar

Direktur PT.Kayan Hydro Energy saat melakukan audiensi dengan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang.Foto: Dkisp Kaltara

TARAKAN – Pembangunan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Sungai Kayan di Kecamatan Long Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara terus berlanjut.

Akhir tahun ini PT Kayan Hydro Energy (KHE) menargetkan pembangunan satu dari lima bendungan PLTA Sungai Kayan berkapasitas 9000 Mega Watt (MW) tersebut bakal rampung.

Sementara untuk pembangunan bendungan lainnya yang dilakukan secara paralel setiap tahunnya akan selesai hingga 2026 mendatang.

Namun hingga saat ini progres pembangunan fisik bendungan PLTA Sungai Kayan masih menunggu izin penetapan kawasan hutan.

“Akan tetapi kegiatan lapangan atau pra konstruksi terus berjalan, seperti buat jalan penghubung, gudang bahan peledak dan lainnya. Direncanakan gudang itu di bulan Juli nanti selesai,” kata Direktur PT KHE, Khaeroni usai beraudiensi dengan Gubernur Kaltara, Drs H.Zainal A.Paliwamg, SH, M.Hum, di Hotel Tarakan Plaza, Senin (28/6/2021).

Pembangunan infrastruktur jalan dari jalan kabupaten menuju fasilitas umum kemudian lanjut ke bendungan sepanjang 4 kilometer (km) dan 7 km ditargetkan selesai Oktober tahun ini.

“Setelah itu dan sudah dapat izin penetapan kawasan hutan atau pinjam pakai, kami langsung melakukan konstruksi bendungan. Dan direncanakan Oktober. Lama pembangunan bendungan kurang lebih 4 sampai 5 tahun,” jelas Khaeroni.

“Targetnya 2025 bendungan satu sudah bisa beroperasi, kemudian lanjut bendungan dua yang pembangunannya paralel dengan bendungan satu dan 2026 ditarget sudah selesai,” tambahnya.

Ia menyebutkan dari 9000 PLTA Sungai Kayan ini meliputi untuk bendungan Kayan satu bisa menampung hingga 900 MW. Sementara bendungan Kayan dua berkapasitas 1.200 MW, dan masing-masing 1.300 MW untuk bendungan Kayan tiga dan empat, serta 3.200 MW untuk Kayan lima.

“Suplai listriknya nanti bekerjasama dengan PLN. Kedua kami pakai untuk KIPI (Kawasan Industri Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning. Kemudian nantinya kalau terpakai PLN akan terkoneksi se-Kalimantan, dan bisa dipakai untuk lokasi ibukota negara di Kaltim,” katanya.

Gubernur Kaltara Zainal mengatakan PLTA Sungai Kayan merupakan energi terbarukan dan 100 persen ramah lingkungan.

Ia juga menuturkan progres PLTA Kayan hingga saat ini terus berproses, baik persoalan teknis, izin dan lainnya.

“Saya mengharapkan PLTA Kayan ini cepat selesai. Dan ketika dalam pengerjaannya nanti, diprioritaskan pekerja-pekerja lokal yang merupakan warga Kaltara,” imbuhnya. (sur/dkispkaltara)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda Ke-93, Jamhari: Pemuda Harus Bangkit di Tengah Pandemi

28 Oktober 2021 - 08:58 WITA

Uji Kemampuan Fisik Prajurit,Kodim 0907/Trk Gelar Garjas Periodik II

28 Oktober 2021 - 06:15 WITA

Bentuk Kepedulian, Kodim 0907/Tarakan Berikan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran

27 Oktober 2021 - 20:46 WITA

Desa Bandan Bikis Sambut Baik Program Gebyar Pemda KTT

27 Oktober 2021 - 18:15 WITA

Ketua TP-PKK Rachmawati Zainal akan Promosikan Batik Kaltara ke Ajang Nasional

27 Oktober 2021 - 17:29 WITA

1.000 Unit Rumah ASN Pemprov Dibangun Tahun Depan

27 Oktober 2021 - 17:21 WITA

Trending di Advetorial