• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Nasibmu Tias

by Redaksi
12/03/2023
in Daerah, Politik
A A
Nasibmu Tias

Anggota DPR RI Deddy Sitorus bertemu warga Pulau Tias Bulungan. Foto : Fokusborneo.com

BULUNGAN – Anda pasti pernah mendengar nama Pulau Tias. Yah, pemukiman nelayan ini, terletak di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.

Ternyata, fasilitas umum di Tias masih jauh dari yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

Peduli Warga, Persit-Bhayangkari dan Polwan Sambangi Masyarakat Tana Tidung

Bawaslu Tarakan dan Mafindo Bentengi Pemilu 2029 dari Ancaman Deepfake AI

BPKP Kaltara Gelar Crash Course, Mahasiswa UBT Diajak Jadi Agen Pengawasan

Bagaimana kisahnya. Ikuti perjalanan saya bersama Deddy Sitorus, Anggota Komisi 6, DPR RI .

Kunjungan ke Pulau Tias sebenarnya bukan tujuan utama. Rombongan yang bertolak dari Tanjung Selor, Sabtu (11/3/23) pagi itu, akan ke Mangku Padi dan Tanah Kuning.

Namun karena melawati Tias, Deddy Sitorus meminta untuk singgah sebentar. Ia penasaran, selama duduk di Senayan belum pernah mampir ke Tias yang dihuni 327 Kepala Keluarga itu.

Baca juga : Nyanyi Anak Medan, Deddy Sitorus Guncang Tarakan Plaza

“Gue pernah hampir ke Tias. Tapi batal. Waktu itu mau liat kondisi listrik disana yang mengalami kerusakan. Kita kesana sambil ngopi,” ujarnya.

Speed Idea’s Cruise itu merapat menjelang siang. Tidak ada penyambutan. Karena memang kunjungan ini dadakan.

Deddy Sitorus ingin melihat kehidupan masyarakat secara natural. Apa adanya.

Ibu-ibu duduk mengobrol di teras rumah khas nelayan. Sebagian lagi membolak-balik ikan asin yang sedang dijemur. Terdengar suara anak-anak main kejar-kejaran.

“Dimana rumah Pak Kades?” Tanya Deddy pada seorang warga. “Oh, Kades lagi gak ada Pak. Kalau Ketua RW ada,” jawab seorang warga. “Ya sudah kita kesana,” lanjut politisi PDI Perjuangan ini.

Baca juga : Laporan Deddy Sitorus ke Presiden Ditindaklanjuti Menteri PUPR

Rombongan pun berjalan melalui jembatan kayu selebar 1 meter. Di pinggir sungai terdapat beberapa pos pembelian kepiting. Ada juga warung kelontong.

Deddy mengaku terkesan dengan penataan rumah di Tias ini. Menurutnya, lebih rapi. Apalagi saat melintas di atas jembatan melengkung yang menghubungkan dua pemukiman. Pagar jembatan itu di cat warna-warni. Sangat instagrameble.

Tanpa menyianyiakan waktu, Deddy bersama istrinya Ida Suryani, berfoto di atas jembatan itu.

“Wah keren ini. Sudah seperti di luar negeri,” timpal Ida.

Di tengah jalan, rombongan bertemu Siti Hafizah. Ketua BPD Tias. Terjadi dialog sebentar.

Anggota DPR RI Deddy Sitorus bertemu warga Pulau Tias Bulungan. Foto : Fokusborneo.com

Hafizah bercerita kondisi desa kelahirannya itu. Karena banyak yang ingin disampaikan Hafizah, Ia mengajak Deddy ngobrol di teras rumah salah seorang warga.

Tak berapa lama kemudian, warga yang tidak melaut ikut nimbrung. Jadilah, dialog itu berjalan santai. Sambil lesehan. Tak ada spanduk. Semua serba spontan.

“Listrik kami belum 24 jam pak. Tidak ada internet sama air bersih,” curhat Hafizah.

Keluhan Hafizah tidak membuat Deddy terkejut. Ayah tiga orang anak ini meyakini, perseoaln itu pasti menjadi keluhan warga di daerah pesisir seperti Tias.

“Untuk listrik nanti saya koordinasi dengan managemen PLN. Disini harus pakai PLTD. Sedangkan internet, saya akan komunikasi dengan Telkom untuk memasang internet desa. Nah, air bersih ini yang harus kita carikan jalan keluar,” jelas Deddy.

Baca juga : DS : Listrik Desa Masih Butuh Rp 1,7 Triliun 

Yah, Tias adalah Desa tadah hujan. Perkampungan ini letaknya di bibir teluk. Daratannya sebagian besar adalah tambak.

Tentu, kontur tanahnya gambut. Pasti sulit mendapatkan air tanah. Makanya, warga hanya berharap dari air hujan. Tak heran, setiap rumah pasti memiliki profil tank. Tidak hanya satu, bahkan lebih.

Sedangkan instalasi pengelolaan air, butuh air baku. Ini menjadi ganjalan dipikiran Deddy.

“Kalau kita pakai metode penyulingan air asin jadi air tawar biayanya mahal sekali. Tapi kita harus pikirkan ini. Bagaimana mencari jalan keluar persoalan air bersih di Tias,” tandasnya.

Giliran nelayan berkeluh kesah. Kali ini soal BBM. Mereka ingin membuat SPBN, tapi sampai hari ini belum terealisasi.

Untuk perkara BBM, Deddy pakarnya. Apalagi Pertamina adalah mitra Komisi 6 DPR RI.

Baca juga : 3 Menit yang Menentukan Antara Deddy Sitorus dan Jokowi 

“Nanti saya bantu prosesnya. Yang jelas warga harus segera membentuk koperasi atau perkumpulan nelayan. Kalau sudah lengkap saya akan bantu percepat di Pertamina,” sambar Deddy.

Tak terasa hampir 1 jam dialog itu berlangsung. Niat hanya ingin menikmati segelas kopi di Tias, jadinya membawa sejumlah pekerjaan rumah.

Padahal, Tias bukan kawasan yang seksi pada pemilu nanti. Total jiwa hanya sekitar 900 orang.

Jumlah pemilih tetap, tentu saja dibawah itu. Namun, bagi Deddy Sitorus, membantu menyelesaikan persoalan dasar di Tias bukan semata urusan elektoral.

“Ini perkara keadilan. Gak ada urusan sama suara,” tutupnya.(Pai)

Tags: Deddy SitorusDPR RIHeadlineKomisi 6 DPR RIPemkab BulunganPulau Tias

Berita Lainnya

Sekprov Tekankan Tata Kelola Kolaboratif untuk Capai Target Pembangunan 2027
Daerah

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

21 September 2026 15:31
Peduli Warga, Persit-Bhayangkari dan Polwan Sambangi Masyarakat Tana Tidung
Daerah

Peduli Warga, Persit-Bhayangkari dan Polwan Sambangi Masyarakat Tana Tidung

21 September 2026 15:24
Bawaslu Tarakan dan Mafindo Bentengi Pemilu 2029 dari Ancaman Deepfake AI
Politik

Bawaslu Tarakan dan Mafindo Bentengi Pemilu 2029 dari Ancaman Deepfake AI

21 September 2026 13:09
BPKP Kaltara Gelar Crash Course, Mahasiswa UBT Diajak Jadi Agen Pengawasan
Daerah

BPKP Kaltara Gelar Crash Course, Mahasiswa UBT Diajak Jadi Agen Pengawasan

21 September 2026 11:08
Daerah

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian

20 September 2026 16:58
Dua Rumah Dinas Guru SDN 003 Tanjung Palas Hangus Terbakar
Daerah

Dua Rumah Dinas Guru SDN 003 Tanjung Palas Hangus Terbakar

20 September 2026 14:50
Next Post
Workshop Pemenangan di Perbatasan Malaysia-Indonesia, PKS Kaltara Siap Menangkan PKS dan Anies Baswedan

Workshop Pemenangan di Perbatasan Malaysia-Indonesia, PKS Kaltara Siap Menangkan PKS dan Anies Baswedan

Ditpolair Polda Kaltara Gagalkan Pengiriman Kosmetik Ilegal, 2 Karyawan JNE Ditangkap 1 DPO Lari ke Tawau

Ditpolair Polda Kaltara Gagalkan Pengiriman Kosmetik Ilegal, 2 Karyawan JNE Ditangkap 1 DPO Lari ke Tawau

KM Bunga Lia Tenggelam di Perairan Bunyu, 1 ABK Ditemukan Meninggal

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Irwasda dan Kabid TIK

    Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Irwasda dan Kabid TIK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fadly, Jorgi, dan Stasky Sabet Juara Umum Tarakan Open Grasstrack 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tasa Gung Apresiasi Langkah Preventif Brimob Polda Kaltara Jaga Kamtibmas Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus Taman Iskandar Muda Cabang Kaltara Periode 2026–2030 Resmi Dilantik, Dirangkai Santunan Yatim dan Peringatan Maulid Nabi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

21 September 2026 15:34
Sekprov Tekankan Tata Kelola Kolaboratif untuk Capai Target Pembangunan 2027

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

21 September 2026 15:31
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP